Jenguk Ani Yudhoyono, Jokowi Ditemani Kaesang dan Disambut AHY

Kompas.com - 21/02/2019, 16:48 WIB
Presiden Joko Widodo menjenguk istri Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono, Ani Yudhoyono, di National University Hospital, Singapura, Kamis (21/2/2019). Jokowi tiba sekitar pukul 16.45 WIB didampingi Ibu Negara Iriana. Ikut juga putra bungsu Jokowi yang sedang kuliah di Singapura, Kaesang Pangarep.   Selain itu, ada juga Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.  Kehadiran Jokowi disambut oleh putra sulung SBY, Agus Harimurti Yudhoyono, dan besan SBY Hatta Rajasa di lobi Rumah Sakit. Anung AninditoPresiden Joko Widodo menjenguk istri Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono, Ani Yudhoyono, di National University Hospital, Singapura, Kamis (21/2/2019). Jokowi tiba sekitar pukul 16.45 WIB didampingi Ibu Negara Iriana. Ikut juga putra bungsu Jokowi yang sedang kuliah di Singapura, Kaesang Pangarep. Selain itu, ada juga Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. Kehadiran Jokowi disambut oleh putra sulung SBY, Agus Harimurti Yudhoyono, dan besan SBY Hatta Rajasa di lobi Rumah Sakit.

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo menjenguk istri Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, Ani Yudhoyono, di National University Hospital, Singapura, Kamis (21/2/2019).

Menurut Kepala Divisi Komunikasi Partai Demokrat Imelda Sari, Jokowi tiba sekitar pukul 16.45 WIB didampingi Ibu Negara Iriana.

Turut bersama Presiden dan Ibu Negara, putra bungsu Jokowi yang sedang kuliah di Singapura, Kaesang Pangarep.

Baca juga: Presiden Jokowi Luangkan Waktu Khusus untuk Jenguk Ani Yudhoyono

Selain itu, ada juga Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.

Kehadiran Jokowi disambut oleh putra sulung SBY, Agus Harimurti Yudhoyono, dan besan SBY Hatta Rajasa di lobi rumah sakit.

Adapun Jokowi bersama Iriana bertolak dari Pangkalan TNI Angkatan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, pukul 13.00 WIB.

Baca juga: Presiden Jokowi dan Iriana Bertolak ke Singapura Jenguk Ani Yudhoyono

Sebelum lepas landas, Jokowi memberi keterangan kepada awak media.

"Hari ini saya bersama Ibu Iriana akan ke Singapura untuk menjenguk Bu Ani Yudhoyono. Saya sengaja meluangkan waktu khusus hari ini, khusus untuk menjenguk Beliau, Bu Ani, dan tentu saja bertemu dengan Bapak Susilo Bambang Yudhoyono," kata Jokowi.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Panglima TNI dan Kapolri Resmikan Program Kampung Tangguh Nusantara di Banten

Panglima TNI dan Kapolri Resmikan Program Kampung Tangguh Nusantara di Banten

Nasional
Tak Punya Perjanjian Ekstradisi, Begini Cara Pemerintah Bawa Maria Pauline Lumowa dari Serbia....

Tak Punya Perjanjian Ekstradisi, Begini Cara Pemerintah Bawa Maria Pauline Lumowa dari Serbia....

Nasional
Klaster Baru Penularan Covid-19 di Secapa AD yang Belum Diketahui Sumbernya...

Klaster Baru Penularan Covid-19 di Secapa AD yang Belum Diketahui Sumbernya...

Nasional
Penambahan Kasus Covid-19 Tertinggi dan 'Lampu Merah' dari Presiden Jokowi

Penambahan Kasus Covid-19 Tertinggi dan "Lampu Merah" dari Presiden Jokowi

Nasional
[POPULER NASIONAL] Rekam Jejak Maria Pauline Lumowa | Rekor Kasus Baru Covid-19

[POPULER NASIONAL] Rekam Jejak Maria Pauline Lumowa | Rekor Kasus Baru Covid-19

Nasional
Akhir Pelarian Tersangka Pembobol Bank BNI Setelah 17 Tahun Buron

Akhir Pelarian Tersangka Pembobol Bank BNI Setelah 17 Tahun Buron

Nasional
Indonesia Mampu Produksi Alat Rapid Test, per Unit Harganya Rp 75.000

Indonesia Mampu Produksi Alat Rapid Test, per Unit Harganya Rp 75.000

Nasional
Menko PMK: Tidak Ada Alasan Tak Percaya Diri dengan Ventilator Dalam Negeri

Menko PMK: Tidak Ada Alasan Tak Percaya Diri dengan Ventilator Dalam Negeri

Nasional
Pemerintah Akan Beri Sanksi RS dengan Tarif Rapid Test di Atas Rp 150.000

Pemerintah Akan Beri Sanksi RS dengan Tarif Rapid Test di Atas Rp 150.000

Nasional
Tanoto Foundation Gandeng Pusdiklat Kesos untuk Cegah Stunting

Tanoto Foundation Gandeng Pusdiklat Kesos untuk Cegah Stunting

Nasional
Curhat Seorang Dokter ke Jokowi, Distigma hingga Diintimidasi Keluarga Pasien Covid-19

Curhat Seorang Dokter ke Jokowi, Distigma hingga Diintimidasi Keluarga Pasien Covid-19

Nasional
Tak Langsung Periksa Maria Pauline Lumowa, Bareskrim: Dia Sedang Istirahat

Tak Langsung Periksa Maria Pauline Lumowa, Bareskrim: Dia Sedang Istirahat

Nasional
Pembentukan Komisi Independen Dianggap Perlu Diatur dalam RUU PDP

Pembentukan Komisi Independen Dianggap Perlu Diatur dalam RUU PDP

Nasional
Enam Hal Ini Bisa Bantu Perbaiki Stigma Negatif Terkait Covid-19

Enam Hal Ini Bisa Bantu Perbaiki Stigma Negatif Terkait Covid-19

Nasional
Putusan MA Dinilai Tak Mungkin Ubah Hasil Pilpres 2019, Ini Alasannya

Putusan MA Dinilai Tak Mungkin Ubah Hasil Pilpres 2019, Ini Alasannya

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X