Di Hadapan Jokowi, Sekjen PBB Minta "Parliamentary Threshold" Tetap 4 Persen

Kompas.com - 07/02/2020, 04:04 WIB
Suasana gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (22/5/2009). KOMPAS/PRIYOMBODOSuasana gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (22/5/2009).
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekjen Partai Bulan Bintang Afriansyah Noor meminta parliamentary threshold (ambang batas parlemen) pada Pemilu 2024 tetap 4 persen.

Hal itu disampaikan Afriansyah di hadapan Presiden Joko Widodo saat membuka acara pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PBB di Hotel Aston Kartika, Jakarta, Kamis (6/2/2020).

"PT (parliamentary threshold) 4 persen saja, jangan naik lagi," ujar Afriansyah.

Adapun PBB tidak lolos parliamentary threshold sebesar 4 persen pada Pemilu 2019. Dengan demikian, PBB tak memiliki kursi di DPR. PBB hanya memperoleh 0,79 persen.

Baca juga: OSO Tak Sepakat Usulan PDI-P soal Kenaikan Parliamentary Threshold

Meski tak memiliki kursi di DPR, Afriansyah mengatakan, PBB tetap mendukung pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin hingga 2024.

Afriansyah pun berterima kasih kepada Jokowi dan Ma'ruf yang telah menghadiri acara pelantikan tersebut.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Terima kasih Bapak Presiden Joko Widodo dan Pak Kiai Ma'ruf Amin atas kehadirannya," ucap Afriansyah.

Jokowi pun mengucapkan terima kasih kepada PBB yang telah mendukungnya pada Pilpres 2019. Ia juga berterima kasih karena PBB tetap mendukungnya hinggga saat ini.

"Tentu saja saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Prof Yusril dan PBB yang telah banyak membantu kita selama ini," ujar Jokowi.

Ia pun berharap ke depannya PBB tetap mendukung pemerintahannya hingga 2024 dan tetap solid di pemilu mendatang.

Ia mengatakan, kunci utama bagi sebuah partai ialah soliditas. Jika tak ada soliditas di dalam partai, dalam perjalanannya hanya akan menghadapi konflik internal sehingga partai tak tumbuh besar.

Baca juga: Hadiri Pelantikan Pengurus DPP PBB, Jokowi Berterima Kasih Telah Didukung

Namun demikian, ia meyakini, di bawah kepemimpinan Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra, partai tersebut bisa tetap solid dan terus tumbuh lebih besar.

"Kita harapkan juga ke depan tetap dibantu. Sekali lagi pada kesempatan ini kami ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya," kata Jokowi.

"Insya Allah Partai Bulan Bintang bersama Prof Yusril Ihza Mahendra, PBB akan selalu solid bersatu, semakin kuat dan semakin besar ke depannya," tutur Presiden.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Relawan Jokowi Disebut Seksi bagi Capres, Pernah Lawan Politisasi SARA hingga Menangkan Pilpres

Relawan Jokowi Disebut Seksi bagi Capres, Pernah Lawan Politisasi SARA hingga Menangkan Pilpres

Nasional
Menteri PPPA: Masih Banyak Masalah Kesenjangan Gender yang Belum Selesai

Menteri PPPA: Masih Banyak Masalah Kesenjangan Gender yang Belum Selesai

Nasional
Relawan Jokowi: Begitu Pak Jokowi Sebut Nama, Langsung Kami Dukung dan Menangkan

Relawan Jokowi: Begitu Pak Jokowi Sebut Nama, Langsung Kami Dukung dan Menangkan

Nasional
Anggota DPR Minta Polisi Selidiki Kematian Wabup Sangihe Helmud Hontong

Anggota DPR Minta Polisi Selidiki Kematian Wabup Sangihe Helmud Hontong

Nasional
Jokowi: Kita Harapkan Vaksinasi Berlanjut, Penyebaran Covid-19 Bisa Dihambat

Jokowi: Kita Harapkan Vaksinasi Berlanjut, Penyebaran Covid-19 Bisa Dihambat

Nasional
Menkes Rilis Permenkes 18/2021, Jenis Vaksin Covid-19 Program Pemerintah dan Gotong Royong Boleh Sama

Menkes Rilis Permenkes 18/2021, Jenis Vaksin Covid-19 Program Pemerintah dan Gotong Royong Boleh Sama

Nasional
UPDATE: Tambah 8 di Singapura, Total 4.972 WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri

UPDATE: Tambah 8 di Singapura, Total 4.972 WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri

Nasional
Selama 6 Tahun, Kemendagri Gratiskan Akses Verifikasi Data Penduduk ke Sejumlah Lembaga

Selama 6 Tahun, Kemendagri Gratiskan Akses Verifikasi Data Penduduk ke Sejumlah Lembaga

Nasional
JPU Tanggapi Pledoi Rizieq Shihab dalam Kasus Tes Swab RS Ummi Hari Ini

JPU Tanggapi Pledoi Rizieq Shihab dalam Kasus Tes Swab RS Ummi Hari Ini

Nasional
Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal Covid-19 di Kota Bekasi

Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal Covid-19 di Kota Bekasi

Nasional
Saat Jokowi Bicara soal Arah Kemudi Relawannya untuk Pilpres 2024

Saat Jokowi Bicara soal Arah Kemudi Relawannya untuk Pilpres 2024

Nasional
Airlangga Hartarto: Peningkatan Kasus Covid-19 Harus Segera Dikendalikan, Jangan Sampai Ganggu Pemulihan Ekonomi

Airlangga Hartarto: Peningkatan Kasus Covid-19 Harus Segera Dikendalikan, Jangan Sampai Ganggu Pemulihan Ekonomi

Nasional
[POPULER NASIONAL] Berita Terpopuler soal Sidang Etik Lili Pintauli | YLBHI Sebut Firli Bahuri Tak Berwawasan Kebangsaan

[POPULER NASIONAL] Berita Terpopuler soal Sidang Etik Lili Pintauli | YLBHI Sebut Firli Bahuri Tak Berwawasan Kebangsaan

Nasional
Satgas: 22 Provinsi Alami Kenaikan Kasus Aktif Covid-19, Anggap sebagai Lampu Kuning

Satgas: 22 Provinsi Alami Kenaikan Kasus Aktif Covid-19, Anggap sebagai Lampu Kuning

Nasional
UPDATE: Kasus Baru Covid-19 Kembali Tembus 9.000-an, Positivity Rate 20,41 Persen

UPDATE: Kasus Baru Covid-19 Kembali Tembus 9.000-an, Positivity Rate 20,41 Persen

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X