Anies Diusulkan Jadi Capres, Gerindra Bersikeras Usung Prabowo

Kompas.com - 06/07/2018, 17:57 WIB
Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto (kiri), Calon gubernur DKI Jakarta nomor urut 3, Anies Baswedan memberikan keterangan pers di Kantor DPP Partai Gerindra, Jakarta Selatan, Rabu (15/2/2017). Anies Baswedan mengucapkan terima kasih kepada warga Jakarta yang telah berpartisipasi memberikan hak suaranya dalam pemilihan kepala daerah di DKI Jakarta. KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOKetua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto (kiri), Calon gubernur DKI Jakarta nomor urut 3, Anies Baswedan memberikan keterangan pers di Kantor DPP Partai Gerindra, Jakarta Selatan, Rabu (15/2/2017). Anies Baswedan mengucapkan terima kasih kepada warga Jakarta yang telah berpartisipasi memberikan hak suaranya dalam pemilihan kepala daerah di DKI Jakarta.

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menyatakan partainya tetap konsisten mengusung ketua umumnya, Prabowo Subianto, sebagai capres.

Hal itu disampaikan Fadli menanggapi PKS dan PAN yang mengusulkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai capres untuk menggantikan Prabowo.

"Untuk capresnya kami tetap kepada Pak Prabowo karena beliau di antara semua kandidat, jelas mempunyai elektabilitas tertinggi. Saya kira yang lain itu lebih kepada portofolio cawapres," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (6/7/2018).

Baca juga: Tawarkan Anies Jadi Capres ke Gerindra, PKS Inginkan Calon Anak Muda

Ia menambahkan, upaya mengusung Anies sebagai capres pengganti Prabowo masih sebatas wacana.

Sebab, menurut Fadli, hingga saat ini hanya elektabilitas Prabowo yang mampu menandingi Presiden Joko Widodo.

"Kalau kami tetap melihat yang tertinggi dan teratas sebagai penantang Pak Jokowi adalah Pak Prabowo. Semua survei baik pihak di luar kami, juga selalu menempatkan Pak Prabowo sebagai penantang utama Pak Jokowi dan saya kira ujungnya akan rematch," lanjut dia.

Baca juga: Anies: Biarkan Para Pemimpin Partai yang Menentukan...

Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera sebelumnya mengatakan, nama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bisa menjadi sosok kuat sebagai penantang Presiden Joko Widodo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Kata Mardani, PKS bersama Partai Amanat Nasional (PAN) menawarkan opsi tersebut kepada Partai Gerindra.

"PKS dan PAN kian dekat kemudian menuju satu kesimpulan bahwa bersama dengan Gerindra kita menghasilkan figur yang menjadi penantang kuat Pak Jokowi," ujar Mardani ketika dihubungi, Jumat (6/7/2018).

Baca juga: Jika Koalisi dengan Gerindra, PAN Setuju Prabowo Dipasang dengan Anies

"Di antara figur itu ada Mas Anies Baswedan, tetapi tentu Gerindra, kan, juga ada Pak Prabowo," tambah dia.

Mardani mengatakan, opsi apapun masih terbuka dalam koalisi Partai Gerindra, PKS, dan PAN.

Ketika ditanya bagaimana cara Partai Gerindra bersedia menerima tawaran PKS, Mardani mengatakan, kuncinya adalah musyawarah.

"Syaratnya musyawarah," ujar Mardani.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menteri PPPA Sebut Pandemi Covid-19 Berdampak Besar bagi Perempuan

Menteri PPPA Sebut Pandemi Covid-19 Berdampak Besar bagi Perempuan

Nasional
UPDATE 28 Februari: Bertambah 6.649, Pasien Covid-19 Sembuh Jadi 1.142.703 Orang

UPDATE 28 Februari: Bertambah 6.649, Pasien Covid-19 Sembuh Jadi 1.142.703 Orang

Nasional
UPDATE 28 Februari: 1.691.724 Orang Telah Terima Vaksin Covid-19 Dosis Pertama

UPDATE 28 Februari: 1.691.724 Orang Telah Terima Vaksin Covid-19 Dosis Pertama

Nasional
UPDATE 28 Februari: Total Ada 1.334.634 Kasus Covid-19 di Indonesia

UPDATE 28 Februari: Total Ada 1.334.634 Kasus Covid-19 di Indonesia

Nasional
Mengenang Artidjo Alkostar, Cerita soal Salah Jurusan dan Tangani 19.708 Perkara di MA

Mengenang Artidjo Alkostar, Cerita soal Salah Jurusan dan Tangani 19.708 Perkara di MA

Nasional
Mahfud MD: Artidjo Alkostar Meninggal Dunia karena Sakit Jantung dan Paru-paru

Mahfud MD: Artidjo Alkostar Meninggal Dunia karena Sakit Jantung dan Paru-paru

Nasional
PDI-P Belum Pikirkan Kandidat Pengganti Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah

PDI-P Belum Pikirkan Kandidat Pengganti Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah

Nasional
KPK: Kami Sangat Berduka atas Wafatnya Pak Artidjo Alkostar...

KPK: Kami Sangat Berduka atas Wafatnya Pak Artidjo Alkostar...

Nasional
Artidjo Alkostar Tutup Usia, Mahfud: Dia Menginspirasi Saya Jadi Aktivis...

Artidjo Alkostar Tutup Usia, Mahfud: Dia Menginspirasi Saya Jadi Aktivis...

Nasional
KPK Pastikan Punya Bukti Kuat Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Terima Suap dan Gratifikasi

KPK Pastikan Punya Bukti Kuat Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Terima Suap dan Gratifikasi

Nasional
Anggota Dewan Pengawas KPK Artidjo Alkostar Meninggal karena Sakit

Anggota Dewan Pengawas KPK Artidjo Alkostar Meninggal karena Sakit

Nasional
Ini Alasan Polri Tolak Laporan soal Kerumunan Penyambutan Jokowi di NTT

Ini Alasan Polri Tolak Laporan soal Kerumunan Penyambutan Jokowi di NTT

Nasional
Mantan Hakim Agung Artidjo Alkostar Meninggal Dunia

Mantan Hakim Agung Artidjo Alkostar Meninggal Dunia

Nasional
Guru Besar UI: Situasi Pandemi Covid-19 Kesempatan Emas Paksa Pemerintah Kuatkan Political Will

Guru Besar UI: Situasi Pandemi Covid-19 Kesempatan Emas Paksa Pemerintah Kuatkan Political Will

Nasional
Nurdin Abdullah Tersangka, Hasto: Banyak yang Kaget, Sedih, karena Beliau Orang Baik

Nurdin Abdullah Tersangka, Hasto: Banyak yang Kaget, Sedih, karena Beliau Orang Baik

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X