KILAS

Wapres JK: Pendirian LDKPI Jadi Perwujudan "Diplomasi Tangan di Atas"

Kompas.com - 18/10/2019, 19:24 WIB
Wakil Presiden Jusuf Kalla memberikan pidato saat acara peresmian Lembaga Dana Kerja Sama Pembangunan Internasional (LDKPI) atau Indonesian Agency for International Development (Indonesian AID) pada 18 Oktober 2019 di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri. DOK. Humas Kementerian Luar Negeri RIWakil Presiden Jusuf Kalla memberikan pidato saat acara peresmian Lembaga Dana Kerja Sama Pembangunan Internasional (LDKPI) atau Indonesian Agency for International Development (Indonesian AID) pada 18 Oktober 2019 di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri.


KOMPAS.com
- Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla ( JK) mengatakan pembentukan Lembaga Dana Kerja Sama Pembangunan Internasional (LDKPI) atau Indonesian Agency for International Development ( AID) merupakan salah satu perwujudan “diplomasi tangan di atas”.

"Pembentukan Indonesian AID ini sudah lama diperlukan, sebagai salah satu bentuk perwujudan 'diplomasi tangan di atas'," kata JK saat meresmikan pendirian lembaga tersebut  di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Jakarta, Jumat (18/10/2019).

Untuk itu, Indonesia akan terus mendorong kerja sama yang lebih erat dengan negara sahabat dan mitra pembangunan, sehingga menguatkan postur Indonesia sebagai negara pemberi bantuan internasional.

Selain JK, hadir dalam peresmian LDKPI adalah Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani, Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) sekaligus Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro.

Acara peresmian dihadiri pula para pejabat dari kementerian dan Lembaga, perwakilan dari negara sahabat, serta mitra pembangunan asing yang secara kontinyu berpartisipasi dalam Kerja Sama Pembangunan Negara Berkembang atau biasa disebut Kerja Sama Selatan-Selatan.

Baca juga: Jusuf Kalla Sebut Indonesia Sudah Gunakan Diplomasi Tangan Atas

Menlu Retno Marsudi menyampaikan LDKPI akan memperkokoh peran Indonesia dalam melaksanakan ketertiban dunia, melalui penguatan kerja sama pembangunan internasional.

Sementara itu, Menkeu Sri Mulyani mengatakan komitmen Kementerian Keuangan untuk terus bekerja sama erat dengan Kementerian Luar Negeri dalam mendukung diplomasi Indonesia melalui pembentukan LDKPI.

Pembentukan Indonesian AID telah menjadi komitmen Pemerintah Indonesia dalam mendukung pembangunan dunia, terutama mengurangi kemiskinan dan kesenjangan sosial.

Caranya adalah melalui pemberian hibah kepada pemerintah atau lembaga asing  yang saling memberikan manfaat.

Hingga saat ini, Pemerintah Indonesia telah menyelenggarakan tidak kurang dari 1.000 program kerja sama teknik dalam kerangka Kerja Sama Selatan-Selatan (KSS) dalam tiga bidang utama, yaitu pembangunan, good governance, dan ekonomi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X