[BERITA POPULER] Mulan Jameela Gugat Gerindra | Heboh Kartu Menu Tulis Tangan Garuda Berlanjut ke Polisi

Kompas.com - 17/07/2019, 06:15 WIB
Mulan Jameela menggunakan hak pilihnya di TPS 49, Pondok Indah, Jakarta Selatan, Rabu (17/4/2019). Kompas.com/Tri Susanto SetiawanMulan Jameela menggunakan hak pilihnya di TPS 49, Pondok Indah, Jakarta Selatan, Rabu (17/4/2019).

KOMPAS.com - Dinamika politik pasca-Pemilu 2019 kembali menggeliat. Sejumlah calon legislatif dari Partai Gerindra menggugat partainya sendiri karena sengketa politik.

Informasi tersebut mendapat perhatian terbesar pembaca Kompas.com dan menjadi salah satu berita terpopuler sepanjang Selasa (16/7/2019) kemarin.

Selain itu, berita-berita terkait gempa di Bali hingga panggilan polisi terhadap dua Youtuber terkait kartu menu makanan bertuliskan tangan juga menjadi artikel terpopuler.

Berikut ini daftar berita terpopuler Kompas.com kemarin:

1. Caleg gugat Gerindra

Sebanyak 14 caleg Gerindra mengajukan sengketa perdata terhadap partainya sendiri di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Dalam daftar itu, ada nama artis R Wulansari alias Mulan Jameela dan R Saraswati Djojohadikusumo. Namun, Saraswati membantah ikut dalam gugatan tersebut.

Sidang pertama kasus ini telah berlangsung pada 10 Juli 2019. Sidang berikutnya akan berlangsung pada Rabu hari ini dengan agenda pembacaan replik.

Baca juga: Mulan Jameela, Ponakan Prabowo, dan 12 Caleg Lainnya Gugat Gerindra

2. Menu tulis tangan Garuda Indonesia

Heboh tentang kartu menu makanan bertuliskan tangan di pesawat Garuda Indonesia belum usai.

Kedua Youtuber yang mengunggah konten tentang hal itu dipanggil polisi setelah Garuda melaporkan keduanya.

Kedua Youtuber tersebut, yakni Rius Vernandes dan Elwiyana Monica, itu dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik.

Baca juga: Garuda Indonesia Laporkan YouTuber soal Kasus Kartu Menu Tulis Tangan

Dalam akun Instagramnya, Rius mengunggah amplop coklat berisikan surat pemanggilan pemeriksaan oleh polisi. Rius juga meminta dukungan netizen untuk menghadapai kasus ini.

Baca juga: Polisi Panggil Dua YouTuber yang Unggah Menu Tulis Tangan Garuda Indonesia

3. Gempa Bali

Wilayah Pulau Bali diguncang dengan magnitudo 6 yang terjadi pukul 07.18 WIB, Rabu kemarin.  Pusat gempa ada di 83 kilometer barat daya Nusa Dua, Bali, dengan kedalaman 68 kilometer.

Baca juga: Gempa Magnitudo 6 Guncang Bali, Tidak Berpotensi Tsunami

Getaran gempa itu terasa di Badung dan Denpasar di Bali; sejumlah daerah di Nusa Tenggara Barat, yakni Mataram, Lombok Tengah, Lombok Barat, Karangkates, Sumbawa, Lombok Timur, Lombok Utara; serta Jember dan Lumajang di Jawa Timur.

Meski tidak berpotensi tsunami, getaran akibat gempa tersebut menimbulkan kerusakan pada sejumlah bangunan. Tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Baca juga: Penyebab Gempa Bali yang Mengakibatkan Sekolah hingga Hotel Rusak

Selain berita-berita di atas, simak juga sejumlah berita terpopuler lainnya berikut ini:
- Kisah dari SMP Swasta di Bekasi yang Hanya Kedatangan 2 Siswa Baru...
- Apartemen Rp 43,4 Miliar Dibayar Kontan, Enggak Pake Nyicil
- Surya Paloh: Jokowi Kader Siapa? Saya Katakan, Nasdem!

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kejagung Sita Sejumlah Dokumen Usai Geledah Tiga Kantor terkait Kasus Jiwasraya

Kejagung Sita Sejumlah Dokumen Usai Geledah Tiga Kantor terkait Kasus Jiwasraya

Nasional
 Periksa Ketua KPU Sumatera Selatan, Ini yang Didalami KPK

Periksa Ketua KPU Sumatera Selatan, Ini yang Didalami KPK

Nasional
Walhi Sebut Pemindahan Ibu Kota Baru Akan Diikuti Beban Ekologis

Walhi Sebut Pemindahan Ibu Kota Baru Akan Diikuti Beban Ekologis

Nasional
Disebut Dukung Keluarga Jokowi-Ma'ruf di Pilkada, PSI Tegaskan Tolak Politik Dinasti

Disebut Dukung Keluarga Jokowi-Ma'ruf di Pilkada, PSI Tegaskan Tolak Politik Dinasti

Nasional
Saran MK Dinilai Memberatkan, Pemohon Cabut Gugatan Uji Materi Terkait Kasus First Travel

Saran MK Dinilai Memberatkan, Pemohon Cabut Gugatan Uji Materi Terkait Kasus First Travel

Nasional
Gugatannya Ditolak MK, Perludem dan KPI Gantungkan Harapan ke DPR

Gugatannya Ditolak MK, Perludem dan KPI Gantungkan Harapan ke DPR

Nasional
Periksa 4 Saksi, Kejagung Dalami Modus Kasus Jiwasraya

Periksa 4 Saksi, Kejagung Dalami Modus Kasus Jiwasraya

Nasional
Walhi Prediksi Kebijakan Pemerintah Terkait Investasi Akan Timbulkan Krisis Multidimensi

Walhi Prediksi Kebijakan Pemerintah Terkait Investasi Akan Timbulkan Krisis Multidimensi

Nasional
PBNU Minta Pemerintah Segera Pulangkan WNI di Wuhan

PBNU Minta Pemerintah Segera Pulangkan WNI di Wuhan

Nasional
Periksa Muhaimin Iskandar, KPK Dalami Aliran Suap Kasus Kementerian PUPR

Periksa Muhaimin Iskandar, KPK Dalami Aliran Suap Kasus Kementerian PUPR

Nasional
Partai Nonparlemen Juga Minta Pemerintah Turunkan Presidential Treshold

Partai Nonparlemen Juga Minta Pemerintah Turunkan Presidential Treshold

Nasional
MK Kabulkan Gugatan soal Panitia Pengawas, Bawaslu Sebut UU Pilkada Tak Harus Direvisi

MK Kabulkan Gugatan soal Panitia Pengawas, Bawaslu Sebut UU Pilkada Tak Harus Direvisi

Nasional
Jokowi Targetkan Omnibus Law 100 Hari, Ketua DPR: Jangan Terburu-buru

Jokowi Targetkan Omnibus Law 100 Hari, Ketua DPR: Jangan Terburu-buru

Nasional
Bawaslu Sebut Putusan MK soal Frasa Panwas Berikan Kepastian Hukum

Bawaslu Sebut Putusan MK soal Frasa Panwas Berikan Kepastian Hukum

Nasional
Perludem Kecewa MK Menolak Hapus Syarat Kawin untuk Pemilih Pilkada

Perludem Kecewa MK Menolak Hapus Syarat Kawin untuk Pemilih Pilkada

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X