Korupsi Proyek Al Quran, Fahd Dikonfrontasi dengan Priyo Budi Santoso

Kompas.com - 15/05/2017, 18:41 WIB
Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Fahd El Fouz bin A Rafiq selesai diperiksa KPK, Senin (15/5/2017) Kompas.com/Robertus BelarminusKetua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Fahd El Fouz bin A Rafiq selesai diperiksa KPK, Senin (15/5/2017)
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Tersangka dugaan korupsi proyek pengadaan Al Quran, Fahd El Fouz bin A Rafiq, mengaku diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait keterangan mantan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat periode 2009-2014, Priyo Budi Santoso.

Pada Rabu (10/5/2017), Priyo diperiksa KPK sebagai saksi untuk tersangka Fahd dalam proyek di Ditjen Binmas Islam Kementerian Agama tahun 2011-2012 tersebut.

"Dicek soal Pak Priyo saja tadi," kata Fahd El Fouz, usai pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Senin (15/5/2017).

Fahd juga ditanya wartawan, apakah penyidik KPK mengonfrontasikan keterangannya dengan keterangan mantan Wakil Menteri Agama Nasaruddin Umar yang hari ini diperiksa KPK.

Namun, Fahd mengatakan bahwa penyidik KPK tidak melakukan itu. Adapun, hari ini Nasaruddin Umar diperiksa KPK sebagai saksi untuk tersangka Fahd.

"Enggak ada. Enggak ada pertanyaan soal itu (Nasaruddin Umar)," ujar ketua Angkatan Muda Partai Golkar itu.

Fahd mengaku kooperatif dengan penyidik KPK dan membuka semua. Namun, ia tak menyebut apa yang dia ungkap kepada penyidik KPK.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia juga tidak menjelaskan, berapa pertanyaan yang diajukan oleh penyidik KPK.

"Dikonfrontir saja," ujar Fahd sambil masuk mobil tahanan.

(Baca juga: Priyo Budi Santoso Diperiksa KPK Terkait Kasus Korupsi Pengadaan Al-Quran)

KPK sebelumnya telah menetapkan Fahd sebagai tersangka dalam proyek kitab suci Al Quran di Ditjen Binmas Islam Kementerian Agama tahun 2011-2012 dan pengadaan laboratorium komputer MTS.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Nama-nama Petahana yang Lolos Seleksi Tertulis Calon Anggota KPU-Bawaslu

Nama-nama Petahana yang Lolos Seleksi Tertulis Calon Anggota KPU-Bawaslu

Nasional
Risma Minta Tunarungu Bicara, Teman Tuli Sebut Lebih Suka Berbahasa Isyarat

Risma Minta Tunarungu Bicara, Teman Tuli Sebut Lebih Suka Berbahasa Isyarat

Nasional
Kritik Mahfud, Pakar: Tak Ada yang Membingungkan dalam Putusan MK soal UU Cipta Kerja

Kritik Mahfud, Pakar: Tak Ada yang Membingungkan dalam Putusan MK soal UU Cipta Kerja

Nasional
Prabowo Digugat Eks Ketua DPC Rp 501 Miliar, Gerindra: Santai Sajalah

Prabowo Digugat Eks Ketua DPC Rp 501 Miliar, Gerindra: Santai Sajalah

Nasional
Eks Pegawai KPK Dinilai Akan Berkontribusi Positif di Kepolisian

Eks Pegawai KPK Dinilai Akan Berkontribusi Positif di Kepolisian

Nasional
UPDATE 3 Desember: Vaksinasi Covid-19 Lansia Dosis Pertama Capai 54,41 Persen

UPDATE 3 Desember: Vaksinasi Covid-19 Lansia Dosis Pertama Capai 54,41 Persen

Nasional
Gugat Prabowo, Eks Ketua DPC Gerindra Blora Ingin Pemecatannya Dibatalkan

Gugat Prabowo, Eks Ketua DPC Gerindra Blora Ingin Pemecatannya Dibatalkan

Nasional
Raih Penghargaan Wakaf Produktif, Dompet Dhuafa Bersemangat Tingkatkan Inovasi

Raih Penghargaan Wakaf Produktif, Dompet Dhuafa Bersemangat Tingkatkan Inovasi

Nasional
Mensos Risma Diminta Berinovasi, Bukan Minta Tunarungu Bicara

Mensos Risma Diminta Berinovasi, Bukan Minta Tunarungu Bicara

Nasional
Aturan Jadi ASN Polri Terbit, MAKI Berharap Eks Pegawai KPK Segera Dilantik

Aturan Jadi ASN Polri Terbit, MAKI Berharap Eks Pegawai KPK Segera Dilantik

Nasional
Peraturan Jadi ASN Polri Terbit, Eks Pegawai KPK Tunggu Undangan Kapolri

Peraturan Jadi ASN Polri Terbit, Eks Pegawai KPK Tunggu Undangan Kapolri

Nasional
Surya Sahetapy: Teman Tuli Punya Cara Komunikasi yang Beragam

Surya Sahetapy: Teman Tuli Punya Cara Komunikasi yang Beragam

Nasional
Koalisi Penyandang Disabilitas Anti-audism Desak Mensos Risma Minta Maaf

Koalisi Penyandang Disabilitas Anti-audism Desak Mensos Risma Minta Maaf

Nasional
Risma Minta Anak Tuli Bicara, Orangtua: Sangat Menyakiti Hati Saya

Risma Minta Anak Tuli Bicara, Orangtua: Sangat Menyakiti Hati Saya

Nasional
IM57+ Institute Bersedia Audit Harta Kekayaan Pimpinan KPK

IM57+ Institute Bersedia Audit Harta Kekayaan Pimpinan KPK

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.