Menpora: Kalau Ingin Juara SEA Games Harus Jadi Tuan Rumah

Kompas.com - 23/10/2017, 15:46 WIB
Menpora Imam Nahrawi mengecek jaring gawang ketika meninjau proses renovasi Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (8/8). Berdasarkan data Kementerian PUPR renovasi Stadion Utama Gelora Bung Karno yang dipersiapkan untuk Asian Games 2018 tersebut telah mencapai 82 persen. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/aww/17. WAHYU PUTROMenpora Imam Nahrawi mengecek jaring gawang ketika meninjau proses renovasi Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (8/8). Berdasarkan data Kementerian PUPR renovasi Stadion Utama Gelora Bung Karno yang dipersiapkan untuk Asian Games 2018 tersebut telah mencapai 82 persen. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/aww/17.
Penulis Ihsanuddin
|
EditorSandro Gatra

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengakui masih ada sejumlah kekurangan pada kinerja kementerian yang dipimpinnya selama tiga tahun pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla berjalan.

Salah satu yang kurang memuaskan adalah capaian kontingen Indonesia dalam perhelatan Sea Games 2017.

Dalam ajang itu, Indonesia hanya berada pada peringkat kelima dengan membawa pulang 38 medali emas, 63 medali perak dan 90 medali perunggu.

(baca: Wapres Kecewa Hasil SEA Games Tak Sesuai Target)

Imam mengakui memang tidak mudah menjadi juara kecuali Indonesia yang menjadi tuan rumahnya.

"Kalau ingin jadi juara SEA Games harus jadi tuan rumah," kata Imam dalam jumpa pers tiga tahun Jokowi-JK di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakata, Senin (23/10/2017).

Adapun ajang SEA Games 2017 digelar di Kuala Lumpur, Malaysia. Imam menilai, dalam ajang SEA Games, pihak yang menjadi tuan rumah bisa sangat diuntungkan.

Sebab, tuan rumah berhak menentukan cabang olahraga dan nomor pertandingan.

"Mungkin saja kedepan kelereng bisa dipertandingkan, misal. Contohnya sepatu roda saja saat kita menjadi tuan rumah (SEA Games 2011) bisa meraih 12 medali emas," ucap Imam.

Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X