Sandiaga: Kami Dukung Tim Independen Pencari Fakta Kecurangan

Kompas.com - 02/05/2019, 13:36 WIB
Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno, di ICE BSD, Tangerang Selatan, Kamis (2/5/2019). CHRISTOFORUS RISTIANTO/KOMPAS.comCalon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno, di ICE BSD, Tangerang Selatan, Kamis (2/5/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno terus mendorong pembentukam tim gabungan pencari fakta kecurangan dalam Pemilu 2019.

Hal itu disampaikan Sandiaga menanggapi rencana Tim Kampanye Nasional (TKN) melaporkan 14.843 dugaan kecurangan yang dinilai menguntungkan Prabowo-Sandiaga.

"Silakan dilaporkan dan oleh karena jumlahnya yang banyak, ya kami mendukung tim pencari fakta kecurangan yang independen," ujar Sandiaga saat ditemui di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang Selatan, Kamis (2/5/2019).

Baca juga: TKN Terima 14.843 Dugaan Kecurangan yang Untungkan 02, Ini Komentar Sandiaga

Menurut dia, keberadaan tim pencari fakta akan mewujudkan hasil pemilu yang diharapkan masyarakat, yaitu jujur, adil, dan bermartabat.

Ia mengatakan, dugaan kecurangan yang ditemukan TKN menunjukkan adanya kecurangan dalam proses pemilu yang tidak hanya dialami oleh paslon nomor urut 02, tapi juga pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

"Ya itu menunjukkan ada kecurangan dalam pemilu ini. Lalu juga membuktikan ada yang tidak beres, ada proses yang menimbulkan kecurangan di pihak 01 maupun 02," kata dia.

Baca juga: Agar Tak Gaduh, TKN Ajak BPN Laporkan Temuan Dugaan Kecurangan ke Bawaslu

Sebelumnya, Direktorat Hukum dan Advokasi TKN Joko Widodo-Ma'ruf Amin menerima 14.843 laporan dugaan pelanggaran atau kecurangan yang menguntungkan paslon 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, di dalam negeri.

Direktur Hukum dan Advokasi TKN, Ade Irfan Pulungan mengatakan, laporan tersebut diterima dari berbagai pihak melalui posko pengaduan yang telah dibuka sejak 9 April 2019.

"Ada 14.843 laporan pengaduan yang masuk melalui posko pengaduan ini hampir di seluruh nasional, Indonesia, mulai dari Aceh sampai dengan Papua," kata Ade saat konferensi pers di Rumah Cemara, Jakarta Pusat, Rabu (1/5/2019).

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X