Politisi Golkar Sudah Ancang-ancang untuk Pemilu 2024

Kompas.com - 21/06/2019, 09:31 WIB
Ketua Umum DPP Partai Golongan Karya (Golkar) Airlangga Hartarto memberikan pidato politiknya saat Kampanye Akbar Partai Golkar di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (9/4/2019). Dalam kampanye tersebut Golkar mengajak untuk memilih kader dari partai Golkar serta memilih pasangan Capres -Cawapres nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) - Maruf Amin pada Pemilu 2019.  ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/ama. ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJAKetua Umum DPP Partai Golongan Karya (Golkar) Airlangga Hartarto memberikan pidato politiknya saat Kampanye Akbar Partai Golkar di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (9/4/2019). Dalam kampanye tersebut Golkar mengajak untuk memilih kader dari partai Golkar serta memilih pasangan Capres -Cawapres nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) - Maruf Amin pada Pemilu 2019. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/ama.
Penulis Ihsanuddin
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Partai Golkar mulai memasang ancang-ancang menghadapi pemilu 2024.

Dengan capaian di pileg 2019 yang baru saja usai, Golkar membuka kemungkinan bisa mengusung ketua umumnya, Airlangga Hartarto, sebagai capres dalam Pilpres 2024.

"PG harus fokus menatap ke depan dengan modal yang ada sekarang untuk memenangkan suara rakyat di tahun 2024. Bahkan tidak menutup kemungkinan pada 2024 nanti AH menjadi Capres unggulan dari unsur internal kader PG," kata Ketua Koordinator Partai Golkar, Happy Bone Zulkarnain kepada Kompas.com, Jumat (21/6/2019).

Baca juga: Airlangga Siap Maju Lagi Jadi Ketua Umum Partai Golkar


Bone menilai, capaian Golkar yang mampu meraih suara pemilih sebesar 17.229.789 atau 14,8 persen dengan total perolehan 85 kursi di DPR adalah prestasi luar biasa.

Sebab, capaian itu didapat di tengah kondisi berat badai politik yang melanda Partai Golkar, mulai dari dualisme kepengurusan Bali dan Ancol, hingga kasus korupsi yang menjerat eks ketum Golkar Setya Novanto serta Sekjen Golkar Idrus Marham.

"Akan tetapi melalui kerja keras dan konsolidasi partai dan gerakan total para caleg maka PG masih mampu bertahan dan bahkan membalik prediksi sebagian lembaga survei," kata dia.

Baca juga: Sinyal Golkar Menolak Gerindra Masuk Koalisi 01...

Oleh karena itu, Bone meminta para kader Golkar melihat fenomena pascapemilu serentak itu sebagai momentum energi pendorong dan pemersatu Golkar.

Bahwa Golkar tetap kokoh di peringkat kedua ditengah badai keras yang menimpa.

"Dan jangan sampai prestasi yang berhasil didapatkan dengan susah payah disia-siakan atau malah menjadi pemecah antar sesama kader Golkar," kata dia.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X