Ini Peta Kemenangan Parpol dalam Pilkada 2018 di 15 Provinsi

Kompas.com - 28/06/2018, 05:37 WIB
Petugas KPPS melakukan penghitungan perolehan suara Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar di TPS 02 Kelurahan Panglayungan, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (27/6/2018). Hasil penghitungan suara, Anton Charliyan kalah di TPS pencoblosannya, dengan hasil perhitungan di TPS 02 Panglanyungan nomor pasangan nomor urut tiga mengungguli pasangan calon lainnya dengan perolehan suara sebanyak 139 suara dari jumlah 319 partisipasi pemilih, sedangkan Pasangan Tb Hasanudin-Anton Charliyan (Hasanah) memperoleh 96 suara. ANTARA FOTO/ADENG BUSTOMI Petugas KPPS melakukan penghitungan perolehan suara Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar di TPS 02 Kelurahan Panglayungan, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (27/6/2018). Hasil penghitungan suara, Anton Charliyan kalah di TPS pencoblosannya, dengan hasil perhitungan di TPS 02 Panglanyungan nomor pasangan nomor urut tiga mengungguli pasangan calon lainnya dengan perolehan suara sebanyak 139 suara dari jumlah 319 partisipasi pemilih, sedangkan Pasangan Tb Hasanudin-Anton Charliyan (Hasanah) memperoleh 96 suara.

JAKARTA, KOMPAS.com — Pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak di 171 daerah di Indonesia pada Rabu (27/6/2018) sukses dilaksanakan.

Meskipun penghitungan real time Komisi Pemilihan Umum belum final, sejumlah lembaga survei sudah memberikan gambaran pasangan calon kepala daerah mana yang menang dalam Pilkada Serentak 2018.

Gambaran ini diketahui berdasarkan hasil hitung cepat atau quick count. Berdasarkan perhitungan itu, terlihat sejumlah partai yang terbilang sukses menjadi partai pengusung dalam Pilkada Serentak 2018.

Partai Nasdem bisa dikatakan meraih banyak kemenangan dalam pilkada tingkat provinsi. Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh mengklaim memenangi pilkada di 11 provinsi.


Baca: Surya Paloh Klaim Nasdem Menang 11 Pilkada Provinsi

Berdasarkan pantauan Kompas.com, pasangan yang diusung Partai Nasdem terlihat sukses di 10 provinsi. Ini tentu dengan catatan bahwa hingga Rabu malam belum diketahui hasil Pilkada Papua 2018, salah satu daerah yang diklaim Surya Paloh dimenangi Nasdem.

PAN dan Partai Hanura menyusul di bawah Partai Nasdem, masing-masing dengan memenangkan 9 provinsi dan 8 provinsi. Tentu saja jumlah ini jika mengesampingkan hasil Pilkada Papua dan Pilkada Maluku Utara yang belum diketahui hasilnya.

Meski terbilang sukses memenangkan pilkada sejumlah wilayah, tidak berarti Partai Nasdem, PAN, atau Partai Hanura sukses menempatkan kadernya sebagai kepala daerah.

Misalnya saja, kader Partai Nasdem yang terpilih sebagai gubernur berdasarkan hasil quick count hanya Ali Mazi dan Viktor Laiskodat.

Lalu bagaimana perolehan partai lainnya?

Berikut informasi peta dukungan partai politik terhadap pasangan calon yang menang versi hitung cepat lembaga survei pada 15 provinsi yang dihimpun Kompas.com:

Partai Nasional Demokrat (Nasdem):

1. Pilkada Provinsi Sumatera Utara (pasangan Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah)
2. Pilkada Provinsi Sumatera Selatan (pasangan Herman Deru-Mawardi)
3. Pilkada Provinsi Riau (pasangan Syamsuar-Edy Nasution)
4. Pilkada Provinsi Jawa Barat (pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum)
5. Pilkada Provinsi Jawa Tengah (pasangan Ganjar Pranowo-Taj Yasin)
6. Pilkada Provinsi Jawa Timur (pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak)
7. Pilkada Provinsi Kalimantan Barat (pasangan Sutarmidji-Ria Norsan)
8. Pilkada Provinsi Sulawesi Tenggara (pasangan Ali Mazi-Lukman Abunawas)
9. Pilkada Provinsi Maluku (pasangan Murad Ismail-Barnabas Ornoyang)
10. Pilkada Provinsi Nusa Tenggara Timur (pasangan Viktor Laiskodat-Josef)

Halaman Berikutnya
Halaman:


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Close Ads X