Kompas.com - 13/07/2019, 09:24 WIB
Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) usai bertemu Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (17/6/2019). Dari pertemuan tersebut, Presiden berharap Pansel KPK menghasilkan calon pimpinan KPK dengan kemampuan managerial dan menguasai dinamika pemberantasan korupsi. KOMPAS.com/FABIAN JANUARIUS KUWADOPanitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) usai bertemu Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (17/6/2019). Dari pertemuan tersebut, Presiden berharap Pansel KPK menghasilkan calon pimpinan KPK dengan kemampuan managerial dan menguasai dinamika pemberantasan korupsi.

JAKARTA, KOMPAS.com - Hingga saat ini, ada 11 perwira tinggi (pati) Polri/ jenderal polisi aktif yang lolos seleksi administrasi calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2019-2023. 

Ke-11 orang itu lolos seleksi internal Polri dan mendapat rekomendasi dari Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian. 

Berikut profil singkat kesebelas jenderal berbintang dua dan satu tersebut:

1. Wakil Kepala Badan Reserse Kriminal (Wakabareskrim) Irjen Antam Novambar

Antam Novambar lulus dari Akademi Kepolisian (Akpol) pada 1985.

Antam pernah menjadi Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) pada 2013 dan Kepala Biro Korwas PPNS Badan Reserse Kriminal Polri pada 2015.

Sebelum menjadi Wakabareskrim pada tahun 2016, ia pernah menjabat sebagai Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri.

Baca juga: Brigjen Antam Novambar Resmi Jabat Wakil Bareskrim Polri

Nama Antam pernah disebut dalam laporan Majalah Tempo edisi 16-22 Februari 2015.

Ia diduga mengintimidasi Direktur Penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi saat itu, Endang Tarsa.

Saat itu, Antam bersama Kepala Subdirektorat Pencucian Uang Badan Reserse Kriminal Mabes Polri Komisaris Besar Agung Setia bertemu Endang di sebuah restoran di daerah Ciledug, Banten, pada Februari 2015.

Keduanya diduga meminta Endang menjadi saksi meringankan di sidang praperadilan Komjen Budi Gunawan yang kala itu ditetapkan sebagai tersangka terkait dugaan kepemilikan rekening gendut.

Antam pun membantah tuduhan tersebut. Menurut dia, personel Brimob yang bersamanya untuk mengawal Endang.

2. Irjen Dharma Pongrekun

Dharma merupakan alumnus Akpol pada tahun 1988. Sebelum menjabat di Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Dharma menduduki kursi Karo Renmin Bareskrim Mabes Polri.

3. Brigjen M Iswandi Hari

Sebelumnya, Iswandi pernah menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Selatan. Saat ini, Iswandi bertugas di Kementerian Ketenagakerjaan.

4. Brigjen Bambang Sri Herwanto

Bambang merupakan mantan Kapolda Sumbar. Berdasarkan penelusuran Kompas.com, Bambang juga pernah menjabat sebagai Direktur Program Pascasarjana PTIK-STIK.

Ia kini bertugas sebagai Widyaiswara Madya, Sespim Lemdiklat Polri.

Baca juga: Pansel KPK Loloskan Seluruh Calon dari Polri Meski Belum Lapor LHKPN

5. Brigjen Agung Makbul

Agung menjabat sebagai Kepala Biro Penyusunan dan Penyuluhan Hukum Divisi Hukum Polri. Namun, belum diketahui lebih banyak soal Agung.

6. Irjen Juansih

Inspektur Jenderal (Irjen) Juansih merupakan Analis Kebijakan Utama Bidang Pembinaan Pendidikan dan Pelatihan Lemdiklat Polri. Ia menjalani karier sebagai polisi wanita sejak 1989.

Juansih memulai jabatan sebagai inspektur muda pada Sepolwan dengan pangkat letnan satu (Lettu).

Selang 14 tahun kemudian, Juansih menjadi Kapolres Surabaya Timur. Wilayah ini masuk kategori tipe A. Saat itu, berpangkat ajun komisaris besar polisi (AKBP) pada 2004.

Setelah menjabat sebagai Kapolres Surabaya Timur, Juansih sempat memimpin Polres Batu, Malang.

Ia menjadi Wakapolwil Bojonegoro dan Karo Pers Polda Banten. Dari Banten, Juansih kembali ke Jawa Timur dengan jabatan Karo Log Polda Jatim.

Pada posisi terakhir inilah pangkatnya naik dari ajun komisaris besar polisi (AKBP) menjadi komisaris besar polisi (kombes pol).

