Memajukan Dunia Riset, Sandiaga Sebut Kuncinya Adalah Kolaborasi

Kompas.com - 17/03/2019, 20:57 WIB
Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno berbicara dalam debat ketiga Pilpres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/3/2019) malam. Peserta debat ketiga kali ini adalah cawapres masing-masing paslon dengan tema yang diangkat adalah pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial, dan budaya.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno berbicara dalam debat ketiga Pilpres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/3/2019) malam. Peserta debat ketiga kali ini adalah cawapres masing-masing paslon dengan tema yang diangkat adalah pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial, dan budaya.

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno menilai, menambah lembaga baru untuk mengatasi persoalan riset di Indonesia hanya akan menambah urusan birokrasi.

Menurut Sandiaga, untuk memajukan dunia riset adalah melalui kolaborasi.

"Menambah jumlah lembaga yang menangani bidang riset menurut saya menambah juga birokrasi. Melalui Prabowo-Sandiaga kuncinya adalah di kolaborasi," kata Sandiaga saat debat ketiga, di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/3/2019).

Selain itu, mereka juga akan memberikan insentif bagi perusahaan atau dunia usaha yang menginvestasikan diri di dunia riset.

Baca juga: Maruf Amin Janjikan Dana Abadi Riset dalam Debat Ketiga Pilpres 2019

Sandiaga mengatakan, insentif yang diberikan dapat berbentuk fiskal maupun non-fiskal.

Tak hanya kepada perusahaan, Sandiaga juga berjanji untuk mensejahterakan peneliti beserta hasil penelitian yang dilakukannya.

Tema debat ketiga ialah pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial, dan budaya.

Debat ketiga pilpres akan digelar di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, oleh Trans 7, Trans TV, dan CNN Indonesia TV.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Close Ads X