Jelang Pengumuman Kabinet Kerja Jilid 2, Puluhan Kemeja Putih Dibawa Masuk ke Istana

Kompas.com - 21/10/2019, 09:24 WIB
Presiden Joko Widodo berencana mengumumkan menteri Kabinet Kerja Jilid II pada Senin (21/10/2019) pagi ini.   Menjelang pengumuman nama-nama menteri, sejumlah staf Istana Kepresidenan Jakarta terlihat membawa kemeja putih yang masih terbungkus. IstimewaPresiden Joko Widodo berencana mengumumkan menteri Kabinet Kerja Jilid II pada Senin (21/10/2019) pagi ini. Menjelang pengumuman nama-nama menteri, sejumlah staf Istana Kepresidenan Jakarta terlihat membawa kemeja putih yang masih terbungkus.
Penulis Ihsanuddin
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo berencana memperkenalkan menteri Kabinet Kerja Jilid II pada Senin (21/10/2019) pagi ini.

Menjelang pengumuman nama-nama menteri, sejumlah staf Istana Kepresidenan Jakarta terlihat membawa kemeja putih yang masih terbungkus.

Dari pantauan Kompas.com, kemeja tersebut nampak masih baru. Namun demikian, para staf yang membawa kemeja putih itu tak menjelaskan untuk apa sejumlah kemeja tersebut.

Baca juga: Jokowi Perkenalkan Kabinet Senin Pagi, Ini Bocorannya

Mereka langsung masuk ke dalam kompleks Istana Negara

Kemeja putih yang dibawa berlengan panjang, seperti kemeja yang dipakai sehari-hari oleh Jokowi.

Saat Jokowi mengumumkan nama-nama menteri pada 2014 lalu, para menteri juga mengenakan kemeja putih ketika pertama kali diumumkan kepada publik.

Baca juga: Bertemu Relawan, Jokowi Akui Ada Menteri Asal Gerindra di Kabinet Kerja Jilid 2

Hingga berita ini diturunkan, pihak Istana Kepresidenan belum mengonfirmasi perihal kemeja putih yang dibawa masuk oleh sejumlah staf Istana tersebut.

Presiden Jokowi sebelumnya menyatakan susunan kabinet sudah rampung. Jokowi akan mengenalkan wajah-wajah baru yang akan membantunya dalam kabinet 2019-2024, Senin pagi ini.

Baca juga: Relawan Kecewa Jokowi Masukkan Gerindra ke Kabinet Kerja Jilid 2

Hal tersebut diutarakan Jokowi di Istana Kepresidenan sesaat sebelum bertolak ke kompleks parlemen untuk mengucapkan sumpah dan dilantik sebagai Presiden 2019-2024, Minggu kemarin.

"Sudah sudah rampung, sudah selesai. Nanti besok pagi, saya kenalkan. Besok pagi saya kenalkan. Nanti sorenya pak Ma'ruf Amin harus ke Jepang harus menghadiri penobatan kaisar," kata Jokowi.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KPK: Salah Alamat Kalau Jadi Kepala Daerah untuk Cari Pendapatan Lebih Besar

KPK: Salah Alamat Kalau Jadi Kepala Daerah untuk Cari Pendapatan Lebih Besar

Nasional
Satgas: Mobilitas Penduduk Saat Libur Panjang Berdampak pada Peningkatan Kasus

Satgas: Mobilitas Penduduk Saat Libur Panjang Berdampak pada Peningkatan Kasus

Nasional
Jokowi Minta Kepala Daerah Tak Sebar Sentimen Negatif tentang Perekonomian Nasional

Jokowi Minta Kepala Daerah Tak Sebar Sentimen Negatif tentang Perekonomian Nasional

Nasional
Rekomendasi Mahfud MD Tambah Pasukan di Papua Dikritik

Rekomendasi Mahfud MD Tambah Pasukan di Papua Dikritik

Nasional
Dituntut Penjara Seumur Hidup, Terdakwa Kasus Jiwasraya: Bagaikan Hukuman Mati

Dituntut Penjara Seumur Hidup, Terdakwa Kasus Jiwasraya: Bagaikan Hukuman Mati

Nasional
Presiden Jokowi Diminta Buka Draf UU Cipta Kerja

Presiden Jokowi Diminta Buka Draf UU Cipta Kerja

Nasional
Fadli Zon: Ada Anggapan Kalau Jadi Partai Koalisi Tak Boleh Lagi Bersuara di DPR, Ini Bahaya

Fadli Zon: Ada Anggapan Kalau Jadi Partai Koalisi Tak Boleh Lagi Bersuara di DPR, Ini Bahaya

Nasional
Hari Santri, Wapres Minta Santri dan Pesantren Kontribusi Majukan Bangsa

Hari Santri, Wapres Minta Santri dan Pesantren Kontribusi Majukan Bangsa

Nasional
Ditetapkan sebagai Tersangka, Dirut PAL Budi Saleh Diduga Terima Rp 686 Juta

Ditetapkan sebagai Tersangka, Dirut PAL Budi Saleh Diduga Terima Rp 686 Juta

Nasional
Setahun Pemerintahan Jokowi, Menlu Retno Paparkan Hasil Kinerja Perlindungan WNI

Setahun Pemerintahan Jokowi, Menlu Retno Paparkan Hasil Kinerja Perlindungan WNI

Nasional
4.432 Kasus Baru Covid-19 dari 30 Provinsi, DKI Jakarta Tertinggi dengan 989

4.432 Kasus Baru Covid-19 dari 30 Provinsi, DKI Jakarta Tertinggi dengan 989

Nasional
Kekeliruan Tugas Otonomi Disebut Jadi Alasan Lahirnya Omnibus Law

Kekeliruan Tugas Otonomi Disebut Jadi Alasan Lahirnya Omnibus Law

Nasional
Rp 1 Triliun dari Pinjaman PEN Digunakan untuk Penanggulangan Banjir Jakarta

Rp 1 Triliun dari Pinjaman PEN Digunakan untuk Penanggulangan Banjir Jakarta

Nasional
Menlu AS Mike Pompeo Kunjungi Indonesia Pekan Depan

Menlu AS Mike Pompeo Kunjungi Indonesia Pekan Depan

Nasional
Dukung Gerakan Mahasiswa-Buruh, Fadli Zon: Parlemen Tak Mampu Lagi Kontrol Pemerintah

Dukung Gerakan Mahasiswa-Buruh, Fadli Zon: Parlemen Tak Mampu Lagi Kontrol Pemerintah

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X