Titik Terang Penyebab Korban Tewas Saat Kerusuhan 21-22 Mei...

Kompas.com - 18/06/2019, 07:54 WIB
Sejumlah personel kepolisian mengamankan jalannya Aksi 22 Mei yang ricuh di depan gedung Bawaslu, Jakarta, Rabu (22/5/209). Aksi unjuk rasa itu dilakukan menyikapi putusan hasil rekapitulasi nasional Pemilu serentak 2019. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/wsj.NOVA WAHYUDI Sejumlah personel kepolisian mengamankan jalannya Aksi 22 Mei yang ricuh di depan gedung Bawaslu, Jakarta, Rabu (22/5/209). Aksi unjuk rasa itu dilakukan menyikapi putusan hasil rekapitulasi nasional Pemilu serentak 2019. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/wsj.

JAKARTA, KOMPAS.com — Penyebab korban tewas saat kerusuhan di beberapa titik di Jakarta pada 21-22 Mei 2019 mulai terungkap.

Investigasi polisi menunjukkan bahwa sejumlah korban tewas karena peluru tajam. Kini, polisi masih melakukan proses uji balistik dan mendalami rangkaian peristiwa tersebut.

Berikut beberapa fakta terbaru perihal korban tewas dari kerusuhan itu:

1. Empat dari 9 korban dipastikan meninggal dunia karena peluru tajam

Polri memastikan bahwa empat dari sembilan korban saat kerusuhan di Jakarta tersebut tewas akibat peluru tajam.

"Hasilnya bahwa empat jelas itu merupakan korban meninggal karena adanya peluru tajam," kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Asep Adi Saputra saat konferensi pers di Gedung Humas Polri, Jakarta Selatan, Senin (17/6/2019).

Baca juga: Keluarga Korban Kerusuhan 21-22 Mei Mohon Perlindungan ke LPSK

Hasil itu didapatkan dari otopsi yang dilakukan di rumah sakit milik Polri.

2. Lima korban lain diindikasi kuat tewas karena peluru tajam dan benda tumpul

Sementara itu, terhadap lima korban lain, polisi tidak melakukan otopsi karena sudah dibawa oleh pihak keluarga.

Dari kelima jenazah tersebut, empat orang diindikasi kuat juga meninggal karena peluru tajam. Satu korban lain diduga meninggal karena hantaman benda tumpul.

Baca juga: Polri Lakukan Uji Balistik Proyektil dari Tiga Korban Kerusuhan 21-22 Mei

Hasil itu didapatkan dari proses visum luar yang dilakukan rumah sakit lain.

"Yang lima (korban lainnya), empatnya juga diindikasi kuat meninggal karena peluru tajam dan satunya meninggal dunia karena kekerasan benda tumpul," kata Asep.

3. Temukan TKP untuk 5 korban

Halaman:
Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X