Insiden Asrama Papua, Pemerintah Akan Perbaiki Pengiriman Mahasiswa Daerah

Kompas.com - 20/08/2019, 22:26 WIB
Sekelompok orang yang menamakan diri Aliansi Mahasiswa Papua berunjuk rasa di Jalan Kalasan, Surabaya, Jawa Timur, Senin (01/07). Dalam unjuk rasa tersebut massa aksi sempat terlibat aksi dorong dengan pihak kepolisian. dok BBC IndonesiaSekelompok orang yang menamakan diri Aliansi Mahasiswa Papua berunjuk rasa di Jalan Kalasan, Surabaya, Jawa Timur, Senin (01/07). Dalam unjuk rasa tersebut massa aksi sempat terlibat aksi dorong dengan pihak kepolisian.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mengatakan, pemerintah butuh memperbaiki sistem pengiriman mahasiswa dari daerah.

Hal tersebut perlu dilakukan menyusul adanya pengepungan terhadap mahasiswa Papua di asrama mereka yang berada di Surabaya dan insiden di Malang, Jawa Timur.

"Dari peristiwa itu tentunya kita butuh nanti perbaikan-perbaikan tentang sistem pengiriman mahasiswa di daerah-daerah itu asramanya bagaimana, pembinaannya bagaimana," ujar Wiranto di kantornya, Selasa (20/8/2019).

Para mahasiswa Papua itu ada juga yang dibawa paksa oleh polisi karena dianggap telah melecehkan bendera Merah Putih. Bahkan, ada tindakan rasis terhadap para mahasiswa Papua.

Baca juga: Ini Pesan Khusus Jokowi untuk Mahasiswa Papua di Surabaya

Tindakan polisi tersebut memicu aksi unjuk rasa di Papua dan Papua Barat hingga menyebabkan kerusuhan yang cukup parah.

Wiranto mengatakan, hal tersebut merupakan langkah-langkah yang lebih komprehensif dari berbagai kementerian bagi para mahasiswa daerah, terutama dari Papua dan Papua Barat.

Harapannya, para mahasiswa Papua dapat mendapatkan pendidikan secara optimal dan mereka bisa berhasil dengan baik.

Sebelumnya, Wiranto juga menegaskan bahwa kondisi di Papua dan Papua Barat yang sempat rusuh pada Senin (19/8/2019), kini sudah kondusif dan aman terkendali.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Saat Gibran Sowan ke Elite Parpol demi Dukungan di Pilkada Solo...

Saat Gibran Sowan ke Elite Parpol demi Dukungan di Pilkada Solo...

Nasional
Ini 9 Kota dengan Lebih dari 1.000 Kasus Covid-19 Aktif, 5 Ada di DKI Jakarta

Ini 9 Kota dengan Lebih dari 1.000 Kasus Covid-19 Aktif, 5 Ada di DKI Jakarta

Nasional
Panglima TNI Minta Babinsa Ikut Sosialisasikan Kebiasaan Baru

Panglima TNI Minta Babinsa Ikut Sosialisasikan Kebiasaan Baru

Nasional
Pemerintah Beri Santunan Rp 300 Juta untuk 22 Tenaga Medis Penerima Bintang Tanda Jasa

Pemerintah Beri Santunan Rp 300 Juta untuk 22 Tenaga Medis Penerima Bintang Tanda Jasa

Nasional
Amien Rais Sebut Perkembangan Politik di Era Jokowi Semakin Kurang Demokratis

Amien Rais Sebut Perkembangan Politik di Era Jokowi Semakin Kurang Demokratis

Nasional
KPK Selidiki Kasus Korupsi di Balik Mundurnya Kepsek di Indragiri Hulu

KPK Selidiki Kasus Korupsi di Balik Mundurnya Kepsek di Indragiri Hulu

Nasional
Bawaslu Ungkap 4 Modus Politisasi SARA yang Potensial Terjadi di Pilkada 2020

Bawaslu Ungkap 4 Modus Politisasi SARA yang Potensial Terjadi di Pilkada 2020

Nasional
Klaster Sekolah  Bermunculan, Ini Komentar Satgas Covid-19

Klaster Sekolah Bermunculan, Ini Komentar Satgas Covid-19

Nasional
Wapres Minta Kementerian Bangun Kepercayan Publik soal Penanganan Covid-19

Wapres Minta Kementerian Bangun Kepercayan Publik soal Penanganan Covid-19

Nasional
Saat Sri Mulyani Mengenang 'Tukang Mebel' 22 Tahun Lalu yang Kini Jadi Presiden

Saat Sri Mulyani Mengenang 'Tukang Mebel' 22 Tahun Lalu yang Kini Jadi Presiden

Nasional
Doni Monardo Daftar Jadi Relawan Vaksin Covid-19

Doni Monardo Daftar Jadi Relawan Vaksin Covid-19

Nasional
Wapres Minta Kementerian/Lembaga Siapkan Skenario jika Tak Bisa Serap Anggaran

Wapres Minta Kementerian/Lembaga Siapkan Skenario jika Tak Bisa Serap Anggaran

Nasional
Jerinx Ditahan, Ini Pesan Satgas Covid-19 untuk Figur Publik

Jerinx Ditahan, Ini Pesan Satgas Covid-19 untuk Figur Publik

Nasional
Masker Medis Bekas Dijual Lagi, Kemenkes: Jangan Buang Sembarangan

Masker Medis Bekas Dijual Lagi, Kemenkes: Jangan Buang Sembarangan

Nasional
Sebaran 2.098 Kasus Baru Covid-19, DKI Jakarta Tertinggi dengan 608

Sebaran 2.098 Kasus Baru Covid-19, DKI Jakarta Tertinggi dengan 608

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X