Menurut TKN, Elite Parpol Dua Kubu Upayakan Pertemuan Jokowi dan Prabowo

Kompas.com - 24/05/2019, 08:55 WIB
Calon presiden no urut 01 Joko Widodo (kiri) dan Calon presiden no urut 02 Prabowo Subianto pada Debat Keempat Calon Presiden Pemilu 2019 di Jakarta, Sabtu (30/3/2019). Debat malam ini menggambil tema ideologi, pemerintahan, pertahanan dan keamanan, serta hubungan internasional.KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO Calon presiden no urut 01 Joko Widodo (kiri) dan Calon presiden no urut 02 Prabowo Subianto pada Debat Keempat Calon Presiden Pemilu 2019 di Jakarta, Sabtu (30/3/2019). Debat malam ini menggambil tema ideologi, pemerintahan, pertahanan dan keamanan, serta hubungan internasional.

JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Arsul Sani mengatakan, sejumlah elite partai politik yang berbeda koalisi dalam Pemilu 2019 terus menjalin komunikasi untuk mewujudkan pertemuan antara Joko Widodo dan Prabowo Subianto.

Menurut Arsul, pertemuan kedua tokoh itu sangat penting untuk meredakan ketegangan politik.

"Pak Jokowi ingin segera bertemu dengan Pak Prabowo dalam kapasitas sebagai sesama calon presiden," ujar Arsul saat ditemui di Rumah Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (23/5/2019).

Baca juga: Jubir BPN: Hoaks, Aksi Demo Dipimpin Prabowo-Sandiaga Setelah Shalat Jumat

 

Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini mengatakan, Jokowi terus mencoba berkomunikasi dengan pihak Prabowo.

Para elite partai kedua kubu yang menjadi anggota legislatif di DPR juga terus berkomunikasi.

"Pak Jokowi semangatnya adalah ingin secepatnya bertemu. Kami para elite partai politik kedua kubu juga menjalin komunikasi informal di DPR," kata dia.

Arsul menyayangkan jika Prabowo enggan bertemu Jokowi secara langsung dan hanya mengirimkan perwakilan dari Badan Pemenangan Nasional (BPN).

Menurut dia, hal itu tidak baik karena sebaiknya sesama capres yang saling bertemu.

Baca juga: Soal Pertemuan Jokowi dan Prabowo Pasca-Pilpres, Ini Komentar BPN

TKN juga berharap BPN turut menjaga suasana tetap kondusif melalui pernyataan yang menyejukkan publik.

"Memang kemudian ini (rencana pertemuan) agak down ketika koordinator juru bicara BPN agak merendahkan pernyataannya ketika dia bilang bahwa Prabowo cukup diwakili saja untuk bertemu Jokowi," kata Arsul.

Sebelumnya, Koordinator Juru Bicara BPN Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan bahwa Prabowo tidak keberatan jika Jokowi ingin bertemu.

"Pertemuan dan silaturahim itu silakan saja. Kapan pun Pak Jokowi silaturahim ke Kertanegara atau ke Hambalang, Pak Prabowo itu welcome," ujar Dahnil saat ditemui di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Kamis (23/5/2019).

Baca juga: Upaya Jokowi Bertemu Prabowo yang Tak Kunjung Bersambut...

Kendati demikian, lanjut Dahnil, dalam waktu dekat Prabowo belum berencana menemui Jokowi di Istana Merdeka seperti yang dilakukan oleh sejumlah elite partai politik pascapilpres.

Sebab, saat ini Prabowo tengah fokus menyiapkan permohonan sengketa hasil Pilpres 2019 ke Mahkamah Konstitusi (MK).



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Close Ads X