Jokowi Tanya Kondisi Jalan, Kadis Pendidikan di Papua Ini Jawab Belum Mulus

Kompas.com - 12/02/2019, 15:14 WIB
Presiden Jokowi membuka Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan di Sawangan, Depok, Selasa (12/2/2019). KOMPAS.com/IhsanuddinPresiden Jokowi membuka Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan di Sawangan, Depok, Selasa (12/2/2019).
Penulis Ihsanuddin
|

DEPOK, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo bertanya kepada Kepala Dinas Pendidikan Boven Digoel, Papua, mengenai kondisi jalan di daerahnya.

Kepala Dinas bernama Matius itu lantas menjawab bahwa kondisi jalan di daerahnya belum mulus.

Hal itu terjadi saat Presiden Jokowi membuka Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan di Sawangan, Depok, Selasa (12/2/2019).

Dalam kesempatan itu, awalnya Jokowi memang bicara mengenai pembangunan infrastruktur yang dibangun oleh pemerintahannya selama empat tahun terakhir, termasuk pembangunan jalan di Papua.


Baca juga: Jokowi: Negara Lain Sudah Bicara Big Data, Kita Stunting Belum Selesai

Setelah menyampaikan sambutannya, Jokowi meminta dua orang kepala dinas pendidikan yang hadir untuk maju ke atas panggung.

Kebetulan satu diantaranya yang terpilih untuk maju adalah Matius, Kepala Dinas Pendidikan Boven Digoel.

Awalnya, Jokowi bertanya ke Matius transportasi yang ia gunakan untuk sampai ke Jakarta.

Dari Boven Digoel, Matius mengaku menempuh perjalanan ke Merauke terlebih dahulu, lalu dilanjutkan ke Makassar dan baru terbang ke Ibu Kota.

Baca juga: Jokowi Mengaku Sering Dengar Keluhan Rumah Sakit Belum Dibayar oleh BPJS

"Boven Digoel ke Merauke berapa lama?" tanya Jokowi.

"45 menit. Naik pesawat," jawab Matius.

"Oh naik pesawat. Saya pikir tadi lewat darat mulus ngebut," timpal Jokowi.

"Lewat darat 8 jam," kata Matius.

Jokowi lantas menanyakan kondisi jalan di Boven Digoel kepada Matius.

"Tapi udah mulus kan sekarang?" tanya Jokowi.

"Belum," jawab Matius singkat.

Baca juga: 345 Kilometer Jalan Trans-Papua Sudah Diaspal

Jawaban tersebut membuat para kepala dinas yang hadir tertawa. Jokowi mengaku sudah mengecek langsung kondisi jalan Trans Papua yang kini masih dalam tahap pembangunan.

"Yang saya cek, kemarin dari Merauke ke Soetta, dan Merauke sebelum belok ke Boven itu sudah mulus. Ini yang belum sebelah mana?" tanya Jokowi.

Matius lalu menyebutkan lokasi sejumlah titik yang jalannya belum mulus. Jokowi bisa menerima penjelasan Matius.

"Ya beberapa titik. Tapi enggak semuanya kayak dulu kan? Ya memang belum, waktu saya kesana memang masih dalam pengerjaan sehingga saya tidak sampai ke Boven Digoel," kata Jokowi.

Setelah itu, Jokowi bertanya ke Matius mengenai masalah pendidikan di daerahnya. Ia menyampaikan keluhan mengenai kurangnya jumlah guru.

Guru yang ada hanya berstatus honorer dengan tingkat pendidikan terakhir SMA sederajat.

"Gurunya masih kurang, dan bukan sarjana pendidikan. Tapi berijazah SMA/SMK," kata Matius.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 WNI Diculik di Malaysia, Mahfud MD: Abu Sayyaf Tidak Mati-mati

5 WNI Diculik di Malaysia, Mahfud MD: Abu Sayyaf Tidak Mati-mati

Nasional
Hakim Perintahkan KPK Kembalikan Uang yang Disita dari Ruang Kerja Lukman Hakim Saifuddin

Hakim Perintahkan KPK Kembalikan Uang yang Disita dari Ruang Kerja Lukman Hakim Saifuddin

Nasional
Hakim Sebut Eks Menag Lukman Hakim Saifuddin Terima Uang Rp 70 Juta

Hakim Sebut Eks Menag Lukman Hakim Saifuddin Terima Uang Rp 70 Juta

Nasional
5 WNI Diculik, Menko Polhukam akan Berikan Rekomendasi ke Pemerintah Malaysia

5 WNI Diculik, Menko Polhukam akan Berikan Rekomendasi ke Pemerintah Malaysia

Nasional
Jokowi Isyaratkan Sandi Menang Pilpres 2024, Ini Kata Prabowo

Jokowi Isyaratkan Sandi Menang Pilpres 2024, Ini Kata Prabowo

Nasional
Mendagri Baru Waktu 3 Bulan bagi Pemda Bentuk UPDT Terkait Perlindungan Anak dan Perempuan

Mendagri Baru Waktu 3 Bulan bagi Pemda Bentuk UPDT Terkait Perlindungan Anak dan Perempuan

Nasional
Jaksa Agung Diminta Telusuri Keterlibatan Tersangka Jiwasraya yang Pernah Berkantor di KSP

Jaksa Agung Diminta Telusuri Keterlibatan Tersangka Jiwasraya yang Pernah Berkantor di KSP

Nasional
KPK Pertimbangkan Banding atas Vonis 2 Tahun Romahurmuziy

KPK Pertimbangkan Banding atas Vonis 2 Tahun Romahurmuziy

Nasional
Komisi III Bakal Bentuk Panja Jiwasraya Usai Rapat Tertutup dengan Jaksa Agung

Komisi III Bakal Bentuk Panja Jiwasraya Usai Rapat Tertutup dengan Jaksa Agung

Nasional
Pimpinan DPD Yakin Pemekaran Papua Tak Beratkan APBN

Pimpinan DPD Yakin Pemekaran Papua Tak Beratkan APBN

Nasional
Karyawan TVRI Sebut Pemecatan Helmy Yahya Berimbas pada Kesejahteraan

Karyawan TVRI Sebut Pemecatan Helmy Yahya Berimbas pada Kesejahteraan

Nasional
PKS Tak Tahu-menahu soal Pengumuman Wagub DKI oleh Gerindra

PKS Tak Tahu-menahu soal Pengumuman Wagub DKI oleh Gerindra

Nasional
Mahfud MD: Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja Bukan untuk Investasi

Mahfud MD: Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja Bukan untuk Investasi

Nasional
Prabowo Sebut Kementerian Pertahanan Bentuk Tim Investigasi Asabri

Prabowo Sebut Kementerian Pertahanan Bentuk Tim Investigasi Asabri

Nasional
KPU: Jika Anggaran Dipangkas, akan Mengganggu Tahapan Pilkada

KPU: Jika Anggaran Dipangkas, akan Mengganggu Tahapan Pilkada

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X