Airlangga Siap Maju Lagi Jadi Ketua Umum Partai Golkar

Kompas.com - 19/06/2019, 18:39 WIB
Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (13/6/2019)KOMPAS.com/Haryantipuspasari Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (13/6/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto memastikan bakal mencalonkan kembali menjadi ketua umum Partai Golkar dalam Musyawarah Nasional (Munas) yang rencananya digelar akhir 2019.

"Insya Allah (maju) lagi," ujar Airlangga saat dijumpai di Kompleks Istana Presiden Jakarta pada Rabu (19/6/2019).

Menurut dia, dukungan sudah mengalir dari sejumlah DPD Golkar di Indonesia. Namun ia tidak merinci DPD mana saja yang dimaksud.

Baca juga: Ditanya Jatah Menteri Untuk Partai Golkar, Airlangga Minta Jumlah yang Wajar

"Sudah hampir semua DPD memberikan dukungan dan sikap," ujar pria yang saat ini juga menjabat sebagai Menteri Perindustrian itu.

Ketika ditanya mengenai Bambang Soesatyo yang digadang-gadang juga akan mencalonkan diri sebagai ketua umum, Airlangga pun tidak terlalu mempersoalkan.

Menurut dia, sebagai partai yang demokratis, kompetisi di antara sesama kader ini adalah sesuatu yang lumrah.

"Namanya Munas Golkar, kan terbuka untuk siapa saja ya," ujar Airlangga.

Diberitakan, berdasarkan amanat di Munaslub 2017 dan AD/ ART-nya, Partai Golkar bakal menggelar Munas pada Desember 2019 mendatang.

Baca juga: Sinyal Golkar Menolak Gerindra Masuk Koalisi 01...

Belakangan, muncul wacana dari kalangan muda partai untuk mempercepat Munas. Tapi, hal itu sudah dibantah.

Ketua DPP Golkar Bidang Media dan Penggalangan Opini Ace Hasan Syadzili menegaskan bahwa kaum muda di partai berlambang beringin itu harus bersabar menanti Munas yang sesuai amanat Munaslub 2017 dan AD/ART digelar pada Desember 2019.

Kompas TV Hermansyah, penasihat IT Wakil Ketua DPR Fadli Zon menjadi saksi pemohon dalam sidang sengketa pilpres. Dia menceritakan, hasil peninjauannya ke Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Bogor dan melihat hasil input file ke Sistem Informasi Penghitungan (Situng). Ia bisa meninjau Situng karena mendampingi Fadli Zon. Dia melihat bahwa hasil scan C1 dan teks berisi informasi di dalam C1 tidak masuk dalam waktu yang sama. #SidangMK #GugatanPrabowo #SengketaPilpres2019

 

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X