Temuan Obyek Besar di Perairan Karawang Berada di Kedalaman 30-35 Meter

Kompas.com - 31/10/2018, 15:46 WIB
Petugas Basarnas melakukan patroli di lokasi kejadian jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 di perairan Karawang, Pantai Tanjung Pakis, Jawa Barat, Selasa (30/10/2018). KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPetugas Basarnas melakukan patroli di lokasi kejadian jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 di perairan Karawang, Pantai Tanjung Pakis, Jawa Barat, Selasa (30/10/2018).
Penulis Yoga Sukmana
|

JAKARTA, KOMPAS.com — Tim SAR gabungan menemukan obyek yang diduga bagian besar badan pesawat Lion Air JT 610 di perairan Tanjungpakis, Karawang, Jawa Barat, Rabu (31/10/2018).

Tim penyelam sudah diterjunkan ke titik lokasi penemuan obyek tersebut yang diduga berada di dasar perairan Tanjungpakis, Karawang, Jawa Barat.

"Kedalaman di perairan itu 30-35 meter," ujar Direktur Kesiapsiagaan Basarnas Didi Hamzah dalam konferensi pers di Kantor Pusat Basarnas, Jakarta.

Baca juga: Hingga Selasa, Basarnas Sudah Temukan 52 Identitas Korban Lion Air JT 610


Menurut Didi, ada sekitar 100 penyelam diterjunkan, tetapi tidak terfokus di titik penemuan obyek yang diduga badan pesawat Lion Air JT-610, namun menyelam di 5 titik area sekitar perairan Tanjungpakis, Karawang.

Namun, Basarnas belum bisa memastikan obyek tersebut bagian besar badan pesawat atau bukan. Hasil pengecekan akan disampaikan secara resmi pada pukul 19.00 WIB.

Temuan obyek yang diduga badan pesawat Lion Air JT-610 itu berada di radius pencarian korban, yakni di perairan Tanjungpakis, Karawang.

Hari ini tim SAR gabungan melakukan operasi pencarian korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 dengan radius 15 mil laut, lebih besar dari radius di hari pertama 5 mil laut dan hari kedua 10 mil laut.

Baca juga: Menhub Berhentikan Direktur Teknik Lion Air, Manajemen Tunjuk Plt

Pesawat Lion Air JT 610 dengan rute Jakarta-Pangkal Pinang jatuh di Perairan Karawang, Jawa Barat, pada Senin (29/10/2018).

Pesawat itu jatuh tak lama setelah lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta di Cengkareng, Tangerang, Banten. Sedianya, pesawat itu mendarat di Pangkal Pinang pukul 07.20 WIB.

Pesawat yang baru beroperasi pada 15 Agustus 2018 itu diketahui membawa 189 orang, yang terdiri dari 178 penumpang dewasa, 1 orang anak, 2 bayi, dan 8 awak pesawat.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X