Kompas.com - 26/05/2017, 12:39 WIB
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir Ketika Ditemui Di Kemenlu, Jakarta, Kamis (18/5/2017). MOH NADLIR/KOMPAS.comJuru bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir Ketika Ditemui Di Kemenlu, Jakarta, Kamis (18/5/2017).
|
EditorSabrina Asril

JAKARTA, KOMPAS.com - Pasca ledakan bom di Kampung Melayu, Jakarta Timur, Rabu (24/5/2017) malam, sejumlah negara mengeluarkan travel advice kepada warga negaranya yang hendak atau sedang berada di Indonesia.

Menanggapi hal itu, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Arrmanatha Nasir menyampaikan bahwa travel advice merupakan hal yang biasa dan wajar dikeluarkan oleh suatu negara pada kondisi tertentu.

Langkah ini sebagai upaya negara memberikan perlindungan bagi warganya. Travel Advice pun diterbitkan negara Indonesia jika ada kejadian tertentu di negara lain. Misalnya, pasca ledakan bom di Manchester Arena, Manchester, Inggris beberapa waktu lalu, kata Arrmanatha, Indonesia juga menerbitkan travel advice.

"Jadi ini bukan sesuatu kejadian unik buat satu negara," kata Arrmanatha di Kemlu, Jakarta Pusat, Jumat (26/5/2017).

(Baca: Usai Bom Kampung Melayu, 2 Negara Perbarui Travel Advice ke Indonesia)

Arrmanathan menekankan, travel advice bukan merupakan larangan dari suatu negara bagi warganya untuk berkunjung ke negara tertentu tetapi sebagai imbauan agar warganya lebih waspada dan berhati-hati.

"Ini merupakan himbauan biasa, yang sama dilakukan sejumlah negara seperti yang dilakukan Inggris, Amerika Serikat, Australia mengeluarkan travel advice melalui website," tambah dia.

Sebelumnya, Pemerintah Inggris, dalam hal ini kementerian luar negeri, langsung memuat tragedi bom Kampung Melayu di lamannya lengkap dengan peta Indonesia.

Lewat situs resminya, Kemenlu Inggris mengingatkan warganya bahwa ancaman terorisme di Indonesia masih cukup tinggi. Sehingga, pemerintah Inggris, mengimbau kepada warganya yang akan atau sedang berada di Indonesia agar tetap waspada, berhati-hati, serta mengikuti arahan otorita setempat.

Selain itu, warga Inggris di Indonesia diminta tak berada di sekitar kawasan Kampung Melayu hinigga aparat Indonesia menyatakan kondisi sudah kembali aman.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X