Pacaran 13 Tahun, Nur Asia Cerita Awal Perkenalannya dengan Sandiaga

Kompas.com - 27/02/2019, 20:42 WIB
Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno menghadiri deklarasi dukungan alumni SMP 12 di Rumah Djoeang, Jakarta, Rabu (27/2/2019).KOMPAS.com/Ihsanuddin Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno menghadiri deklarasi dukungan alumni SMP 12 di Rumah Djoeang, Jakarta, Rabu (27/2/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Nur Asia Uno menceritakan perkenalannya dengan sang suami, Sandiaga Uno.

Cerita itu disampaikan saat Nur dan Sandiaga menghadiri acara dialog pendidikan kebangsaan alumni SMPN 12 Jakarta, di Roemah Djoeang Prabowo-Sandi, Jalan Wijaya, Jakarta Selatan, Rabu (27/2/2013).

Kebetulan, pasangan suami istri ini sama-sama alumni SMP 12, namun tak satu angkatan. Oleh karena itu, berkumpul dengan para alumni SMP 12 membawa kenangan tersendiri bagi Nur dan Sandiaga.

Nur mengatakan, Sandiaga yang lebih dulu masuk ke SMP 12 merupakan teman sekelas kakaknya. Kakak Nur sering bercerita mengenai Sandiaga karena sosoknya yang pintar dan selalu mendapatkan nilai tinggi di sekolah.

“Abang saya, Bang Ali itu teman sekelas Bang Sandi. Bang Ali cerita ke Ibu saya kalau ada teman sekolahnya, namanya Sandi yang kalau dapat nilai 9 dia badannya panas,” kata Nur disambut tawa para alumnus.

Baca juga: Jenguk Ahmad Dhani, Istri Sandiaga Uno Bawa Camilan

“Saya kemudian kaget juga. Kita ini kalau dapat 8 aja sudah senang, nah ini Bang Sandi ini harus sempurna nilainya,” sambungnya.

Dari kakaknya itu lah, Nur mengenal dan akhirnya bertemu dengan Sandiaga. Lama kelamaan keduanya dekat dan memutuskan berpacaran.

“Bang Sandi itu strateginya bagus. Selain dia tunjukkan prestasi, dia bilang ke abang saya. ‘Lu punya adek enggak bilang-bilang. Adek lu buat gue aja dah’. Bang Sandi bilang gitu,” kenangnya.

Namun, saat itu orang tua Nur tak mengizinkan jika ia kencan dengan Sandiaga hanya berdua saja. Oleh karenanya setiap berpacaran, Nur dan Sandiaga selalu ditemani kedua sahabat mereka.

Baca juga: Istri Sandiaga Uno: Jangan Kasih Kendor Ya Mak...

"Ini dia ada yang namanya Jaelani dan Riri teman sekolah di SMP 12 yang jadi mak comblang kita. Kalau bertemu Bang Sandi harus didampingi mereka,” kata Nur.

Sandiaga Uno dan Nur Asia akhirnya melangsungkan pernikahan pada 1996. Nur mengaku bahwa keduanya telah menjalani masa pacaran selama 13 tahun sebelum akhirnya memutuskan membangun rumah tangga.

Dalam kesempatan itu, Nur pun mengajak rekan-rekannya sesama alumnus SMP 12 untuk memenangkan suaminya yang maju bersama Prabowo Subianto di Pilpres 2019.

Ia juga meminta bantuan untuk menjaga dan mengawasi tempat pemungutan suara demi mengantisipasi kecurangan. "Kalau perlu nginep di TPS," kata dia.



PenulisIhsanuddin
EditorKrisiandi
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Fakta Sidang Kasus Seleksi Jabatan Kemenag, Tas Berisi Rp 250 Juta hingga Sumber Uang Menag Lukman

Fakta Sidang Kasus Seleksi Jabatan Kemenag, Tas Berisi Rp 250 Juta hingga Sumber Uang Menag Lukman

Nasional
Jaksa Anggap Romahumuziy Terlalu Terlibat Teknis Seleksi Jabatan di Kemenag

Jaksa Anggap Romahumuziy Terlalu Terlibat Teknis Seleksi Jabatan di Kemenag

Nasional
Tim Hukum Anggap Polemik Status Cawapres Ma'ruf Amin Sudah Selesai

Tim Hukum Anggap Polemik Status Cawapres Ma'ruf Amin Sudah Selesai

Nasional
Jaksa Heran Romahurmuziy Tak Segera Laporkan Penerimaan Uang Rp 250 Juta ke KPK

Jaksa Heran Romahurmuziy Tak Segera Laporkan Penerimaan Uang Rp 250 Juta ke KPK

Nasional
Menag Tak Tahu soal Anggapan Pasang Badan Perjuangkan Haris Hasanuddin

Menag Tak Tahu soal Anggapan Pasang Badan Perjuangkan Haris Hasanuddin

Nasional
Kode 'B1' dari Romahurmuziy untuk Menteri Agama Lukman Hakim...

Kode "B1" dari Romahurmuziy untuk Menteri Agama Lukman Hakim...

Nasional
TKN: Bisa Jadi yang Masih Demo di MK Hanya Cari Panggung Politik

TKN: Bisa Jadi yang Masih Demo di MK Hanya Cari Panggung Politik

Nasional
Polri Tegaskan Penangkapan 2 Ketua Ormas di Cirebon Tak Terkait Terorisme

Polri Tegaskan Penangkapan 2 Ketua Ormas di Cirebon Tak Terkait Terorisme

Nasional
Romy Mengaku Ditanya Khofifah dan Asep Saifuddin soal Perkembangan Nominasi Haris Hasanuddin

Romy Mengaku Ditanya Khofifah dan Asep Saifuddin soal Perkembangan Nominasi Haris Hasanuddin

Nasional
Tim Hukum 01 Temui Ma'ruf Amin Sampaikan Perkembangan Persidangan

Tim Hukum 01 Temui Ma'ruf Amin Sampaikan Perkembangan Persidangan

Nasional
Penangkapan 2 Orang Di Cirebon Diduga terkait Kepemilikan Senjata Tajam dan Pelanggaran ITE

Penangkapan 2 Orang Di Cirebon Diduga terkait Kepemilikan Senjata Tajam dan Pelanggaran ITE

Nasional
Kontras Pertanyakan Penangguhan Penahanan Eggi Sudjana dan Soenarko

Kontras Pertanyakan Penangguhan Penahanan Eggi Sudjana dan Soenarko

Nasional
Kontras Minta Polisi Gunakan Cara Persuasif Menangani Aksi Massa di MK

Kontras Minta Polisi Gunakan Cara Persuasif Menangani Aksi Massa di MK

Nasional
Kumpul Jelang Putusan MK, Relawan Jokowi Janji Wujudkan Suasana Kondusif

Kumpul Jelang Putusan MK, Relawan Jokowi Janji Wujudkan Suasana Kondusif

Nasional
Romahurmuziy Sempat Terima Tas Hitam Berisi Rp 250 Juta dari Haris Hasanuddin

Romahurmuziy Sempat Terima Tas Hitam Berisi Rp 250 Juta dari Haris Hasanuddin

Nasional

Close Ads X