Jabatan terakhirnya di Polda Jawa Timur sebagai Karo Sarpras Polda Jatim pada 2011.

Baca juga: Pansel Diminta Telusuri Masalah Hukum hingga Berita Miring 192 Capim KPK

Pada 2013, Juansih mengikuti Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri. Setelah selesai, ia ditarik ke Jakarta dengan jabatan Kabag Sarpras Polri.

Kemudian, ia menjadi Kabidjemen Sespim Polri. Sejak Februari 2017, wanita kelahiran Majalengka 2 Agustus 1964 ini mulai menjabat sebagai Direktur Pemberdayaan Alternatif Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat BNN.

Riwayat pendidikannya, Juansih mengenyam pendidikan S-2 di Fakultas Hukum Universitas Gajah Mada dengan jurusan Hukum Bisnis dan lulus pada 2010.

Kemudian, ia melanjutkan studinya dan mendapatkan gelar doktor di Universitas Airlangga, Surabaya pada 2015.

7. Brigjen Sri Handayani

Brigadir Jenderal (Brigjen) Sri Handayani kini menjadi wakil Kapolda Kalimantan Barat. Sri lahir di Surakarta, Jawa Tengah, 14 April 1962.

Ia adalah seorang perwira tinggi Polri yang sejak 8 Maret 2018 mengemban amanat sebagai Wakapolda Kalbar.

Lulusan Sepamilsuk Polri 1986 ini berpengalaman dalam bidang pendidikan Polri. Jabatan jenderal bintang satu adalah Kasetukpa Polri.

Dalam perjalanan kariernya, ia sempat menjabat di beberapa posisi, seperti Kabag Wat Ditpers Polda Metro Jaya (2001), Wakapolres Metro Jaksel (2003), Kapolres Sragen Polda Jateng (2006), Kapolres Karanganyar Polda Jateng (2009), Kasepolwan Lemdikpol pada (2010), Analis Kebijakan Madya bidang Gadikwa Robindiklat Polri (2014), dan Wakapolda Kalbar (2018).

8. Brigadir Jenderal Akhmad Wiyagus

Brigjen Akhmad Wiyagus kini menjabat sebagai Wakapolda Jawa Barat. Ia lahir pada September 1967.

Sejak 22 Januari 2019, Akhmad mengemban amanat sebagai Wakil Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat.

Lulusan Akpol 1989 ini berpengalaman dalam bidang reserse. Jabatan terakhir sebelum sebagai Wakapolda Jabar, jenderal bintang satu ini adalah Wakil Kepala Kepolisian Daerah Maluku.

Baca juga: Pansel KPK Menjawab Polemik dan Kritik...

Dalam kariernya, Akhmad sempat mengemban beberapa jabatan, seperti Direktur Pengaduan Masyarakat KPK (2008), Kapolres Sumedang (2008), Wadirtipidkor Bareskrim Polri (2013), Dirtipidkor Bareskrim Polri (2014), dan Wakapolda Maluku (2018).

9. Inspektur Jenderal Firli Bahuri

Irjen Firli Bahuri kini menjabat sebagai Kapolda Sumatera Selatan. Ia lulusan Akpol 1990. Sebelumnya, ia pernah menjadi Deputi Penindakan KPK.

10. Inspektur Jenderal Ike Edwin

Irjen Ike Edwin kini menjadi staf Ahli sosial politik Kapolri. Ia lahir di Jakarta, 11 Desember 1961.

Perwira tinggi Polri yang sejak 4 Januari 2017 ini mengemban amanat sebagai Sahlisospol pengganti Irjen (Pol) Iza Fadri.

Baca juga: Ini 13 Jenderal Polisi yang Lolos Seleksi Administrasi Capim KPK

Ike, lulusan Akpol 1985, berpengalaman dalam bidang Brimob. Jabatan terakhir jenderal bintang dua ini adalah Kasespimma Sespim Polri.

Ike juga sempat mengembang jabat di beberapa posisi, seperti Wadirreskrim Polda Metro Jaya (2005), Kapowiltabes Surabaya Polda Jatim (2009), Dirtipidkor Bareskrim Polri (2010), Wakapolda Sulsel (2013), Kapolda Lampung (2016), dan Kasespimma Sespim Polri (2016).

11. Brigadir Jenderal Pol Darmawan Sutawijaya

Darmawan Sutawijaya kini menjadi Direktur Diseminasi dan Publikasi Deputi Bidang Komunikasi dan Informasi BIN.

Darmawan pun baru naik pangkat menjadi Brigjen pada 2018. Akan tetapi, terkait informasi detail Darmawan tidak bisa didapatkan lebih jauh.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.