Perlancar Arus Mudik, Kemenhub Tambah Kapal Roro di Tanjung Priok

Kompas.com - 03/04/2017, 19:15 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memberikan keterangan pers mengenai operasional rute internasional maskapa Garuda Indonesia di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa (28/3/2017). KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERAMenteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memberikan keterangan pers mengenai operasional rute internasional maskapa Garuda Indonesia di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa (28/3/2017).
|
EditorSabrina Asril

JAKARTA, KOMPAS.com - Demi memperlancar arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah, Menteri Perhubungan akan menempatkan banyak kapal roro (roll on-roll off) di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

"Laut kan alternatif. Makanya banyak kapal roro yang akan kami pindahkan ke Jakarta," ujar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Komplek Istana Presiden, Jakarta, Senin (3/4/2017).

Rencananya, sekitar enam hingga sembilan kapal roro akan diperbantukan di Jakarta. Menhub yakin jumlah tersebut mencukupi volume pemudik.

"Kalau satu roro bisa angkut 20 truk, katakanlah satu truk itu angkut 10 motor, maka ada 2.000 motor sekali angkut," ujar Budi.

(Baca: Jokowi Minta Tragedi "Brexit" Tak Terulang di Mudik Lebaran Tahun Ini)

Adapun, fokus tujuan kapal roro tersebut adalah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Jalur laut ini merupakan alternatif yang semestinya dimanfaatkan dengan baik oleh pemudik, khususnya yang menggunakan kendaraan roda dua.

"Makanya ini mesti kami umumkan. Setelah diumumkan, kalau memang komunikasinya bagus, mestinya mereka (pemudik) datang menggunakan ini (jalur laut)," ujar Budi.

Kemenhub sendiri, lanjut Budi Karya, beberapa kali melaksanakan rapat koordinasi dengan Polri.

Selain mendorong pemudik menggunakan jalur laut, Kemenhub serta Polri juga akan menggencarkan corporate social responsibility (CSR) perusahaan untuk menggelar acara mudik bersama.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polri: Petugas Masih Buru KKB yang Bakar Helikopter di Banda Aminggaru

Polri: Petugas Masih Buru KKB yang Bakar Helikopter di Banda Aminggaru

Nasional
Wacana Masa Jabatan Presiden Tiga Periode Tak Mudah Diwujudkan

Wacana Masa Jabatan Presiden Tiga Periode Tak Mudah Diwujudkan

Nasional
Jokowi Harap Kapasitas Industri Otomotif Dalam Negeri Ditingkatkan

Jokowi Harap Kapasitas Industri Otomotif Dalam Negeri Ditingkatkan

Nasional
Jokowi: Hati-hati, Covid-19 di Banyak Negara Melonjak karena Tak Waspada

Jokowi: Hati-hati, Covid-19 di Banyak Negara Melonjak karena Tak Waspada

Nasional
Politikus Demokrat: RUU Perampasan Aset Sangat Urgent

Politikus Demokrat: RUU Perampasan Aset Sangat Urgent

Nasional
Peleburan Kemenristek Dinilai Bertentangan dengan UU, Riset Juga Akan Mundur

Peleburan Kemenristek Dinilai Bertentangan dengan UU, Riset Juga Akan Mundur

Nasional
PKS dan PPP Beri Sinyal Bentuk Koalisi Partai Umat untuk 2024

PKS dan PPP Beri Sinyal Bentuk Koalisi Partai Umat untuk 2024

Nasional
ICW Nilai Satgas BLBI Jadi Proses Cuci Tangan Pemerintah atas Revisi UU KPK

ICW Nilai Satgas BLBI Jadi Proses Cuci Tangan Pemerintah atas Revisi UU KPK

Nasional
Pembungkaman Kritik dan Memburuknya Kebebasan Berekspresi di Era Jokowi

Pembungkaman Kritik dan Memburuknya Kebebasan Berekspresi di Era Jokowi

Nasional
Jokowi: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II 2021 Harus di Atas 7 Persen

Jokowi: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II 2021 Harus di Atas 7 Persen

Nasional
DPR Jadi Relawan Vaksin Nusantara, Pengamat: Bisa Dianggap Politisasi Vaksin

DPR Jadi Relawan Vaksin Nusantara, Pengamat: Bisa Dianggap Politisasi Vaksin

Nasional
Kasus Korupsi Asabri, Kejagung Periksa Adik Benny Tjokro sebagai Saksi

Kasus Korupsi Asabri, Kejagung Periksa Adik Benny Tjokro sebagai Saksi

Nasional
Banyak PHK akibat Pandemi, Jokowi Minta Program Padat Karya Diperbanyak

Banyak PHK akibat Pandemi, Jokowi Minta Program Padat Karya Diperbanyak

Nasional
RUU Perampasan Aset: Dibutuhkan tetapi Tak Kunjung Disahkan

RUU Perampasan Aset: Dibutuhkan tetapi Tak Kunjung Disahkan

Nasional
Jokowi: Anggaran Jangan Diecer-ecer Sehingga Manfaatnya Tak Dirasakan Rakyat

Jokowi: Anggaran Jangan Diecer-ecer Sehingga Manfaatnya Tak Dirasakan Rakyat

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X