Kompas.com - 11/01/2017, 17:35 WIB
Prabowo Subianto bersama calon gubernur DKI Anies Baswedan dan calon wakil gubernur DKI Sandiaga Uno. Facebook Prabowo SubiantoPrabowo Subianto bersama calon gubernur DKI Anies Baswedan dan calon wakil gubernur DKI Sandiaga Uno.
Penulis Dani Prabowo
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto meminta agar relawan Anies Baswedan-Sandiaga Uno berjuang memenangkan pasangan tersebut pada Pilkada DKI Jakarta.

Menurut Prabowo, kemenangan pasangan nomor urut tiga tersebut menjadi kunci untuk menjaga kedaulatan NKRI.

Hal itu diungkapkan Prabowo dalam surat tertulis yang beredar di kalangan anggota partai berlambang garuda itu, Rabu (11/1/2017).

Surat yang ditandatangani Prabowo itu juga diunggah melalui akun Instagram miliknya, @prabowo.

 

A photo posted by Prabowo Subianto (@prabowo) on Jan 10, 2017 at 10:47pm PST

"Kemenangan Anies-Sandi sangat penting untuk demokrasi, keadilan, dan kedaulatan Merah Putih," kata Prabowo dalam tulisannya.

Dua Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad dan Arief Poyuono, membenarkan surat tersebut. Menurut Dasco, surat itu sudah beredar sejak Selasa (10/1/2017) kemarin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, Arief mengatakan, surat itu tak hanya ditujukan kepada relawan, tetapi juga kepada semua anggota DPD, DPC, kader Gerindra, serta serikat buruh yang sejak awal telah meminta Prabowo untuk memenangkan pasangan Anies-Sandi.

Menurut Arief, bukan kali ini saja Prabowo menulis surat demikian. Saat penyelenggaraan pemilihan kepala daerah serentak 2015, surat serupa juga pernah dilayangkan Prabowo.

"Hasilnya nyata, Pilkada 2015 Gerindra memenangkan 48 persen," ujarnya.

(Baca juga: Kader Gerindra dan PKS Bergerak, Anies Yakin Ada Lonjakan Dukungan)

Berikut petikan lengkap surat Prabowo untuk simpatisan Anies-Sandi:

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Setuju Kemenag Disebut Hadiah Negara untuk NU, Pimpinan MPR: Hasil Perjuangan Tokoh Islam Era Kemerdekaan

Tak Setuju Kemenag Disebut Hadiah Negara untuk NU, Pimpinan MPR: Hasil Perjuangan Tokoh Islam Era Kemerdekaan

Nasional
Sebaran 14.360 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia pada 24 Oktober 2021

Sebaran 14.360 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia pada 24 Oktober 2021

Nasional
UPDATE: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 32,61 Persen

UPDATE: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 32,61 Persen

Nasional
UPDATE 24 Oktober: Sebaran 623 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di DKI

UPDATE 24 Oktober: Sebaran 623 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di DKI

Nasional
UPDATE 24 Oktober: 14.360 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 24 Oktober: 14.360 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE: 214.745 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate dengan PCR 1,12 Persen

UPDATE: 214.745 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate dengan PCR 1,12 Persen

Nasional
UPDATE 24 Oktober: Kasus Suspek Covid-19 Tercatat 5.104

UPDATE 24 Oktober: Kasus Suspek Covid-19 Tercatat 5.104

Nasional
UPDATE 24 Oktober: Kasus Sembuh Covid-19 Jadi 4.082.454, Tambah 1.037

UPDATE 24 Oktober: Kasus Sembuh Covid-19 Jadi 4.082.454, Tambah 1.037

Nasional
UPDATE 24 Oktober: Tambah 29, Pasien Covid-19 Meninggal Dunia Capai 143.205 Orang

UPDATE 24 Oktober: Tambah 29, Pasien Covid-19 Meninggal Dunia Capai 143.205 Orang

Nasional
Hadiri TB Summit 2021, Dompet Dhuafa Dukung Percepatan Pengurangan Kasus TBC di Indonesia

Hadiri TB Summit 2021, Dompet Dhuafa Dukung Percepatan Pengurangan Kasus TBC di Indonesia

Nasional
UPDATE: Bertambah 623, Kini Ada 4.240.019 Kasus Covid-19 di Indonesia

UPDATE: Bertambah 623, Kini Ada 4.240.019 Kasus Covid-19 di Indonesia

Nasional
Usulan Pemerintah Soal Pemilu 15 Mei 2024 Dikhawatirkan Ganggu Tahapan Pilkada

Usulan Pemerintah Soal Pemilu 15 Mei 2024 Dikhawatirkan Ganggu Tahapan Pilkada

Nasional
Mendorong Sinergi Parekraf dan UMKM

Mendorong Sinergi Parekraf dan UMKM

Nasional
Pemerintah dan DPR Diminta Tak Intervensi KPU Tentukan Jadwal Pencoblosan Pemilu

Pemerintah dan DPR Diminta Tak Intervensi KPU Tentukan Jadwal Pencoblosan Pemilu

Nasional
Tanggapan Muhammadiyah soal Menag Sebut Kemenag Hadiah untuk NU

Tanggapan Muhammadiyah soal Menag Sebut Kemenag Hadiah untuk NU

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.