Kompas.com - 11/12/2016, 15:56 WIB
|
EditorIcha Rastika

Setelah itu, DYN ditangkap di kamar kontrakan pukul 15.50 WIB. Bom ditemukan tersimpan di dalam tas ransel warna hitam.

Bom tersebut memiliki bobot seberat 3 kilogram berjenis TATP berbentuk rice cooker.

Bom ini memiliki daya ledak tinggi dengan daya penghancuran seluas radius 300 meter dan kecepatan 4.000 km/jam.

(Baca juga: Ini Peran Empat Tersangka Temuan Bom di Bekasi)

Dari pengembangan, Polri menangkap SY sekitar pukul 18.30 Dusun Sabrang Kulon, Matesih, Karanganyar. SY berperan membantu merakit bom yang dibawa oleh MNS dan AS ke Jakarta.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Baca tentang
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.