Pimpinan JAD Bekasi Belajar Cara Merakit Bom dari Media Sosial

Kompas.com - 10/05/2019, 16:29 WIB
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Humas Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (9/5/2019). KOMPAS.com/Devina HalimKepala Biro Penerangan Masyarakat Humas Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (9/5/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Terduga teroris pimpinan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Bekasi berinisial EY belajar cara merakit bom dari media sosial.

Tak hanya memiliki kemampuan merakit bom, EY bahkan mengajarkan keahliannya tersebut ke beberapa anggota kelompoknya.

"EY basic-nya selain punya kemampuan elektronik, juga memiliki kemampuan reparasi HP. Dia belajar (merakit bom) dari medsos," kata Dedi di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (10/5/2019).

Baca juga: Polisi: Pimpinan JAD Bekasi EY Bisa Modifikasi Pemicu Bom Gunakan Wifi

Menurut Dedi, EY belajar dari situs media sosial Twitter dan Youtube. Polisi, kata dia, sudah menurunkan atau take-down sekitar 1.600 konten yang berhubungan dengan terorisme.

Selain itu, EY juga melihat bom yang sudah digunakan di Suriah, Irak, dan Sri Lanka.

"Dia juga coba meliat bagaimana bom yang sudah dipraktekkan di Suriah, Irak dan Sri Lanka," kata dia.

Sebelumnya, EY ditang5kap di daerah Duren Sawit, Jakarta Timur, yang ditangkap pada Rabu (8/5/2019).

Baca juga: Peran 2 Terduga Teroris Kelompok JAD Bekasi hingga Barang Bukti yang Disita...

Dari EY, polisi menyita dua bom pipa yang sudah jadi, pisau, serta bahan dan alat pembuat bom lainnya.

Selain EY, polisi juga menangkap anak buahnya yang berinisal YM di daerah Rawalumbu, Kota Bekasi, di hari yang sama.

Polisi menyita barang bukti dari YM berupa laptop, telepon genggam, serta remote control pemicu bom.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X