Densus 88 Tangkap 4 Terduga Teroris di Sumut, Sumbar, dan Jateng

Kompas.com - 22/10/2019, 18:27 WIB
Kabag Penum Polri Kombes Asep Adi Saputra saat memberikan keterangan pers di Mabes Polri, Rabu (9/10/2019). KOMPAS.com/Deti Mega PurnamasariKabag Penum Polri Kombes Asep Adi Saputra saat memberikan keterangan pers di Mabes Polri, Rabu (9/10/2019).
Penulis Devina Halim
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri menangkap empat terduga teroris di daerah Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Jawa Tengah pada 18-19 Oktober 2019.

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Asep Adi Saputra menyampaikan, terduga teroris yang ditangkap merupakan anggota kelompok Jamaah Ansharut Daulah ( JAD).

"Kemarin dan sebelumnya juga telah melakukan pengembangan, pengungkapan terhadap jaringan teroris kelompok JAD, yang berada di wilayah Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Jawa Tengah," kata Asep di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (22/10/2019).

Baca juga: Cerita di Balik Densus 88 Diminta Lepas Sepatu Saat Geledah Kos Terduga Teroris

Awalnya, Densus 88 menangkap terduga teroris RL dan RP di Sumatera Utara.

Kemudian, pada saat yang bersamaan, polisi menciduk terduga teroris HR di Jawa Tengah. Terakhir, terduga teroris AO ditangkap di Sumatera Barat.

Baca juga: Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung Teroris di Suriah

Asep mengatakan, semua terduga teroris pernah mengikuti latihan sebagai persiapan untuk melakukan serangan atau idad.

"Secara keseluruhan empat orang ini terlibat aktif di jaringan JAD, dan hal yang menjadi signifikan dari keterlibatan empat orang ini adalah telah melakukan idad atau latihan-latihan dalam rangka mempersiapkan diri untuk melakukan aksi teror," ujar dia. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X