Menhan Minta Para Ulama Berpegang Teguh Pada Pancasila

Kompas.com - 10/04/2019, 20:30 WIB
Menhan Ryamizard Ryacudu bersama ulama di Pendopo Kajen, Pekalongan, Jawa Tengah, Selasa (9/4/2019).Dok Kemenhan Menhan Ryamizard Ryacudu bersama ulama di Pendopo Kajen, Pekalongan, Jawa Tengah, Selasa (9/4/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu mengatakan bahwa para ulama thoriqoh punya peran penting dalam membela dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Berangkat dari situ, para ulama pun berperan menyejukkan negeri dan menjaga keutuhan NKRI serta berpegangan pada ideologi Pancasila," ujar Menhan Ryamizard dalam keterangan tertulis Konferensi Ulama Sufi Internasional di Pendopo Kajen, Pekalongan, Jawa Tengah, Selasa (9/4/2019).

Berpegang pada Pancasila, lanjut Menhan, meskipun bukan agama, Pancasila adalah ideologi yang menjadi pemersatu agama. Menurut dia, hal itu adalah cerminan Indonesia sebagai negara berdasarkan Ketuhanan yang Maha Esa atau sesuai bunyi sila pertama Pancasila.

"Untuk itu, sebagai umat beragama harus saling menghormati antarpemeluk agama. Terlebih mereka yang sesama agama. Makanya, janganlah mengadili orang masuk neraka, karena manusia bukan tuhan," jelasnya.



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorLatief

Terkini Lainnya

Direktur Penyidikan Jadi Plt Deputi Penindakan KPK

Direktur Penyidikan Jadi Plt Deputi Penindakan KPK

Nasional
Kata KPK soal Keluhan Tahanan Terkait Pemborgolan hingga Penyitaan Pemanas Makanan

Kata KPK soal Keluhan Tahanan Terkait Pemborgolan hingga Penyitaan Pemanas Makanan

Nasional
Kata Moeldoko soal Bagi-bagi Jabatan di Pemerintahan Jokowi Periode Kedua

Kata Moeldoko soal Bagi-bagi Jabatan di Pemerintahan Jokowi Periode Kedua

Nasional
Menhan Pertimbangkan Penangguhan Penahanan Kivlan Zen, Ini Kata Polri

Menhan Pertimbangkan Penangguhan Penahanan Kivlan Zen, Ini Kata Polri

Nasional
Budiman Sudjatmiko: Jokowi Harus Bisa Lahirkan Pemimpin yang Lebih Baik dari Dirinya

Budiman Sudjatmiko: Jokowi Harus Bisa Lahirkan Pemimpin yang Lebih Baik dari Dirinya

Nasional
Jaksa KPK Soroti Disposisi Staf Pribadi Menpora dalam Proposal Dana Hibah KONI

Jaksa KPK Soroti Disposisi Staf Pribadi Menpora dalam Proposal Dana Hibah KONI

Nasional
Politisi PDI-P Sebut Perlu Ada Partai di Luar Pemerintahan

Politisi PDI-P Sebut Perlu Ada Partai di Luar Pemerintahan

Nasional
Mantan Deputi Penindakan KPK Brigjen Firli Ditarik Kembali ke Polri

Mantan Deputi Penindakan KPK Brigjen Firli Ditarik Kembali ke Polri

Nasional
Pengacara Sebut Polisi yang Diduga Terlibat Kasus Novel Pernah Halangi OTT KPK

Pengacara Sebut Polisi yang Diduga Terlibat Kasus Novel Pernah Halangi OTT KPK

Nasional
SBY Tengah Siapkan Buku dan Lagu tentang Ani Yudhoyono

SBY Tengah Siapkan Buku dan Lagu tentang Ani Yudhoyono

Nasional
BPN Anggap KPU Terlalu Pede Hanya Hadirkan Satu Ahli di MK

BPN Anggap KPU Terlalu Pede Hanya Hadirkan Satu Ahli di MK

Nasional
Ahli KPU yang Tak Hadir pada Sidang di MK Jelaskan soal BUMN dan Anak Perusahaan BUMN

Ahli KPU yang Tak Hadir pada Sidang di MK Jelaskan soal BUMN dan Anak Perusahaan BUMN

Nasional
Moeldoko Klarifikasi soal Materi Pelatihan TKN 'Kecurangan Bagian dari Demokrasi'

Moeldoko Klarifikasi soal Materi Pelatihan TKN "Kecurangan Bagian dari Demokrasi"

Nasional
KPK Sebut Pemeriksaan Novel Hanya Pengulangan, Tak Ada Hal Baru

KPK Sebut Pemeriksaan Novel Hanya Pengulangan, Tak Ada Hal Baru

Nasional
KPU Pertanyakan Keaslian Amplop yang Dibawa Saksi 02

KPU Pertanyakan Keaslian Amplop yang Dibawa Saksi 02

Nasional

Close Ads X