Jimly Sebut Tak Sehat jika Semua Partai Masuk Koalisi Pemerintah

Kompas.com - 05/07/2019, 23:29 WIB
Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI), Jimly Asshddiqie, di kantor ICMI, Jakarta Selatan, Senin (22/4/2019). CHRISTOFORUS RISTIANTO/KOMPAS.com Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI), Jimly Asshddiqie, di kantor ICMI, Jakarta Selatan, Senin (22/4/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqie menilai, tak sehat jika semua partai bergabung ke dalam koalisi pemerintahan.

Hal itu disampaikan Jimly menanggapi beberapa partai pengusung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang hendak bergabung ke koalisi Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

"Politik tidak sehat kalau monolitik, semua ingin ikut ke dalam koalisi pemenang. Sebaiknya jangan. Jadi biarlah dipelihara dua kelompok (oposisi dan koalisi) sama mulianya. Itu check and balance. Jadi ada kekuatan yang pemerintahan, ada kekuatan yang pengimbang, begitu kira-kira," ujar Jimly saat ditemui di acara halalbihalal ICMI, di Hotel Westin, Kuningan, Jakarta, Jumat (5/7/2019).

Baca juga: Seluruh Tokoh Nasional Diminta Upayakan Rekonsiliasi Sosial Pasca-pilpres


Ia pun mengatakan, sebaiknya rekonsiliasi tak dipaksakan dengan dasar pembagian kursi menteri. Ia menyarankan, sebaiknya rekonsiliasi dilakukan secara alamiah.

Menurut dia, hal terpenting, kubu Prabowo-Sandi dan Jokowi-Ma'ruf menyadarkan para pendukungnya bahwa Pilpres telah usai sehingga tak ada lagi perpecahan seperti dulu.

Jimly menilai, jika rekonsiliasi antara Jokowi dan Prabowo dipaksakan, dikhawatirkan akan membuat pendukung keduanya tak terima.

"Saya rasa untuk rekonsiliasi itu alamiah saja, kita harus mengelola. Enggak usah dipaksakan. Toh semua sudah menerima hasil pemilihan umum, putusan sudah final dan mengikat," ujar Jinlmly.

"Kubu 02 juga sudah menerima gitu kan. Bahwa dia akan bertemu pada saatnya itu bagus, tapi itu bukan prasyarat untuk rekonsiliasi, ya kan," ucap dia.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X