Melanie Subono: Mungkin Eyang Habibie dan Eyang Ainun Bersatu Kembali

Kompas.com - 11/09/2019, 20:54 WIB
Penyanyi Melanie Subono yang juga cucu keponakan mendiang Presiden ketiga RI BJ Habibie saat ditemui di depan kediaman Habibie di kawasan Patra Kuningan, Rabu (11/9/2019) malam. KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DPenyanyi Melanie Subono yang juga cucu keponakan mendiang Presiden ketiga RI BJ Habibie saat ditemui di depan kediaman Habibie di kawasan Patra Kuningan, Rabu (11/9/2019) malam.
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com- Penyanyi Melanie Subono yang juga cucu keponakan mendiang Presiden ketiga RI Bacharuddin Jusuf Habibie mengaku lega dengan kepergian eyangnya pada Rabu (11/9/2019) petang tadi.

Melanie berharap, kepergian BJ Habibie akan mempersatukan lagi Sang Insinyur itu dengan istri tercintanya, Ainun Habibie, yang telah lebih dahulu tutup usia pada 2010 lalu.

"Saya sejujurnya, lega dan happy sih, kebayang sekarang lagi dalam otak gue, Eyang lagi sama Eyang Ainun," kata Melanie di kediaman BJ Habibie, Rabu malam.

"M/ungkin Eyang dengan Ainun dengan jadilah Habibie-Ainun yang bersatu lagi," tutur putri dari promotor musik Adrie Subono ini.


Baca juga: Fahri Hamzah: Selamat Jalan Pak Habibie, Kami Mencintai Anda

Melanie meyakini, Habibie dan Ainun kini sudah berada dalam kondisi yang bahagia.

Ia melanjutkan, Habibie pergi dengan tenang dan didampingi oleh para keluarga yang mendoakan.

Saat ditanya mengenai kenangan terakhirnya bersama Habibie, Melanie mengaku dititipi pesan untuk terus bersuara demi Indonesia yang lebih baik

"Eyang cuma bilang, kamu terus ya jadi pemberontak, kamu terus ya, karena perempuan itu adalah makhlik yang hebat. Kamu terus ya jadi pemberontak untuk Indonesia," kata Melanie yang juga dikenal sebagai aktivis.

Putra Presiden ke-3 RI Bacharudin Jusuf Habibie, Thareq Kemal Habibie, mengonfirmasi meninggalnya sang ayah.

"Dengan sangat berat, mengucapkan, ayah saya Bacharudin Jusuf Habibie, Presiden ke-3 RI, meninggal dunia jam 18.03 WIB," ujar Thareq di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu (11/9/2019).

Thareq mengatakan, sang ayah meninggal dunia karena sudah berusia tua sehingga sejumlah organ dalam tubuhnya mengalami degenerasi. Salah satunya adalah jantung.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X