Wasekjen PKB Sebut Rusdi Kirana Mundur karena Ingin Fokus sebagai Dubes

Kompas.com - 21/08/2019, 19:42 WIB
Wakil Ketua Umum PKB Rusdi Kirana saat akan dilantik sebagai anggota Wantimpres di Istana Negara, Jakarta, Senin (19/1/2015). KOMPAS.com/Indra AkuntonoWakil Ketua Umum PKB Rusdi Kirana saat akan dilantik sebagai anggota Wantimpres di Istana Negara, Jakarta, Senin (19/1/2015).
|
Editor Krisiandi

BADUNG, KOMPAS.com - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lukmanul Khakim menyatakan pengusaha Rusdi Kirana, memutuskan keluar dari PKB lantaran ingin fokus menjalankan tugas sebagai Duta Besar.

Diketahui, Rusdi saat ini menjabat Dubes RI untuk Malaysia.

"Saya sampaikan betul memang Pak Rusdi Kirana kirim (pesan) whatsapp kepada saya langsung. Beliau menyampaikan ingin fokus untuk totalitas waktunya menjadi dubes," ujar Lukman di lokasi Muktamar PKB, Westin Resort, Badung, Bali, Rabu (21/8/2019).

"Karena tentu menjadi dubes ini pekerjaan yang sangat penting bagi bangsa dan negara. Tentu saja kami menghormati keputusan beliau untuk mundur sebagai anggota PKB," lanjut dia.

Baca juga: Rusdi Kirana Mundur dari PKB

Lukman mengungkapkan sedianya Rusdi hendak mengundurkan diri sejak lama. Namun, ia meminta agar pengunduran diri Rusdi berbarengan dengan pergantian pengurus DPP di waktu Muktamar V PKB.

Lukman telah menyampaikan kabar pengunduran diri Rusdi kepada Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar. Ia mengatakan, Muhaimin menghormati pengunduran diri Rusdi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Pak Rusdi juga menyampaikan, 'Mas, sampaikan salam saya ke ketua umum dan seluruh kader PKB, saya enggak ada masalah dengan PKB. Saya hanya ingin memastikan bahwa ketersediaan waktu yang sangat terbatas ini sangat lebih berharga kalau saya lebih totalitas menjadi dubes," ujar Lukman menirukan pernyataan Rusdi.

Diberitakan, Rusdi Kirana memutuskan mundur dari PKB. "Benar, saya mengundurkan diri dari anggota PKB," kata Rusdi, sebagaimana dikutip Antara, Rabu (21/8/2019).

Sekretaris pribadi Rusdi, Djadjuk Natsir yang sedang berada di Kuala Lumpur, Malaysia menambahkan, bosnya sedang membuat surat pengunduran diri.

"Surat pengunduran diri akan dibuat secepat mungkin dalam pekan ini," ujar Djadjuk.

Baca juga: Rusdi Kirana Mundur dari PKB

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Positivity Rate Dekati 15 Persen, Satgas Covid-19 Minta untuk Diwaspadai dan Kendalikan

Positivity Rate Dekati 15 Persen, Satgas Covid-19 Minta untuk Diwaspadai dan Kendalikan

Nasional
'Pemerintah Harus Cermat dan Peka Hadapi Suasana Kejiwaan Masyarakat...'

"Pemerintah Harus Cermat dan Peka Hadapi Suasana Kejiwaan Masyarakat..."

Nasional
Rekrut Tenaga Kesehatan dalam Waktu Singkat, Kemenkes Pastikan Mereka Layak Bekerja

Rekrut Tenaga Kesehatan dalam Waktu Singkat, Kemenkes Pastikan Mereka Layak Bekerja

Nasional
IGD RS Fatmawati Sementara Hanya Menangani Covid-19, Tak Terima Pasien Penyakit Lain

IGD RS Fatmawati Sementara Hanya Menangani Covid-19, Tak Terima Pasien Penyakit Lain

Nasional
Vaksinasi Covid-19 Bersifat Wajib, Ombudsman Dorong Pemerintah Intensifkan Edukasi Masyarakat

Vaksinasi Covid-19 Bersifat Wajib, Ombudsman Dorong Pemerintah Intensifkan Edukasi Masyarakat

Nasional
Rekor 20.574 Kasus Covid-19 Sehari, Pemerintah Diminta Segera Terapkan PSBB atau Karantina Wilayah

Rekor 20.574 Kasus Covid-19 Sehari, Pemerintah Diminta Segera Terapkan PSBB atau Karantina Wilayah

Nasional
Revisi UU Otsus Papua, Pansus Minta Ada Evaluasi Tahunan setelah UU Berjalan

Revisi UU Otsus Papua, Pansus Minta Ada Evaluasi Tahunan setelah UU Berjalan

Nasional
2022, TNI AL Fokuskan Anggaran untuk Alutsista Siap Tempur dan Operasi

2022, TNI AL Fokuskan Anggaran untuk Alutsista Siap Tempur dan Operasi

Nasional
Minta Kepala Daerah Optimalkan Posko Covid-19. Menteri Desa PDTT: Jangan Ada yang Menolak Vaksin

Minta Kepala Daerah Optimalkan Posko Covid-19. Menteri Desa PDTT: Jangan Ada yang Menolak Vaksin

Nasional
Kemenkopolhukam Bantah Penandatanganan SKB Pedoman UU ITE Dilakukan Diam-diam

Kemenkopolhukam Bantah Penandatanganan SKB Pedoman UU ITE Dilakukan Diam-diam

Nasional
Bantu Pengendalian Covid-19, Masyarakat Diminta Inisiatif Lakukan Isolasi Mandiri

Bantu Pengendalian Covid-19, Masyarakat Diminta Inisiatif Lakukan Isolasi Mandiri

Nasional
Atasi Masalah Kapasitas Rumah Sakit, Kemenkes Bakal Gunakan RSJ dan Bangun RS Lapangan

Atasi Masalah Kapasitas Rumah Sakit, Kemenkes Bakal Gunakan RSJ dan Bangun RS Lapangan

Nasional
Moeldoko: Gelombang Kedua Pandemi Covid-19 Tak Bisa Dielakkan

Moeldoko: Gelombang Kedua Pandemi Covid-19 Tak Bisa Dielakkan

Nasional
Tempat Tidur Pasien Covid-19 di RS Fatmawati Penuh, Awal Juli Akan Ditambah

Tempat Tidur Pasien Covid-19 di RS Fatmawati Penuh, Awal Juli Akan Ditambah

Nasional
RSUP Persahabatan Siapkan 55 Persen Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19

RSUP Persahabatan Siapkan 55 Persen Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X