Empat Korban Tewas Terbakar di Kecelakaan Tol Purbaleunyi Diduga Berasal dari 3 Mobil

Kompas.com - 10/09/2019, 16:50 WIB
Kecelakaan beruntun di Cipularang, Jawa Barat Kecelakaan beruntun di Cipularang, Jawa Barat

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi menduga empat korban tewas berada di tiga mobil yang terbakar saat kecelakaan beruntun di kilometer 91, Tol Purbaleunyi, Jawa Barat.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Humas Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo mengatakan, keempat jenazah perempuan tersebut berada dalam kondisi yang sulit dikenali karena menderita luka bakar 60 persen.

"Adapun untuk jenazah ini, diduga keempat jenazah tersebut ada di 3 kendaraan," kata Dedi di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (10/9/2019).

Dedi mengatakan, terdapat dua jenazah yang diduga berada di mobil Daihatsu Ayla dengan nomor polisi B 1802 BYQ.

Baca juga: Kecelakaan Kembali Terjadi di Tol Purbaleunyi, Tak Ada Korban Jiwa

Kemudian, satu korban diduga berada di Toyota Rush dengan nomor polisi D 1268 AHK. Jenazah terakhir diduga di mobil Mazda dengan nomor polisi D 1411 AT.

Terdapat satu kendaraan lain yang terbakar yaitu sebuah truk. Namun, tak ditemukan jenazah di kendaraan tersebut. Dedi tak menunjukkan lebih lanjut nomor polisi truk tersebut.

Dedi mengatakan bahwa polisi masih mendalami posisi jenazah tersebut secara lebih akurat termasuk identitas korban.

"Tentunya masih didalami tim DVI karena pada saat mengevakuasi jenazah ini tim di lapangan langsung menjadikan satu, untuk percepatan evakuasi korban dan percepatan penulihan arus lali lintas," ungkapnya.

Baca juga: Polisi Periksa Dua Perusahaan Terkait Kecelakaan Beruntun di KM 91 Tol Purbaleunyi

Untuk mengetahui identitas korban, polisi melakukan tes DNA.

Polisi juga mengambil DNA anggota keluarga yang menyambangi rumah sakit dan merasa kehilangan anggota keluarganya. Data tersebut akan dijadikan pembanding.

"Hari ini tetap, pihak keluarga yang merasa kehilangan terhadap kejadian korban laka lantas tol Cipali tersebut tetap diminta ambil darahnya, dan kalau ada bukti-bukti pihak keluarga akan dikumpulkan tim DVI (Disaster Victim Identification)," kata dia.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Eks Dirut Garuda Pernah Rangkap Jabatan, Kementerian BUMN Sebut Tak Dilarang

Eks Dirut Garuda Pernah Rangkap Jabatan, Kementerian BUMN Sebut Tak Dilarang

Nasional
Di Mukernas V PPP, Mahfud Sebut Partai Tak Profesional Sebabkan Pemerintahan Tak Bersih

Di Mukernas V PPP, Mahfud Sebut Partai Tak Profesional Sebabkan Pemerintahan Tak Bersih

Nasional
Hapus UN, Kemendikbud Ingin Ciptakan Suasana Bahagia di Sekolah

Hapus UN, Kemendikbud Ingin Ciptakan Suasana Bahagia di Sekolah

Nasional
Mardiono Jadi Wantimpres Jokowi, PPP Sebut Tak Mewakili Partai

Mardiono Jadi Wantimpres Jokowi, PPP Sebut Tak Mewakili Partai

Nasional
Hapus UN, Kemendikbud Prediksi Ratusan Miliar Dapat Dihemat

Hapus UN, Kemendikbud Prediksi Ratusan Miliar Dapat Dihemat

Nasional
Melaju 50 Km Per Jam, Pajero Oleng Tabrak 2 Motor, Suami Istri di Tegal Tewas

Melaju 50 Km Per Jam, Pajero Oleng Tabrak 2 Motor, Suami Istri di Tegal Tewas

Nasional
Buka Mukernas V PPP, Ketua Panitia Sapa Sekjen Versi Muktamar Jakarta

Buka Mukernas V PPP, Ketua Panitia Sapa Sekjen Versi Muktamar Jakarta

Nasional
UN Dihapus, Politisi PDI-P: Kita Enggak Mau yang Kena Pak Jokowi Juga...

UN Dihapus, Politisi PDI-P: Kita Enggak Mau yang Kena Pak Jokowi Juga...

Nasional
Nadiem Beberkan Konsep Merdeka Belajar, Ini 3 Catatan dari PGRI

Nadiem Beberkan Konsep Merdeka Belajar, Ini 3 Catatan dari PGRI

Nasional
PPP Gelar Mukernas V, Bahas Jadwal Muktamar Partai hingga Pilkada 2020

PPP Gelar Mukernas V, Bahas Jadwal Muktamar Partai hingga Pilkada 2020

Nasional
PGRI Dukung Wacana Nadiem Menghapus UN, tapi....

PGRI Dukung Wacana Nadiem Menghapus UN, tapi....

Nasional
Kementerian BUMN Pastikan Krisis Garuda Indonesia Diselesaikan Secepatnya

Kementerian BUMN Pastikan Krisis Garuda Indonesia Diselesaikan Secepatnya

Nasional
UN Dihapus, Anggota Komisi X: Jangan Ganti Menteri, Ganti Kebijakan

UN Dihapus, Anggota Komisi X: Jangan Ganti Menteri, Ganti Kebijakan

Nasional
Anggota Komisi X DPR Tagih Kajian Kemendikbud soal Penghapusan UN

Anggota Komisi X DPR Tagih Kajian Kemendikbud soal Penghapusan UN

Nasional
Kemendagri: Selain Perbankan, Layanan e-KYC Berbasis Data Kependudukan Akan Diterapkan di 33 Rumah Sakit

Kemendagri: Selain Perbankan, Layanan e-KYC Berbasis Data Kependudukan Akan Diterapkan di 33 Rumah Sakit

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X