Kompas.com - 07/10/2016, 12:24 WIB
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira menilai, wajar bila elektabilitas Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Syaiful Hidayat menurun.

Berdasarkan rilis survei terbaru Lingkaran Survei Indonesia (LSI), elektabilitas Ahok-Djarot sebesar 31,4 persen.

Sebelumnya, berdasarkan survei Poltracking pada pertengahan September lalu, elektabilitas Ahok-Djarot pada angka 44,62 persen.

"Wajar kalau elektabilitas Pak Ahok menurun karena sekarang kan ketambahan dua kandidat baru yang masif sosialisasinya. Jadi ya wajar saja kalau menurun," kata Andreas saat dihubungi Kompas.com, Jumat (7/10/2016).

(Baca: LSI: Agus Berpotensi Jadi Kuda Hitam pada Pilkada DKI)

Ia yakin, pada masa kampanye, elektabilitas pasangan yang diusung PDI-P, Nasdem, Hanura, dan Golkar akan kembali meningkat.

"Nanti dilihat saja, tim pemenangan pasti sudah memikirkan strategi bagaimana untuk meningkatkan elektabilitas Pak Ahok," ujar Andreas.

"Lagipula nanti pasti masyarakat akan menyadari kok kalau sosialisasi keberhasilan Pak Ahok dimasifkan pasti mereka sadar dan pilih Pak Ahok," lanjut dia.

Sebelumnya, Lingkaran Survei Indonesia (LSI) merilis hasil survei terhadap tiga pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta pada Pilkada DKI 2017.

Untuk pertanyaan, seandainya pilkada digelar saat survei, pasangan Ahok-Djarot berada di posisi pertama mengalahkan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno dan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni.

Halaman:
Baca tentang
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.