Imam Besar Istiqlal: Semoga Ramadhan Menyejukkan Semua... - Kompas.com

Imam Besar Istiqlal: Semoga Ramadhan Menyejukkan Semua...

Kompas.com - 15/05/2018, 20:59 WIB
Ilustrasi RamadhanWebneel Ilustrasi Ramadhan

JAKARTA, KOMPAS.com - Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar berharap kehadiran Ramadhan bisa meredakan panasnya situasi kebangsaan saat ini.

Seperti diketahui, sejak pekan lalu Indonesia terus diteror oleh aksi-aksi terorisme yang menewaskan belasan orang, termasuk menewaskan pihak kepolisian.

"Harapan kita, semoga Ramadhan menyejukkan semuanya, ketegangan akan menjadi lentur," ujar Nasaruddin saat ditemui di Kantor Kementerian Agama, Selasa (15/5/2018).

Menurut Nasaruddin, gejolak situasi keamanan saat ini merupakan ujian agar bangsa Indonesia bisa naik kelas. Ia berharap Ramadhan bisa menambah kematangan spiritual umat Islam Indonesia di tengah ujian tersebut.

Baca juga: Imbauan MUI untuk Umat Islam di Bulan Suci Ramadhan 1439 H

Selama ini, menurut dia, Indonesia sudah dikenal sebagai negara yang aman untuk menjalankan ibadah puasa.

Oleh karena itu, ia berharap tidak ada pihak-pihak yang menodai Ramadhan dengan aksi-aksi kekerasan.

"Siapa yang bisa kita contoh? Sekarang ini Indonesia itu contoh terbaik, jangan dinodai dengan aksi kekerasan seperti kemarin," kata dia.

Sebelumnya, pemerintah menetapkan bahwa 1 Ramadhan 1439 Hijriah jatuh pada Kamis (17/5/2018).

Penetapan ini berdasarkan sidang isbat yang dipimpin Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin di Kementerian Agama, Jakarta, Selasa (15/5/2018).

Menurut Lukman, kesepakatan sidang isbat dibuat berdasarkan dua hal, yaitu perhitungan hisab dan laporan petugas tersumpah di lapangan yang melihat hilal dari 95 titik.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

Plt Ketum PSSI Jadi Tersangka Perusakan Barang Bukti Pengaturan Skor

Plt Ketum PSSI Jadi Tersangka Perusakan Barang Bukti Pengaturan Skor

Megapolitan
[POPULER NASIONAL] Jokowi Minta Cek Kebenaran Pernyataan Prabowo | Timses Jokowi Adukan Media

[POPULER NASIONAL] Jokowi Minta Cek Kebenaran Pernyataan Prabowo | Timses Jokowi Adukan Media

Nasional
Menumpuknya KTP Elektronik di Kantor-Kantor Kelurahan Jakut

Menumpuknya KTP Elektronik di Kantor-Kantor Kelurahan Jakut

Megapolitan
Usai Ramai Twit soal Presiden Baru, CEO Bukalapak Bertemu Jokowi Hari Ini

Usai Ramai Twit soal Presiden Baru, CEO Bukalapak Bertemu Jokowi Hari Ini

Nasional
Penembakan di Sebuah Pabrik di Illinois, Lima Orang Dilaporkan Tewas

Penembakan di Sebuah Pabrik di Illinois, Lima Orang Dilaporkan Tewas

Internasional
[POPULER NUSANTARA] Skripsi #2019GantiPresiden | Hari Pertama Kerja Gubernur Jatim Khofifah

[POPULER NUSANTARA] Skripsi #2019GantiPresiden | Hari Pertama Kerja Gubernur Jatim Khofifah

Regional
Saat Pengemudi Ojek Online Tak Terima Ditegur Petugas Sekuriti Mal

Saat Pengemudi Ojek Online Tak Terima Ditegur Petugas Sekuriti Mal

Megapolitan
[POPULER MEGAPOLITAN] Cekcok Warga karena Masakan Daging Babi | Petugas Temukan Arwana Emas | Kerumuman Ojek Online di Mal Kasablanka

[POPULER MEGAPOLITAN] Cekcok Warga karena Masakan Daging Babi | Petugas Temukan Arwana Emas | Kerumuman Ojek Online di Mal Kasablanka

Megapolitan
Senin Depan, Surat Suara di DKI Mulai Dilipat

Senin Depan, Surat Suara di DKI Mulai Dilipat

Megapolitan
Tawarkan PSK Melalui Akun WeChat, Pria di Batam Diamankan Polisi

Tawarkan PSK Melalui Akun WeChat, Pria di Batam Diamankan Polisi

Regional
Diinterogasi karena Berbahasa Spanyol, 2 Warga AS Gugat Pemerintah

Diinterogasi karena Berbahasa Spanyol, 2 Warga AS Gugat Pemerintah

Internasional
Warga Nigeria Ditemukan Tewas di Koja, Jakarta Utara

Warga Nigeria Ditemukan Tewas di Koja, Jakarta Utara

Megapolitan
Bentrok Dengan Polisi, 5 Warga Bima Dilarikan ke Rumah Sakit

Bentrok Dengan Polisi, 5 Warga Bima Dilarikan ke Rumah Sakit

Regional
Ikan Arwana Emas yang Ditemukan di Kali Utan Kayu Mati

Ikan Arwana Emas yang Ditemukan di Kali Utan Kayu Mati

Megapolitan
BMKG: Waspadai Hujan Disertai Angin Kencang di Jaksel dan Jaktim

BMKG: Waspadai Hujan Disertai Angin Kencang di Jaksel dan Jaktim

Megapolitan

Close Ads X