Kompas.com - 19/08/2019, 17:12 WIB
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo usai melantik pejabat DKPP di Kementerian Dalam Negeri, Kamis (15/8/2019). KOMPAS.com/Deti Mega PurnamasariMenteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo usai melantik pejabat DKPP di Kementerian Dalam Negeri, Kamis (15/8/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo akan menunggu situasi dan kondisi di Manokwari, Papua Barat membaik untuk mengumpulkan tiga gubernur membahas masalah insiden yang terjadi.

Ketiga gubernur yang akan dikumpulkan itu yakni Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Papua Lukas Enembe, dan Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan.

"Ya tunggu dulu setelah situasi membaik karena apa pun kepala daerah sebagai kepala wilayah harus bertanggung jawab ada di daerahnya," kata Tjahjo usai rapat koordinasi dengan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam) Wiranto di Kantor Kemenkopolhukam, Senin (19/8/2019).

Baca juga: Soal Pemberitaan Manokwari, KPI Minta Lembaga Penyiaran Junjung Prinsip Jurnalistik

Ia mengatakan, sedianya pertemuan tersebut akan berlangsung pada Selasa (20/8/2019) pagi.

Namun, ia meminta Gubernur Papua dan Papua Barat untuk kembali dulu ke wilayahnya masing-masing.

Kedua gubernur itu, kata dia, sudah berada di Jakarta untuk pertemuan tersebut, tetapi mereka diminta untuk memeriksa wilayahnya terlebih dahulu yang sedang tidak kondusif.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Mereka langsung pulang dari Jakarta, supaya berkoordinasi dengan pemda. Pemimpin menerima pendemo kan beda kalau yang nerima Gubernur," kata dia.

Baca juga: Khofifah, Risma hingga Wali Kota Malang Minta Maaf soal Pemicu Kerusuhan di Manokwari Papua

Menyangkut kerusuhan di Manokwari yang terjadi Senin (19/08/2019) ini, Menkopolhukam Wiranto meminta dilakukan pengusutan secara tuntas dan adil terhadap siapa pun yang dianggap melakukan pelanggaran hukum dalam peristiwa tersebut.

Kerusuhan di Manokwari dipicu insiden yang terjadi di Jawa Timur, yakni adanya pelecehan bendera merah-putih oleh mahasiswa Papua yang berujung penangkapan para mahasiswa tersebut.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.