Quick Count LSI Pilkada Jabar Data 96,44 Persen, Emil-Uu Juara

Kompas.com - 27/06/2018, 17:01 WIB
Calon Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sujud syukur dan menangis saat menggelar konferensi pers mengomentari hasil quick count sejumlah lembaga survei yang menempatkan pasangan Ridwan Kamil - Uu Ruzhanul Ulum unggul, di Hotel Papandayan, Rabu (27/6/2018).KOMPAS.com/Dendi Ramdhani Calon Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sujud syukur dan menangis saat menggelar konferensi pers mengomentari hasil quick count sejumlah lembaga survei yang menempatkan pasangan Ridwan Kamil - Uu Ruzhanul Ulum unggul, di Hotel Papandayan, Rabu (27/6/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Hasil sementara hitung cepat atau quick count LSI Denny JA dalam Pilkada Jawa Barat, Rabu (27/6/2018), menunjukkan pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum (Rindu) memperoleh suara terbanyak.

Pantauan Kompas.com di Kantor LSI Denny JA berdasarkan data yang masuk sebanyak 96,44 persen, pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul memperoleh suara sebanyak 32,89 persen.

Sementara itu, pasangan Mayjen Sudrajat-Ahmad Syaikhu memperoleh suara sebanyak 28,08 persen. Pasangan Dedy Mizwar-Dedi Mulyadi meraup suara 26,03 persen.

Baca juga: Quick Count Populi Center Pilkada Jabar Data 90 Persen: Ridwal Kamil-UU Tetap Unggul

Adapun pasangan Tubagus Hasanudin-Anton Charliyan memperoleh suara 13,02 persen.

LSI Denny JA melaporkan voter turnout (VTO) sebesar 68,50 persen. Sementara itu, margin of error tercatat 1 persen.

Angka ini bukan hasil penghitungan resmi. KPU akan melakukan rekapitulasi hasil suara hingga 9 Juli 2018.

Hasil penghitungan resmi akan diumumkan KPU setelah rekapitulasi selesai.



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Jaksa Anggap Romahumuziy Terlalu Terlibat Teknis Seleksi Jabatan di Kemenag

Jaksa Anggap Romahumuziy Terlalu Terlibat Teknis Seleksi Jabatan di Kemenag

Nasional
Tim Hukum Anggap Polemik Status Cawapres Ma'ruf Amin Sudah Selesai

Tim Hukum Anggap Polemik Status Cawapres Ma'ruf Amin Sudah Selesai

Nasional
Jaksa Heran Romahurmuziy Tak Segera Laporkan Penerimaan Uang Rp 250 Juta ke KPK

Jaksa Heran Romahurmuziy Tak Segera Laporkan Penerimaan Uang Rp 250 Juta ke KPK

Nasional
Menag Tak Tahu soal Anggapan Pasang Badan Perjuangkan Haris Hasanuddin

Menag Tak Tahu soal Anggapan Pasang Badan Perjuangkan Haris Hasanuddin

Nasional
Kode 'B1' dari Romahurmuziy untuk Menteri Agama Lukman Hakim...

Kode "B1" dari Romahurmuziy untuk Menteri Agama Lukman Hakim...

Nasional
TKN: Bisa Jadi yang Masih Demo di MK Hanya Cari Panggung Politik

TKN: Bisa Jadi yang Masih Demo di MK Hanya Cari Panggung Politik

Nasional
Polri Tegaskan Penangkapan 2 Ketua Ormas di Cirebon Tak Terkait Terorisme

Polri Tegaskan Penangkapan 2 Ketua Ormas di Cirebon Tak Terkait Terorisme

Nasional
Romy Mengaku Ditanya Khofifah dan Asep Saifuddin soal Perkembangan Nominasi Haris Hasanuddin

Romy Mengaku Ditanya Khofifah dan Asep Saifuddin soal Perkembangan Nominasi Haris Hasanuddin

Nasional
Tim Hukum 01 Temui Ma'ruf Amin Sampaikan Perkembangan Persidangan

Tim Hukum 01 Temui Ma'ruf Amin Sampaikan Perkembangan Persidangan

Nasional
Penangkapan 2 Orang Di Cirebon Diduga terkait Kepemilikan Senjata Tajam dan Pelanggaran ITE

Penangkapan 2 Orang Di Cirebon Diduga terkait Kepemilikan Senjata Tajam dan Pelanggaran ITE

Nasional
Kontras Pertanyakan Penangguhan Penahanan Eggi Sudjana dan Soenarko

Kontras Pertanyakan Penangguhan Penahanan Eggi Sudjana dan Soenarko

Nasional
Kontras Minta Polisi Gunakan Cara Persuasif Menangani Aksi Massa di MK

Kontras Minta Polisi Gunakan Cara Persuasif Menangani Aksi Massa di MK

Nasional
Kumpul Jelang Putusan MK, Relawan Jokowi Janji Wujudkan Suasana Kondusif

Kumpul Jelang Putusan MK, Relawan Jokowi Janji Wujudkan Suasana Kondusif

Nasional
Romahurmuziy Sempat Terima Tas Hitam Berisi Rp 250 Juta dari Haris Hasanuddin

Romahurmuziy Sempat Terima Tas Hitam Berisi Rp 250 Juta dari Haris Hasanuddin

Nasional
Ada Tugas Negara Sangat Penting, Jokowi Batal Hadiri Silaturahmi Relawan

Ada Tugas Negara Sangat Penting, Jokowi Batal Hadiri Silaturahmi Relawan

Nasional

Close Ads X