Perindo Klaim Banyak Dapat Kursi DPRD di Luar Pulau Jawa

Kompas.com - 25/04/2019, 22:57 WIB
Sekretaris Jenderal Perindo Ahmad Rofiq di Rumah Cemara 19, Jakarta, Selasa (28/8/2018).DYLAN APRIALDO RACHMAN/KOMPAS.com Sekretaris Jenderal Perindo Ahmad Rofiq di Rumah Cemara 19, Jakarta, Selasa (28/8/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Jenderal Perindo, Ahmad Rofiq mengatakan, Perindo mendapatkan kursi di sejumlah DPRD provinsi dan kabupaten/kota di luar Pulau Jawa.

Rofiq mengaku para caleg banyak mendapatkan kursi DPRD Provinsi dan Kabupaten/kota di Sumatera Utara, hingga Indonesia bagian Timur.

"Kayak di Sumatera Utara tadi banyak, di beberapa kabupaten di Bengkulu, di Lampung ada di Indonesia Timur juga banyak. Yang Jawa memang belum ada report dimana, tetapi perkembangan nya juga dari informasi beberapa banyak juga yang masuk," kata Rofiq saat dihubungi Kompas.com, Kamis (25/4/2019).

Baca juga: Dapat 2,58 Persen di Quick Count, Perindo Masih Optimistis Lolos ke DPR


Rofiq mengatakan, kemampuan para caleg di daerah-daerah menjadi kekuatan Perindo. Menurut dia, para caleg unggul di daerah yang serangan fajarnya tidak terlalu banyak.

"Para caleg Bekerja secara maksimal dan daerah-daerah yang serangan fajar nya lebih minimal itu partai Perindo lebih banyak diterima," ujarnya.

Baca juga: Perindo Masih Berharap Lolos Parlemen

Selanjutnya, Rofiq mengatakan, fakta di lapangan serangan fajar sangat masif terjadi di seluruh daerah di Indonesia. Namun, pulau Jawa menjadi tempat praktik serangan fajar paling masif.

"Sebenarnya istilah itu lebih merata tapi lebih masif nya itu di Jawa sangat masif sekali. Berdasarkan informasi yang saya terima ya," pungkasnya.

Berdasarkan hasil hitung cepat atau quick count sejumlah lembaga, suara Perindo kurang dari 4 persen yang berarti tidak lolos ambang batas parlemen Pemilu 2019.



Terkini Lainnya

Digugat Ratusan Peserta Pemilu di MK, KPU Siapkan Dua Hal Ini

Digugat Ratusan Peserta Pemilu di MK, KPU Siapkan Dua Hal Ini

Nasional
Tim Kuasa Hukum KPU Sebut Tak Ada Persiapan Khusus Hadapi Gugatan Prabowo-Sandiaga

Tim Kuasa Hukum KPU Sebut Tak Ada Persiapan Khusus Hadapi Gugatan Prabowo-Sandiaga

Nasional
Selisih 16,9 Juta Suara, Kubu Jokowi Nilai Gugatan ke MK Sulit Ubah Hasil Pilpres

Selisih 16,9 Juta Suara, Kubu Jokowi Nilai Gugatan ke MK Sulit Ubah Hasil Pilpres

Nasional
Amnesty International Minta Kekerasan 22 Mei 2019 Diusut Tuntas

Amnesty International Minta Kekerasan 22 Mei 2019 Diusut Tuntas

Nasional
Jenguk Korban Kerusuhan 22 Mei, Waketum Demokrat Minta Pengusutan Tuntas

Jenguk Korban Kerusuhan 22 Mei, Waketum Demokrat Minta Pengusutan Tuntas

Nasional
Mudik 2019, Pemerintah Siapkan 6.047 Fasilitas Layanan Kesehatan

Mudik 2019, Pemerintah Siapkan 6.047 Fasilitas Layanan Kesehatan

Nasional
KPU Siapkan 20 Pengacara untuk Hadapi BPN Prabowo-Sandiaga di MK

KPU Siapkan 20 Pengacara untuk Hadapi BPN Prabowo-Sandiaga di MK

Nasional
Nasdem Klaim Raih Peningkatan Suara Terbanyak di Pileg 2019

Nasdem Klaim Raih Peningkatan Suara Terbanyak di Pileg 2019

Nasional
Mantan Hakim MK: Narasi Bambang Widjojanto Berbahaya Sekali

Mantan Hakim MK: Narasi Bambang Widjojanto Berbahaya Sekali

Nasional
Hoaks atau Fakta Sepekan: Seputar Kerusuhan 22 Mei, Isu Cacar Monyet hingga Tol Ambruk

Hoaks atau Fakta Sepekan: Seputar Kerusuhan 22 Mei, Isu Cacar Monyet hingga Tol Ambruk

Nasional
'Kalau Alat Bukti BPN Masih Seperti yang ke Bawaslu, Perkara di MK Akan Cepat Selesai'

"Kalau Alat Bukti BPN Masih Seperti yang ke Bawaslu, Perkara di MK Akan Cepat Selesai"

Nasional
Tim Hukum BPN Keluhkan Penutupan Jalan Ke MK, Ini Tanggapan Polri

Tim Hukum BPN Keluhkan Penutupan Jalan Ke MK, Ini Tanggapan Polri

Nasional
Kapolri Bentuk Tim Pencari Fakta Terkait Korban Kerusuhan 22 Mei

Kapolri Bentuk Tim Pencari Fakta Terkait Korban Kerusuhan 22 Mei

Nasional
Menurut Pakar, 51 Bukti yang Dibawa Tim Hukum Prabowo-Sandiaga ke MK Sangat Sedikit

Menurut Pakar, 51 Bukti yang Dibawa Tim Hukum Prabowo-Sandiaga ke MK Sangat Sedikit

Nasional
Polri Janji Tindak Anggota yang Langgar SOP Saat Kerusuhan 22 Mei

Polri Janji Tindak Anggota yang Langgar SOP Saat Kerusuhan 22 Mei

Nasional

Close Ads X