Mulai 2024, ASN Provinsi Kaltim Berpeluang Bekerja di Instansi Pusat

Kompas.com - 21/01/2020, 18:18 WIB
Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Tjahjo Kumolo di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta, Selasa (31/12/2019). KOMPAS.com/ HARYANTI PUSPA SARIMenteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Tjahjo Kumolo di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta, Selasa (31/12/2019).
Penulis Ihsanuddin
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Tjahjo Kumolo menyebut pemerintah akan menarik sebagian aparatur sipil negara ( ASN) di Provinsi Kalimantan Timur untuk bekerja di instansi pusat.

Hal tersebut dilakukan seiring pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke Kutai Kartanegara-Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, yang ditargetkan selesai pada 2024.

Tjahjo menjelaskan, jumlah ASN di instansi pusat atau kementerian/lembaga saat ini sekitar 118.000 orang. Sementara yang akan pensiun pada 2023-2024 sebanyak 17 persen atau sekitar 20.000 ASN.

"Yang pensiun kan tidak ikut pindah pada 2024 dan jumlah ASN menjadi kurang. Nanti kekurangannya bisa diambil dari ASN baru dan ambil ASN yang ada di Kalimantan Timur," ujar Tjahjo di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (21/1/2020).

Baca juga: Mulai 2024, ASN Tingkat Pusat Pindah ke Ibu Kota Baru

Menurut Tjahjo, ASN Provinsi Kaltim yang akan ditarik ke kementerian maupun lembaga tetap harus menjalankan tes terlebih dahulu. Tes ini untuk memastikan mereka bekerjasama sesuai kompetensinya.

"Kami ambil sesuai dengan kompetensinya, mungkin yang ahli IT (teknologi informasi), dan ahli-ahli lainnya," ucap politisi PDI-P ini.

Baca juga: Ingin Bangun Trust, Alasan Jokowi Libatkan Asing jadi Pengarah Pembangunan Ibu Kota Baru

Tjahjo juga menyebut nantinya ASN di ibu kota baru kemungkinan akan diberikan fasilitas tempat tinggal. Namun ia meminta detail terkait hal ini ditanyakan ke kementerian terkait.

"Saya kira, kan enggak mungkin diboyong ke sana terus suruh bayar (tempat tinggal) sendiri, kan enggak mungkin," kata dia.

 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X