Bom Meledak di Polrestabes Medan Saat Masyarakat Banyak Urus SKCK

Kompas.com - 13/11/2019, 10:21 WIB
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Gedung Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (6/8/2019). KOMPAS.com/Devina HalimKepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Gedung Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (6/8/2019).
Penulis Bayu Galih
|
Editor Bayu Galih

KOMPAS.com — Ledakan yang diduga akibat bom bunuh diri di Markas Polrestabes Medan, Jalan HM Said, Medan, Sumatera Utara, Rabu (13/11/2019) pagi, mengagetkan masyarakat.

Terlebih lagi, saat itu masyarakat di Kota Medan banyak yang sedang berada di Mapolrestabes Medan untuk mengurus surat keterangan catatan kepolisian ( SKCK).

Banyaknya anggota masyarakat yang sedang mengurus SKCK ini terkait jadwal rekrutmen calon pegawai negeri sipil di sejumlah kementerian dan lembaga, juga pemerintahan daerah.

"Masyarakat memang cukup banyak berbondong-bondong untuk membuat SKCK," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo, seperti dikutip dari Kompas TV pada Rabu pagi.


Baca juga: Mabes Polri: Bom Mapolrestabes Medan Diduga Bom Bunuh Diri

Meski demikian, menurut Dedi, ledakan itu diduga tidak menyasar masyarakat yang membuat SKCK.

Pelayanan SKCK yang dilakukan Polrestabes Medan saat itu juga sudah mulai berjalan.

"(Ledakan bom) belum sampai ke Sentra Pelayanan SKCK, masih di halaman parkir," ucap Dedi.

Polri pun memastikan bahwa penjagaan di setiap kantor polisi tidak akan mengganggu pelayanan publik, seperti mengurus SKCK.

"Kewaspadaan, tentu kita waspadai," kata dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X