Kompas.com - 14/02/2019, 19:24 WIB
Menteri Perindustrian RI Airlangga Hartarto saat diwawancarai wartawan di Auditorium Universitas Pattimura Ambon, Sabtu (9/2/2019) KOMPAS.com/RAHMAT RAHMAN PATTYMenteri Perindustrian RI Airlangga Hartarto saat diwawancarai wartawan di Auditorium Universitas Pattimura Ambon, Sabtu (9/2/2019)
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto optimistis capres petahana Joko Widodo akan mengungguli capres nomor urut 02 Prabowo Subianto di debat kedua.

Sebab, kata Airlangga, banyak hal yang sudah diperbuat Jokowi di sektor-sektor yang menjadi tema debat kedua yakni pangan, infrastruktur, energi, lingkungan hidup, dan Sumber Daya Alam (SDA).

"Ya tentunya dari segi pembahasan apa yang telah diperbuat sudah pasti Pak Presiden (Jokowi) bisa mengungguli. Tentunya hal-hal lain yang tadi disampaikan berikutnya apa yang harus dilanjutkan. Nah ini yang perlu disampaikan juga pada publik," ujar Airlangga saat ditemui di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, Kamis (14/2/2019).

Ia mengatakan sebagai salah satu partai pengusung Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Golkar tentunya akan turut membantu persiapan debat kedua.

Karena itu, Golkar akan memberikan masukan kepada Jokowi-Ma'ruf melalui diskusi yang bertemakan capaian pemerintah di bidang pangan, infrastruktur, energi, dan SDA yang diselenggarakan di Kantor DPP.

Baca juga: 3 Lapis Pengamanan Disiapkan pada Debat Kedua Capres

Ia pun mengatakan, Jokowi tetap memandang penting lingkungan hidup meskipun membangun infrastruktur dan mengeksplorasi energi serta SDA.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Airlangga mengklaim jumlah kebakaran hutan justru menurun sejak Jokowi menjadi Presiden. Selain itu, kata dia, normalisasi sungai di era Jokowi juga meningkat. Karena itu ia berharap elektabilitas Jokowi terus meningkat usai debat kedua.

"Ya tentu kami berharap selalu elektabilitas meningkat," lanjut Menteri Perindustrian itu.

Debat kedua Pilpres 2019 akan digelar pada Minggu (17/2/2019). Adapun tema debat kedua terdiri dari energi, pangan, infrastruktur, sumber daya alam, dan lingkungan hidup. Debat kedua hanya diikuti calon presiden. 



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jokowi: Pemerintah Kerja Siang Malam untuk Vaksinasi Covid-19 Massal

Jokowi: Pemerintah Kerja Siang Malam untuk Vaksinasi Covid-19 Massal

Nasional
Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak Diharapkan Jadi Episentrum Baru Pembangunan Pemenuhan Hak Perempuan-Anak

Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak Diharapkan Jadi Episentrum Baru Pembangunan Pemenuhan Hak Perempuan-Anak

Nasional
Kemendes PDTT: Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak Percepat Pencapaian SDGs Desa

Kemendes PDTT: Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak Percepat Pencapaian SDGs Desa

Nasional
Delapan Pegawai KPI Sudah Diperiksa Komnas HAM Terkait Kasus Dugaan Perundungan dan Pelecehan Seksual

Delapan Pegawai KPI Sudah Diperiksa Komnas HAM Terkait Kasus Dugaan Perundungan dan Pelecehan Seksual

Nasional
KPI Akan Tingkatkan Pengawasan Pegawai untuk Antisipasi Terulangnya Kasus Perundungan dan Pelecehan Seksual

KPI Akan Tingkatkan Pengawasan Pegawai untuk Antisipasi Terulangnya Kasus Perundungan dan Pelecehan Seksual

Nasional
Polri Akan Tetapkan Tersangka Dugaan Penganiayaan terhadap Muhammad Kece dalam Waktu Dekat

Polri Akan Tetapkan Tersangka Dugaan Penganiayaan terhadap Muhammad Kece dalam Waktu Dekat

Nasional
Kemenag akan Usul Pembentukan FKUB Tingkat Pusat

Kemenag akan Usul Pembentukan FKUB Tingkat Pusat

Nasional
Kejagung Sita 4 Aset Tanah Milik Teddy Tjokro dalam Kasus Korupsi Asabri

Kejagung Sita 4 Aset Tanah Milik Teddy Tjokro dalam Kasus Korupsi Asabri

Nasional
Jokowi: Meski Sudah Divaksin, Jangan Senang-senang Berlebihan

Jokowi: Meski Sudah Divaksin, Jangan Senang-senang Berlebihan

Nasional
Kedatangan 2 Juta Dosis Vaksin Sinovac, Total 273.603.790 Dosis Vaksin Covid-19 Sudah Diterima Indonesia

Kedatangan 2 Juta Dosis Vaksin Sinovac, Total 273.603.790 Dosis Vaksin Covid-19 Sudah Diterima Indonesia

Nasional
Kemensos Usulkan Anggaran Bansos Yatim Piatu Rp 11,64 Triliun, DPR Dukung agar Disetujui Kemenkeu

Kemensos Usulkan Anggaran Bansos Yatim Piatu Rp 11,64 Triliun, DPR Dukung agar Disetujui Kemenkeu

Nasional
Menteri PPPA: Kunci Utama Menyiapkan Manusia Berkualitas Ada di Desa

Menteri PPPA: Kunci Utama Menyiapkan Manusia Berkualitas Ada di Desa

Nasional
Jokowi: Covid-19 Tak Mungkin Hilang Total, tapi Kita Bisa Kendalikan Penyebarannya

Jokowi: Covid-19 Tak Mungkin Hilang Total, tapi Kita Bisa Kendalikan Penyebarannya

Nasional
Dugaan Suap di Kabupaten Hulu Sungai Utara, KPK Penggil Bupati sebagai Saksi

Dugaan Suap di Kabupaten Hulu Sungai Utara, KPK Penggil Bupati sebagai Saksi

Nasional
Elite Demokrat: Yusril Mengaku Netral, tetapi Kok Jadi Kuasa Hukum Moeldoko

Elite Demokrat: Yusril Mengaku Netral, tetapi Kok Jadi Kuasa Hukum Moeldoko

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.