Kompas.com - 03/06/2019, 17:34 WIB
Editor Rachmawati

TULUNGAGUNG, KOMPAS.com  - Anggota Satreskrim Polres Tulungagung masih memeriksa Muclas (35), terduga pencuri senjata api milik Polisi.

Kapolres Tulungagung, AKBP Tofik Sukendar mengaku baru mendapat laporan soal senjata api yang disita dari warga sipil itu.

"Memang benar kami baru amankan sepucuk senjata api. Saat ini masih diinterogasi Kasat Reskrim," ujar Tofik, Senin (3/6/2019).

Baca juga: Diduga Pencuri Kotak Amal di Masjid, Pria Ini Bawa Senjata Api

Diduga pemilik senjata api jenis revolver itu anggota Polsek Gondang.

"Ini pemilik masih kami panggil," sambung Tofik.

Penemuan senjata api ini bermula dari laporan takmir masjid At-Taqwa Perumahan Wisma Indah Desa/Kecamatan Kedungwaru.

Saat itu ada seorang warga di masjid yang membawa senjata api di dalam tasnya.

Baca juga: Pemilik Hotel Kantongi Izin Senjata Api yang Digunakan Menodong Pedagang

Dari nomor seri diketahui senjata api ini dipegang oleh seorang polisi.

"Tapi situasi masih aman, tidak ada gejolak," pungkas Tofik

Artikel ini telah tayang di Tribunjatim.com dengan judul Kapolres Tulungagung Akui Sentaja Api yang Disita dari Pencuri Kemungkinan Milik Anggotanya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.