Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Covid-19 Tersebar di 16 Provinsi, Kasus Baru Ada di Sultra dan Sulsel

Kompas.com - 19/03/2020, 17:28 WIB
Dian Erika Nugraheny,
Sania Mashabi,
Bayu Galih

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengumuman mengenai penemuan virus corona yang menyebabkan penyakit Covid-19 di Indonesia sudah dilakukan Presiden Joko Widodo sejak 2 Maret 2020.

Namun, setelah lebih dari dua pekan kasus Covid-19 menyebar di Indonesia, pemerintah kini mulai mengumumkan peta persebaran pasien yang dinyatakan positif virus corona.

Saat ini, Covid-19 sudah menyebar di 16 provinsi di Indonesia dengan peningkatan jumlah pasien yang signifikan.

"Total kasus pada hari ini adalah 309 orang," ucap juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona, Achmad Yurianto dalam konferensi pers di Gedung BNPB, Jakarta (19/3/2020).

Baca juga: UPDATE: Total Pasien Covid-19 di Indonesia Kini 309 Kasus

Dengan demikian, ada penambahan 82 kasus baru sejak kemarin, tepatnya sejak Rabu (18/3/2020) pukul 12.00 WIB hingga Kamis (19/3/2020) pukul 12.00 WIB.

Kemarin, tercatat ada 227 kasus Covid-19 di Indonesia.

Namun, hingga kemarin pemerintah belum mengungkapkan peta persebaran kasus virus corona di Indonesia.

Berdasarkan data hari ini, sudah ada 16 provinsi yang mencatat adanya kasus Covid-19.

Secara khusus, ada dua wilayah yang diketahui baru saja memiliki catatan kasus Covid-19, yaitu Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Selatan.

"Sulawesi Tenggara ada tiga kasus baru, sehingga akumulasi jadi tiga," kata Achmad Yurianto.

"Sulawesi Selatan ada dua kasus baru, sehingga jumlahnya ada dua," ujar dia.

Baca juga: Angka Kematian akibat Covid-19 di Indonesia Mencapai 8 Persen

Berdasarkan data pemerintah, kasus terbanyak saat ini berada di DKI Jakarta dengan 210 kasus Covid-19.

Penemuan kasus terbesar berikutnya terdapat di Banten dengan 27 kasus, dan Jawa Barat dengan 26 kasus.

Dari 309 kasus yang ada di seluruh Indonesia, saat ini pemerintah mencatat ada 25 pasien yang meninggal dunia.

Baca juga: UPDATE: 25 Orang Meninggal Akibat Covid-19, Tingkat Kematian 8 Persen

Berikut data lengkap di 16 provinsi, dengan penambahan data sejak Rabu hingga Kamis:

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Kecewa Kuota Tambahan Haji Reguler Dialihkan ke Haji Plus, DPR: Desas-desusnya Dijual

Kecewa Kuota Tambahan Haji Reguler Dialihkan ke Haji Plus, DPR: Desas-desusnya Dijual

Nasional
Menkominfo Benarkan Pusat Data Nasional Alami Gangguan, Pelayanan Publik Terdampak

Menkominfo Benarkan Pusat Data Nasional Alami Gangguan, Pelayanan Publik Terdampak

Nasional
Eks Wakapolri Pertanyakan Prosedur Penangkapan Pegi dalam Kasus Pembunuhan “Vina Cirebon”

Eks Wakapolri Pertanyakan Prosedur Penangkapan Pegi dalam Kasus Pembunuhan “Vina Cirebon”

Nasional
Gerindra Sebut Ridwan Kamil Bukan 'Kartu Mati' untuk Pilkada Jakarta 2024

Gerindra Sebut Ridwan Kamil Bukan "Kartu Mati" untuk Pilkada Jakarta 2024

Nasional
Jokowi Panggil Menkeu Hingga Gubernur BI, Bahas Kurs Rupiah yang Makin Melemah

Jokowi Panggil Menkeu Hingga Gubernur BI, Bahas Kurs Rupiah yang Makin Melemah

Nasional
Gerindra Sebut Tak Bisa Paksa Golkar Usung Ridwan Kamil di Pilkada Jakarta, tapi Ingatkan...

Gerindra Sebut Tak Bisa Paksa Golkar Usung Ridwan Kamil di Pilkada Jakarta, tapi Ingatkan...

Nasional
Kubu Hasto Laporkan Lagi Penyidik KPK Ke Dewas

Kubu Hasto Laporkan Lagi Penyidik KPK Ke Dewas

Nasional
Isak Ibunda Pegi: Kami Orang Miskin, Dizalimi, Tanpa Pegi Siapa yang Beri Makan?

Isak Ibunda Pegi: Kami Orang Miskin, Dizalimi, Tanpa Pegi Siapa yang Beri Makan?

Nasional
BPOM: Uji Keamanan Kratom dalam Tahap 'In Vivo' pada Hewan

BPOM: Uji Keamanan Kratom dalam Tahap "In Vivo" pada Hewan

Nasional
Pengadilan Tinggi Kuatkan Hukuman Eks Sekretaris MA Hasbi Hasan

Pengadilan Tinggi Kuatkan Hukuman Eks Sekretaris MA Hasbi Hasan

Nasional
Lewat 'Anda Sips', Antam Ajak Anak Sekolah Kumpulkan Botol Plastik dan Tanam Pohon

Lewat "Anda Sips", Antam Ajak Anak Sekolah Kumpulkan Botol Plastik dan Tanam Pohon

Nasional
Buntut Surat Desakan Muktamar Bocor, Dewan Majelis PPP Gelar Pertemuan

Buntut Surat Desakan Muktamar Bocor, Dewan Majelis PPP Gelar Pertemuan

Nasional
Indonesia dan Polandia Finalisasi Kerja Sama Penegakan Hukum Lintas Negara

Indonesia dan Polandia Finalisasi Kerja Sama Penegakan Hukum Lintas Negara

Nasional
Khawatir Ada Suap, Pengacara Pegi Setiawan Minta MA Awasi Praperadilan

Khawatir Ada Suap, Pengacara Pegi Setiawan Minta MA Awasi Praperadilan

Nasional
Moeldoko Bantah Kepuasan Publik Naik gara-gara Pemerintah Bagikan Bansos

Moeldoko Bantah Kepuasan Publik Naik gara-gara Pemerintah Bagikan Bansos

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com