Pemerintah Diminta Desak WHO Tetapkan Penyebaran Virus Corona Darurat Global

Kompas.com - 27/01/2020, 12:18 WIB
Para pasien di Rumah Sakit Palang Merah Wuhan, China, Sabtu (25/1/2020), menggunakan masker untuk melindungi diri dari serangan virus corona yang mematikan. Mereka mengantre untuk mendapat pelayanan dari rumah sakit. AFP/HECTOR RETAMALPara pasien di Rumah Sakit Palang Merah Wuhan, China, Sabtu (25/1/2020), menggunakan masker untuk melindungi diri dari serangan virus corona yang mematikan. Mereka mengantre untuk mendapat pelayanan dari rumah sakit.

JAKARTA, KOMPAS.com – Pemerintah diharapkan mendesak Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk menetapkan kasus persebaran virus corona asal Wuhan, China sebagai kondisi darurat global.

Hal itu menyusul penyebaran kasus ini yang kian cepat dan masif.

“Kita harus mendesak agar WHO mengubah posisinya yang tadinya, katanya ini bukan suatu virus yang membahayakan dunia, untuk menjadikan (virus) itu membahayakan dunia,” kata pakar hukum internasional dari Universitas Indonesia Hikmahanto Juwana, kepada Kompas.com, Senin (27/1/2020).

Baca juga: Virus Corona Menyebar, Menteri Kesehatan China Beri Peringatan

Berdasarkan perkembangan terakhir, tak kurang dari 80 orang meninggal dunia dan 2.300 orang lainnya terjangkit virus baru ini.

Selain itu, virus ini juga telah menyebar ke-12 negara antara lain Vietnam, Jepang dan Amerika Serikat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut dia, sulit bagi pemerintah Indonesia maupun pemerintah negara lain melarang Warga Negara China masuk negara mereka bila tidak ada pernyataan resmi dari WHO yang menyatakan virus ini menjadi ancaman global.

“Karena kalau itu dilakukan (melarang WN China masuk) melanggar hak asasi manusia,” kata dia.

Baca juga: Belum Ditemukan Penumpang Terinfeksi Corona di Bandara Soekarno-Hatta

Meski demikian, Hikmahanto menambahkan, pemerintah melalui Direktorat Jenderal Imigrasi masih tetap dapat melarang WN China masuk ke dalam negeri dengan pertimbangan alasan keamanan negara.

Sekali pun ke depannya akan muncul anggapan adanya ‘diskriminasi’ terhadap WN China yang hendak masuk ke dalam suatu negara.

Meski demikian, ia menilai, hal itu masih dapat dimahfumi, termasuk oleh Pemerintah China itu sendiri.

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Penegakan Prokes dan Vaksinasi, Jokowi Turut Sampaikan Terima Kasih pada Pemuka Agama

Soal Penegakan Prokes dan Vaksinasi, Jokowi Turut Sampaikan Terima Kasih pada Pemuka Agama

Nasional
Tersangka Kasus Korupsi Asabri Meninggal, Kejari Jaktim Bakal Hentikan Tuntutan

Tersangka Kasus Korupsi Asabri Meninggal, Kejari Jaktim Bakal Hentikan Tuntutan

Nasional
Jokowi: Mari Bergandengan Tangan, Rapatkan Barisan, Bersama-sama Hadapi Pandemi Covid-19

Jokowi: Mari Bergandengan Tangan, Rapatkan Barisan, Bersama-sama Hadapi Pandemi Covid-19

Nasional
Zikir dan Doa Kebangsaan 76 Tahun Indonesia, Wapres Ajak Masyarakat Syukuri Kemerdekaan

Zikir dan Doa Kebangsaan 76 Tahun Indonesia, Wapres Ajak Masyarakat Syukuri Kemerdekaan

Nasional
Menag: Semoga Pandemi Lekas Berakhir dan Kita Dapat Hidup Normal Kembali

Menag: Semoga Pandemi Lekas Berakhir dan Kita Dapat Hidup Normal Kembali

Nasional
Akidi Tio, Rp 2 Triliun, dan Pelecehan Akal Sehat Para Pejabat

Akidi Tio, Rp 2 Triliun, dan Pelecehan Akal Sehat Para Pejabat

Nasional
Peringatan HUT ke-76 RI, Pemerintah Imbau Pasang Bendera Merah Putih 1-31 Agustus

Peringatan HUT ke-76 RI, Pemerintah Imbau Pasang Bendera Merah Putih 1-31 Agustus

Nasional
UPDATE 1 Agustus: 20.673.079 Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua

UPDATE 1 Agustus: 20.673.079 Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua

Nasional
UPDATE 1 Agustus: 30.738 Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 34 Provinsi, Jawa Tengah Terbanyak

UPDATE 1 Agustus: 30.738 Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 34 Provinsi, Jawa Tengah Terbanyak

Nasional
Politikus PAN: Tidak Boleh Lagi Ada Alasan Vaksin Covid-19 Kosong

Politikus PAN: Tidak Boleh Lagi Ada Alasan Vaksin Covid-19 Kosong

Nasional
UPDATE 1 Agustus: Ada 535.135 Kasus Aktif Covid-19 Di Indonesia

UPDATE 1 Agustus: Ada 535.135 Kasus Aktif Covid-19 Di Indonesia

Nasional
UPDATE 1 Agustus: Jawa Tengah Catatkan Penambahan Tertinggi Kasus Pasien Covid-19 Meninggal Dunia

UPDATE 1 Agustus: Jawa Tengah Catatkan Penambahan Tertinggi Kasus Pasien Covid-19 Meninggal Dunia

Nasional
Syarat Vaksinasi Covid-19 untuk Pelonggaran Aktivitas Diprediksi Tingkatkan Minat Masyarakat untuk Divaksinasi

Syarat Vaksinasi Covid-19 untuk Pelonggaran Aktivitas Diprediksi Tingkatkan Minat Masyarakat untuk Divaksinasi

Nasional
UPDATE: Tambah 178.375 Spesimen Diperiksa Dalam 24 Jam Terakhir

UPDATE: Tambah 178.375 Spesimen Diperiksa Dalam 24 Jam Terakhir

Nasional
Kemenkes Sebut Varian Delta Menyebar Hampir Merata di Seluruh Indonesia

Kemenkes Sebut Varian Delta Menyebar Hampir Merata di Seluruh Indonesia

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X