Cegah Kebakaran Hutan Saat Asian Games, Hujan Buatan Disiapkan di Sumsel

Kompas.com - 30/07/2018, 12:47 WIB
Sejumlah maskot dan logo Asian Games 2018  menghiasi Terminal 3 Bandara SOekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (5/07/2018). PT Angkasa Pura AP (II) selaku pengelola bandara menyatakan siap memfasilitasi kedatangan dan kepulangan peserta Asian Games 2018 dengan menyiapkan sarana dan prasarana di tiga bandara yakni Bandara Soekarno Hatta, Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang dan Husein Sastranegara Bandung. KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBSejumlah maskot dan logo Asian Games 2018 menghiasi Terminal 3 Bandara SOekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (5/07/2018). PT Angkasa Pura AP (II) selaku pengelola bandara menyatakan siap memfasilitasi kedatangan dan kepulangan peserta Asian Games 2018 dengan menyiapkan sarana dan prasarana di tiga bandara yakni Bandara Soekarno Hatta, Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang dan Husein Sastranegara Bandung.

JAKARTA, KOMPAS.com - Polri dan TNI menggelar rapat koordinasi pengamanan Asian Games 2018. Di dalam rapat tersebut dinyatakan sejumlah risiko keamanan pada saat penyelenggaraan pesta olah raga itu.

Salah satunya adalah kebakaran hutan, khususnya di Sumatera Selatan. Asap yang berasal dari kebakaran hutan dikhawatirkan mengganggu jalannya pertandingan.

Untuk menanggulangi bencana ini, upaya yang disiapkan adalah hujan buatan. Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyatakan, pada hari ini sudah datang pesawat yang dilengkapi teknologi modifikasi cuaca.

Baca juga: Pasukan Pelangi Akan Bersihkan Kawasan GBK Sampai Asian Games Tiba

Pesawat tersebut akan menciptakan hujan buatan di Sumsel untuk memadamkan kebakaran hutan.

"Ada siklon di atas Filipina. Kita manfaatkan ekor siklonnya sampai ke Indonesia, disemai supaya hujan di Sumsel," kata Hadi dalam rapat koordinasi pengamanan Asian Games 2018 di Polda Metro Jaya, Senin (30/7/2018).

Tidak hanya itu, imbuh Hadi, upaya pencegahan kebakaran hutan juga dilakukan di darat. Caranya adalah dengan memantau kemungkinan adanya titik-titik api.

Hadi mengungkapkan, beberapa alat dipasang di darat untuk memantau tingkat kebasahan gambut. Sinyal akan muncul apabila gambut sudah kering.

Baca juga: Bappenas: Asian Games Bantu Penguatan Rupiah

Rapat koordinasi pengamanan Asian Games di Polda Metro Jaya, Senin (30/7/2018).KOMPAS.com/SAKINA RAKHMA DIAH SETIAWAN Rapat koordinasi pengamanan Asian Games di Polda Metro Jaya, Senin (30/7/2018).
"Kemudian akan disiram oleh anggota TNI dan Polri," sebut Hadi.

Ia menuturkan, dengan cara-cara tersebut diharapkan asap yang berasal dari kebakaran hutan tidak akan mengganggu penyelenggaraan Asian Games. Upaya tersebut pun akan dilaksanakan secara maksimal.

"Sebelum panas, gambutnya sudah disiram," tutur Hadi.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X