Kompas.com - 15/11/2016, 13:28 WIB
Kabareskrim Polri Irjen Pol Ari Dono Sukmanto di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (24/10/2016) KOMPAS.com/Nabilla TashandraKabareskrim Polri Irjen Pol Ari Dono Sukmanto di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (24/10/2016)
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Bareskrim Polri Komjen Pol Ari Dono Sukmanto mengatakan, psikolog Sarlito Wirawan merupakan salah satu ahli yang sedianya dihadirkan dalam gelar perkara kasus dugaan penistaaan agama oleh Gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Akan tetapi, hal ini tak terwujud karena Sarlito berpulang pada Senin (14/11/2016) malam kemarin.

Polri mengadakan gelar perkara kasus Ahok pada hari ini, Selasa (15/11/2016).

"Betul, Almarhum kami undang sebagai ahli psikologi," ujar Ari, di kompleks Mabes Polri, Jakarta, Selasa (15/11/2016).

Polisi sering menggunakan keahlian Sarlito dalam berbagai kasus pidana.

Sepekan sebelum meninggal, Sarlito sempat dimintai pendapat soal dugaan kasus penistaan agama yang menyeret Ahok.

Ari mengatakan, dalam gelar perkara hari ini, dihadirkan lebih dari 20 ahli pidana, ahli bahasa, dan ahli agama.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mereka antara lain pakar hukum dari Universitas Indonesia Eva Zuliani, pakar hukum pidana Indrianto Seno Adji, dan pakar hukum dari Universitas Gajah Mada Eddy Hiariej.

Hingga kini, gelar perkara masih berlangsung.

Ari mengatakan, sebelum gelar perkara diskors, pelapor baru menyampaikan poin laporannya. "Jadi ada pelapor itu kurang lebih sembilan, itu pada prinsipnya esensinya sama yang dilaporkan," kata Ari.

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.