Wapres Ingatkan Pentingnya Kualitas Guru dalam Memajukan Pendidikan

Kompas.com - 04/05/2019, 23:45 WIB
Wapres Jusuf Kalla di Kantor Wakil Presiden, Jakarta Kompas.com/Rakhmat Nur HakimWapres Jusuf Kalla di Kantor Wakil Presiden, Jakarta

SLEMAN, KOMPAS.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengingatkan pentingnya kualitas guru dalam memajukan pendidikan nasional.

Hal itu ia sampaikan saat membuka seminar nasional sekaligus meresmikan Gedung Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) di Sleman, Yogyakarta, Sabtu (4/5/2019).

"Sekolah itu sangat dipengaruhi empat hal. Pertama gurunya, sejauh mana tingkat pengetahuan dan kualitas guru. Kedua sistem atau kurikulumnya. Ketiga sarananya. Dan keempat lingkungannya atau budaya lingkungannya," ujar Kalla di Kampus UNY.

"Ini sangat penting untuk mempengaruhi tingkat pendidikan ini. Karena di sini (UNY) tempat penidikan guru, berarti penopang utama daripada pendidikan secara nasional," lanjut Kalla.

Ia menambahkan pemerintah sudah meningkatkan kesejahteraan guru. Karenanya, ia meminta para guru terus meningkatkan kualitas agar mampu menghasilkan siswa didik yang berkualitas pula.

Baca juga: Kisah Guru Honorer di Daerah Terpencil Sumedang, Honor Rp 300.000, Jalan Kaki 10 Km

Bahkan, kata Kalla, karena pentingnya peran guru bagi sebuah bangsa, hal yang pertama kali dipikirkan oleh Jepang usai dihujani bom atom ialah ketersediaan guru.

Kalla mengatakan saat ini profesi guru semakin diminati lantaran kesejahterannya telah meningkat. Meski demikian Kalla mengingatkan hal itu juga dibarengi dengan peningkatan kualitas guru ke depan.

"Karena itulah maka pendidikan guru adalah penting. Seperti kutipan setelah perang, Kaisar Hirohito bertanya, apakah masih cukup guru untuk merehabilitasi Jepang. Dia bukan tanya industrinya seperti apa, tapi guru untuk merehab dan memajukan kembali Jepang," kata Kalla.

"Karena itulah maka inti daripada kemajuan itu adalah pendidikan. Dan inti pendidikan adalah guru. Pada ujungnya adalah semua bagaimana pendidikaan guru-guru itu mempunyai suatu kualitas yang baik," lanjut dia.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sekjen MUI Imbau Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan Terkait Covid-19

Sekjen MUI Imbau Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan Terkait Covid-19

Nasional
Meski Ada Wabah Corona, Pemerintah Tak Bisa Larang WNI Kembali ke Tanah Air

Meski Ada Wabah Corona, Pemerintah Tak Bisa Larang WNI Kembali ke Tanah Air

Nasional
Penjelasan Polri soal Calon Perwira Polisi yang Positif Covid-19 Seusai Rapid Test

Penjelasan Polri soal Calon Perwira Polisi yang Positif Covid-19 Seusai Rapid Test

Nasional
Pemeriksaan dengan Mesin TB-TCM Diprioritaskan untuk Daerah yang Banyak Kasus Covid-19

Pemeriksaan dengan Mesin TB-TCM Diprioritaskan untuk Daerah yang Banyak Kasus Covid-19

Nasional
PBNU: Jangan Tolak Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19, Tak Boleh Ada Penghinaan

PBNU: Jangan Tolak Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19, Tak Boleh Ada Penghinaan

Nasional
Wacana Yasonna Bebaskan Koruptor untuk Cegah Covid-19 di Penjara

Wacana Yasonna Bebaskan Koruptor untuk Cegah Covid-19 di Penjara

Nasional
Pemerintah Sebut Tidak Punya Data Pemeriksaan Harian dari Spesimen Covid-19

Pemerintah Sebut Tidak Punya Data Pemeriksaan Harian dari Spesimen Covid-19

Nasional
Ampuhkah Masker Kain Cegah Penularan Covid-19?

Ampuhkah Masker Kain Cegah Penularan Covid-19?

Nasional
Update per 1 April: Total 1.667 Kasus Covid-19, Pemerintah Siapkan Metode Pemeriksaan Baru

Update per 1 April: Total 1.667 Kasus Covid-19, Pemerintah Siapkan Metode Pemeriksaan Baru

Nasional
Jokowi Akhirnya Blak-blakan soal Alasan Tak Mau Lockdown...

Jokowi Akhirnya Blak-blakan soal Alasan Tak Mau Lockdown...

Nasional
PP Pembatasan Sosial Berskala Besar Dibuat agar Pemerintah dan Gugus Tugas Bisa Lebih Tegas dan Disiplin

PP Pembatasan Sosial Berskala Besar Dibuat agar Pemerintah dan Gugus Tugas Bisa Lebih Tegas dan Disiplin

Nasional
Kasus Jiwasraya, Kejagung Minta Keterangan Ahli Asuransi Irvan Rahardjo

Kasus Jiwasraya, Kejagung Minta Keterangan Ahli Asuransi Irvan Rahardjo

Nasional
Polisi Tangani 18 Kasus Penimbunan Masker dan Hand Sanitizer

Polisi Tangani 18 Kasus Penimbunan Masker dan Hand Sanitizer

Nasional
Komisi IV DPR: Kebijakan Pemerintah Kendalikan Penyebaran Covid-19 Kurang Efektif

Komisi IV DPR: Kebijakan Pemerintah Kendalikan Penyebaran Covid-19 Kurang Efektif

Nasional
Alissa Wahid Nilai Perlu Kepastian Sarana dan Prasarana Kesehatan dalam Hadapi Corona

Alissa Wahid Nilai Perlu Kepastian Sarana dan Prasarana Kesehatan dalam Hadapi Corona

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X