Ingin Dinginkan Masyarakat, Jokowi Anggap Pertemuan dengan Prabowo Penting

Kompas.com - 18/04/2019, 17:42 WIB
Calon presiden no urut 01 Joko Widodo (kiri) dan Calon presiden no urut 02 Prabowo Subianto pada Debat Keempat Calon Presiden Pemilu 2019 di Jakarta, Sabtu (30/3/2019). Debat malam ini menggambil tema ideologi, pemerintahan, pertahanan dan keamanan, serta hubungan internasional.KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO Calon presiden no urut 01 Joko Widodo (kiri) dan Calon presiden no urut 02 Prabowo Subianto pada Debat Keempat Calon Presiden Pemilu 2019 di Jakarta, Sabtu (30/3/2019). Debat malam ini menggambil tema ideologi, pemerintahan, pertahanan dan keamanan, serta hubungan internasional.

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon presiden 01 Joko Widodo mengaku ingin bertemu dengan kompetitornya, calon presiden 02 Prabowo Subianto setelah pelaksanaan pemilu 2019 usai. Dia pun mengutus seseorang untuk menemui Prabowo untuk mewujudkan keinginannya itu.

Apa alasan Jokowi?

Jokowi mengaku pertemuan dirinya dengan Prabowo sangat penting bagi masyarakat. Pertemuan itu dinilai akan bisa mendinginkan emosi masyarakat.

"Saya sudah utus orang bertemu Prabowo dan Sandi untuk mendinginkan situasi di masyarakat jangan sampai ada yang panas karena pileg dan pilpres sudah selesai," kata Jokowi dalam wawancara khusus bersama Wakil Pemimpin Umum Kompas Budiman Tanuredjo seperti yang ditayangkan Kompas TV, Kamis (18/4/2019).

Baca juga: Yakin Menangi Pilpres, Jokowi Sebut Akurasi Quick Count Capai 99 Persen

Jokowi masih menunggu jawaban dari pihak Prabowo soal pertemuan itu. Namun, dia berharap agar secepatnya dia bisa bertemu.

"Supata masyarakat juga menilai pemimpin mereka juga tidak ada masalah, masih bersahabat. Jadi saya kira itu penting untuk dilihat masyarkat," ucap Jokowi.

Jokowi berharap setelah kompetisi pileg dan pilpres berakhir, seluruh masyarakat Indonesia bisa kembali ke kegiatan sehari-hari. Jangan sampai perbedaan sikap politik mempengaruhi hubungan di tengah masyarakat.

"Jangan sampai tidak saling menyapa, kita kembali sebagai insan tanah air," kata dia.

Prabowo klaim kemenangan

Prabowo sebelumnya sudah tiga kali mengklaim kemenangnan kubunya. Klaim kemenangan ini berdasarkan rekap manual C1 yang dilakukan para relawannya yang tersebar di seluruh Indonesia.

Prabowo mengklaim meraih suara 62 persen dari jumlah suara sah yang masuk. Dia pun menuding lembaga-lembaga survei yang melakukan quick count berupaya membentuk opini bahwa dirinya kalah.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X