PDI-P Yakin Konstituennya di Solo Tak Akan Terbelah

Kompas.com - 17/12/2019, 11:22 WIB
Ketua DPP PDIP bidang Pemenangan Pemilu Bambang Wuryanto di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (17/12/2019). KOMPAS.com/HaryantipuspasariKetua DPP PDIP bidang Pemenangan Pemilu Bambang Wuryanto di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (17/12/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua DPP bidang Pemenangan Pemilu PDI Perjuangan Bambang Wuryanto mengatakan, konstituen partainya di Kota Solo tidak akan terbelah di Pilkada 2020 mengingat ada dua calon wali kota dari PDI-P, yakni Achmad Purnomo dan Gibran Rakabuming Raka.

Sebab, menurut Bambang, Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri akan turun tangan memberikan arahan siapa sosok yang semestinya dipilih di Pilkada Solo.

"Enggak. One hundred percent enggak akan (terbelah). Kalau yang perintah Pacul (Bambang Wuryanto) bisa pecah. Tapi kalau yang perintah ketua umum, enggak," kata Bambang di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (17/12/2019).

Baca juga: Elektabilitas Gibran di Solo Masih Kalah dari Petahana dan Pembelaan PDI-P

Saat ditanya kemungkinan Achmad dipasangkan dengan Gibran, Bambang belum dapat memastikannya.

Menurut dia, Pilkada Solo saat ini sudah menjadi isu nasional. Oleh sebab itu keputusan Ketua Umum Megawati menjadi acuan DPP dan DPC Solo.

"Saya kurang paham. Tetapi itu karena dampaknya nasional ketum yang ambil keputusan," ujar dia.

Sementara, mengenai hasil survei Median yang menyebutkan bahwa Gibran bukanlah yang terpopuler di Solo dan Achmad lah yang terpopuler, Bambang berpendapat, hal itu wajar-wajar saja.

Baca juga: Survei Median Ungkap Tiga Alasan Rakyat Solo Memilih Gibran

Sebab, Achmad sudah bekerja cukup lama di PDI-P.

Meski demikian, Bambang berpendapat, tidak menutup kemungkinan popularitas Achmad Purnomo sebagai petahana bisa turun.

"Itu (survei) benarlah. Karena Pak Purnomo sudah kerja di situ cukup lama. Sudah dikenal, jadi wajar. Tapi bahwa survei itu bersifat dinamis," pungkas Bambang.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Media Survei Nasional (Median) Rico Marbun mengungkapkan, berdasarkan hasil survei yang dilakukan lembaganya, pemilih di Solo terbelah dengan adanya dua calon wali kota dari (PDI-P).

Baca juga: Dongkrak Elektabilitas, Relawan Gibran Bakal Sering Blusukan

Meski demikian, elektabilitas calon petahana Achmad Purnomo masih unggul jika dibandingkan dukungan untuk Gibran Rakabuming Raka.

"Kita bisa melihat, dari 100 persen pemilih PDI-P di Solo, sebanyak 43,7 persen menyatakan memilih Achmad Purnomo," ujar Rico dalam rilis survei 'Pilkada Kota Solo: Mengukur Elektabilitas di Tengah Isu Dinasti Politik', di Cikini, Jakarta Pusat, Senin (16/12/2019).

Rico menyimpulkan separuh dari konstitusien PDI-P, memilih Achmad Purnomo sementara hampir separuhnya lagi mendukung Gibran. 

 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mahfud Sebut Koruptor Lebih Bagus Diisolasi di Lapas Ketimbang di Rumah

Mahfud Sebut Koruptor Lebih Bagus Diisolasi di Lapas Ketimbang di Rumah

Nasional
Mahfud: Tak Ada Rencana Pemerintah Beri Remisi atau Pembebasan Bersyarat ke Koruptor

Mahfud: Tak Ada Rencana Pemerintah Beri Remisi atau Pembebasan Bersyarat ke Koruptor

Nasional
Yasonna Klarifikasi Usul Pembebasan Napi Korupsi, OC Kaligis dan Jero Wacik Tetap Berpeluang Bebas

Yasonna Klarifikasi Usul Pembebasan Napi Korupsi, OC Kaligis dan Jero Wacik Tetap Berpeluang Bebas

Nasional
Wakil Ketua KPK Sebut Tak Ada Alasan bagi Yasonna Bebaskan Koruptor

Wakil Ketua KPK Sebut Tak Ada Alasan bagi Yasonna Bebaskan Koruptor

Nasional
Maklumat Penanganan Covid-19, Polri Akan Lakukan Pembubaran jika Masyarakat Tetap Berkumpul

Maklumat Penanganan Covid-19, Polri Akan Lakukan Pembubaran jika Masyarakat Tetap Berkumpul

Nasional
Pasien Covid-19 yang Sembuh Diyakini Punya Imunitas terhadap Virus Corona

Pasien Covid-19 yang Sembuh Diyakini Punya Imunitas terhadap Virus Corona

Nasional
Beri Klarifikasi, Wakil Ketua KPK Tolak Pembebasan Koruptor dengan Dalih Covid-19

Beri Klarifikasi, Wakil Ketua KPK Tolak Pembebasan Koruptor dengan Dalih Covid-19

Nasional
DPR Diminta Fokus Awasi Pemerintah Tangani Covid-19, Bukan Bahas RUU Cipta Kerja dan RKUHP

DPR Diminta Fokus Awasi Pemerintah Tangani Covid-19, Bukan Bahas RUU Cipta Kerja dan RKUHP

Nasional
Jokowi Diminta Benahi Komunikasi Publik Jajarannya soal Penanganan Covid-19

Jokowi Diminta Benahi Komunikasi Publik Jajarannya soal Penanganan Covid-19

Nasional
Wakil Jaksa Agung Meninggal Dunia, Jubir KPK: Salah Satu Jaksa Terbaik

Wakil Jaksa Agung Meninggal Dunia, Jubir KPK: Salah Satu Jaksa Terbaik

Nasional
MUI Minta Fatwa Pengurusan Jenazah Pasien Covid-19 Dijadikan Pedoman

MUI Minta Fatwa Pengurusan Jenazah Pasien Covid-19 Dijadikan Pedoman

Nasional
Anggota Komisi IX DPR Desak Pemerintah Publikasikan Peta Sebaran Covid-19 secara Rinci

Anggota Komisi IX DPR Desak Pemerintah Publikasikan Peta Sebaran Covid-19 secara Rinci

Nasional
Masyarakat yang Telanjur Mudik Diminta Isolasi Mandiri Selama 14 Hari

Masyarakat yang Telanjur Mudik Diminta Isolasi Mandiri Selama 14 Hari

Nasional
Jumlah Kasus Covid-19 Terus Bertambah, Pemerintah Khawatirkan Penularan dari OTG

Jumlah Kasus Covid-19 Terus Bertambah, Pemerintah Khawatirkan Penularan dari OTG

Nasional
Minggu Pagi, Jenazah Wakil Jaksa Agung Akan Dimakamkan di TPU Pedongkelan Cengkareng

Minggu Pagi, Jenazah Wakil Jaksa Agung Akan Dimakamkan di TPU Pedongkelan Cengkareng

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X