SBY Dipilih jadi Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat

Kompas.com - 17/03/2020, 17:36 WIB
Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono meninggalkan kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, yang langsung disambut hangat oleh masyarakat, Senin (20/10/2014). KOMPAS/RIZA FATHONIPresiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono meninggalkan kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, yang langsung disambut hangat oleh masyarakat, Senin (20/10/2014).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Jenderal Demisioner Partai Demokrat Hinca Panjaitan mengatakan, mantan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY) terpilih menjadi Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat.

"Pak SBY sebagai Ketua Majelis Tinggi, kemarin dalam kongres juga sudah ditetapkan," kata Hinca ketika dihubungi Kompas.com, Selasa (17/3/2020).

Secara terpisah, politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean menjelaskan, dalam Kongres V Partai Demokrat, para pengurus di daerah meminta SBY untuk mengisi jabatan Ketua Majelis Tinggi.

Baca juga: Jabat Ketum Demokrat, AHY Sebut Masih Butuh Nasihat SBY

Menurut dia, SBY yang merupakan Presiden Republik Indonesia Ke-6 itu menerima permintaan dari para pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) untuk mengisi posisi tersebut.

"Maka sepengetahuan kami tentu pak SBY akan menempati posisi itu karena adalah aspirasi pemilik suara," kata Ferdinand ketika dihubungi wartawan, Selasa.

Ferdinand menambahkan, sampai saat ini kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat tengah disusun oleh formatur, yaitu Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY).

Baca juga: Gantikan SBY, AHY Terpilih Jadi Ketum Partai Demokrat secara Aklamasi

"Saya tidak bisa memberi keterangan terkait kepengurusan, tapi yang pasti disusun oleh formatur," ujar dia.

Sebelumnya diberitakan, Putra sulung Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono, AHY terpilih sebagai ketua umum Partai Demokrat secara aklamasi.

Keputusan itu diambil setelah sidang paripurna melakukan verifikasi dan menyatakan AHY memenuhi persyaratan menjadi ketua umum dalam Kongres V Partai Demokrat 2020 di JCC Senayan, Jakarta, Minggu (14/3/2020).

"Betul, terpilih secara aklamasi," ujar Kadiv Hukum dan Advokasi Partai Demokrat Ferdinand Hutahean saat dihubungi.

AHY diketahui telah mendapat dukungan 93 persen suara dari DPD maupun DPC.

Baca juga: Ambisi AHY Bawa Kejayaan Demokrat dan Momen Terakhir SBY Berpidato Politik

Dukungan mayoritas itu secara otomatis memuluskan AHY menjadi calon ketua umum yang sebelumnya diemban SBY.

Dengan hasil ini, AHY menjadi orang kelima yang menjabat sebagai ketua umum Partai Demokrat.

Sebelumnya, mereka yang pernah memimpin Partai Demokrat adalah Subur Budhisantoso (2001-2005), Hadi Utomo (2005 - 2010), Anas Urbaningrum (2010 - 2013), dan Susilo Bambang Yudhoyono (2013 - 2020).



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE: Bertambah 4.192, Kini Ada 506.302 Kasus Covid-19 di Indonesia

UPDATE: Bertambah 4.192, Kini Ada 506.302 Kasus Covid-19 di Indonesia

Nasional
KPK Usul Keluarga Anggota DPRD Dilarang Mencalonkan Diri di Daerah yang Sama

KPK Usul Keluarga Anggota DPRD Dilarang Mencalonkan Diri di Daerah yang Sama

Nasional
Anies Baca Buku How Democracies Die, Firli Bahuri: 2002, Saya Baca Why Nations Fail

Anies Baca Buku How Democracies Die, Firli Bahuri: 2002, Saya Baca Why Nations Fail

Nasional
UPDATE 24 November: 3.365 Pasien Covid-19 Dirawat di RSD Wisma Atlet

UPDATE 24 November: 3.365 Pasien Covid-19 Dirawat di RSD Wisma Atlet

Nasional
Pusat Minta Pemda Jalankan Program Pencegahan Stunting Sesuai Rencana

Pusat Minta Pemda Jalankan Program Pencegahan Stunting Sesuai Rencana

Nasional
Muncikari Pasang Foto Artis VS di Status WhatsApp untuk Cari Pelanggan

Muncikari Pasang Foto Artis VS di Status WhatsApp untuk Cari Pelanggan

Nasional
Kepala Daerah Diharap Berkomitmen Kuat Cegah Stunting Jadi Prioritas Pembangunan

Kepala Daerah Diharap Berkomitmen Kuat Cegah Stunting Jadi Prioritas Pembangunan

Nasional
KPU: Kita Ingin Buktikan, TPS Aman Covid-19 jika Protokol Kesehatan Diterapkan

KPU: Kita Ingin Buktikan, TPS Aman Covid-19 jika Protokol Kesehatan Diterapkan

Nasional
Pemerintah Pusat dan Daerah Diminta Bijak soal Pembukaan Sekolah saat Pandemi

Pemerintah Pusat dan Daerah Diminta Bijak soal Pembukaan Sekolah saat Pandemi

Nasional
KPK Serahkan Aset Rampasan kepada Kejagung, KASN, dan BIG

KPK Serahkan Aset Rampasan kepada Kejagung, KASN, dan BIG

Nasional
Agenda Tak Jelas, Walhi dan AMAN Tolak Hadiri Undangan Istana

Agenda Tak Jelas, Walhi dan AMAN Tolak Hadiri Undangan Istana

Nasional
DPR Desak Pemerintah Terbitkan SK 34.000 Guru yang Lulus PPPK 2019

DPR Desak Pemerintah Terbitkan SK 34.000 Guru yang Lulus PPPK 2019

Nasional
Ditolak 5 Fraksi, Baleg Sepakat Tak Lanjutkan RUU Ketahanan Keluarga

Ditolak 5 Fraksi, Baleg Sepakat Tak Lanjutkan RUU Ketahanan Keluarga

Nasional
Kasus Suap RAPBD Jambi, KPK Panggil Empat Mantan Anggota DPRD

Kasus Suap RAPBD Jambi, KPK Panggil Empat Mantan Anggota DPRD

Nasional
BPOM Bantu Tingkatkan Kapasitas Regulator Pengawasan Obat dan Makanan Palestina

BPOM Bantu Tingkatkan Kapasitas Regulator Pengawasan Obat dan Makanan Palestina

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X