Minta Ade Komarudin "Legowo", MKGR Dukung Novanto Jadi Ketua DPR Lagi

Kompas.com - 25/11/2016, 23:09 WIB
Politisi Partai Golkar Roem Kono di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (20/5/2016) KOMPAS.com/NABILLA TASHANDRAPolitisi Partai Golkar Roem Kono di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (20/5/2016)
Penulis Ihsanuddin
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Ormas pendiri Partai Golkar, Musyawarah Kekeluargaan dan Gotong Royong (MKGR) mendukung rencana penempatan Setya Novanto kembali sebagai Ketua DPR RI.

Dukungan ini diputuskan dalam rapat resmi organisasi MKGR.

"Kami mendukung keputusan DPP Partai Golkar mengembalikan posisi Setya Novanto sebagai Ketua DPR menggantikan Ade Komarudin," kata Ketua Umum MKGR Roem Kono, melalui keterangan tertulisnya kepada Kompas.com, Jumat (25/11/2016).

MKGR menilai, keputusan DPP Partai Golkar merupakan langkah yang tepat untuk mengembalikan marwah serta nama baik Partai Golkar dan Novanto sendiri.

Pada akhir 2015, Novanto mengundurkan diri karena tersangkut kasus "papa minta saham".

Ia dituding mencatut nama Presiden Joko Widodo dan dilaporkan ke Mahkamah Kehormatan Dewan DPR.

Kasusnya juga sempat diusut oleh Kejaksaan Agung.

"Ormas MKGR menilai sikap negarawan Setya Novanto perlu diteladani oleh seluruh kader, sebab dulu dia legowo mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Ketua DPR saat proses sidang etik Mahkamah Kehormatan Dewan DPR dan proses hukum masih berjalan," ujar Roem.

Kini, lanjut Roem, Novanto terbukti tidak bersalah berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi dan nama baiknya dipulihkan oleh MKD.

Oleh karena itu, sudah seharusnya nama baik Novanto dipulihkan.

"Ormas MKGR akan tampil sebagai garda terdepan untuk mengamankan keputusan DPP Golkar yang menurut kamisudah tepat untuk menjaga harkat dan martabat partai dan memulihkan nama baik ketua umum," ujar Roem.

Roem Kono, yang menjadi tim sukses Novanto pada Musyawarah Nasional Luar Biasa Partai Golkar di Bali, Mei 2016 lalu, meminta Ade Komarudin untuk legowo meninggalkan posisinya.

"Saya menilai, Ade Komarudin sosok negarawan dan kader hebat. Tapi demi kebesaran partai saya harap Akom dapat mengikuti jejak dan langkah negarawan Setya Novanto untuk tunduk pada proses politik yang diputuskan DPP Partai Golkar dalam rapat pleno," ujar dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wapres Ingatkan Umat Islam untuk Teladani Sifat dan Karakter Nabi Muhammad

Wapres Ingatkan Umat Islam untuk Teladani Sifat dan Karakter Nabi Muhammad

Nasional
KPK Tangkap Hiendra Soenjoto, Tersangka Penyuap Nurhadi di MA

KPK Tangkap Hiendra Soenjoto, Tersangka Penyuap Nurhadi di MA

Nasional
Satgas Ungkap 12 Kabupaten/Kota yang Miliki Lebih dari 1.000 Kasus Aktif Covid-19

Satgas Ungkap 12 Kabupaten/Kota yang Miliki Lebih dari 1.000 Kasus Aktif Covid-19

Nasional
Satgas Covid-19 Buat Aplikasi untuk Pantau Kepatuhan Penerapan Protokol Kesehatan

Satgas Covid-19 Buat Aplikasi untuk Pantau Kepatuhan Penerapan Protokol Kesehatan

Nasional
UPDATE: 3.565 Kasus Baru Covid-19 di 31 Provinsi, Jakarta Tertinggi dengan 713

UPDATE: 3.565 Kasus Baru Covid-19 di 31 Provinsi, Jakarta Tertinggi dengan 713

Nasional
UPDATE 29 Oktober: 34.317 Spesimen Diperiksa dalam Sehari

UPDATE 29 Oktober: 34.317 Spesimen Diperiksa dalam Sehari

Nasional
Pastikan Penumpang Patuhi Protokol Kesehatan, Menhub Tinjau Stasiun Pasar Senen

Pastikan Penumpang Patuhi Protokol Kesehatan, Menhub Tinjau Stasiun Pasar Senen

Nasional
UPDATE 29 Oktober: Ada 68.888 Suspek Terkait Covid-19 di Indonesia

UPDATE 29 Oktober: Ada 68.888 Suspek Terkait Covid-19 di Indonesia

Nasional
Gus Menteri: Desa Disebut Sukses Bila Hadir Disaat Warganya Kesulitan

Gus Menteri: Desa Disebut Sukses Bila Hadir Disaat Warganya Kesulitan

Nasional
UPDATE 29 Oktober: Kini Ada 60.569 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 29 Oktober: Kini Ada 60.569 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 29 Oktober: 13.701 Pasien Covid-19 Meninggal di Indonesia, Bertambah 89

UPDATE 29 Oktober: 13.701 Pasien Covid-19 Meninggal di Indonesia, Bertambah 89

Nasional
UPDATE 29 Oktober: 329.778 Pasien Covid-19 Sembuh, Bertambah 3.985

UPDATE 29 Oktober: 329.778 Pasien Covid-19 Sembuh, Bertambah 3.985

Nasional
UPDATE: Bertambah 3.565, Kasus Covid-19 Indonesia Kini Capai 404.048

UPDATE: Bertambah 3.565, Kasus Covid-19 Indonesia Kini Capai 404.048

Nasional
Pilkada Kota Makassar, Menilik Peluang Adik Menteri Pertanian

Pilkada Kota Makassar, Menilik Peluang Adik Menteri Pertanian

Nasional
Menag Kecam Pernyataan Presiden Perancis Emmanuel Macron

Menag Kecam Pernyataan Presiden Perancis Emmanuel Macron

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X