Persoalan Terorisme di Poso Harus Dituntaskan dalam Bingkai Rekonsiliasi

Kompas.com - 09/08/2016, 21:53 WIB
Komisioner Komnas HAM Hafid Abbas saat memberikan keterangan di kantor Komnas HAM terkait upaya penanganan terorisme di Poso, Selasa (9/8/2016). Kristian ErdiantoKomisioner Komnas HAM Hafid Abbas saat memberikan keterangan di kantor Komnas HAM terkait upaya penanganan terorisme di Poso, Selasa (9/8/2016).
|
EditorKrisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Hafid Abbas menekankan pentingnya nuansa baru dalam upaya pemberantasan terorisme di Poso.

Menurutnya, aparat keamanan yang tergabung dalam operasi Tinombala mestinya menggunakan pendekatan kemanusiaan dalam menangani 16 anggota kelompok Santoso yang masih bersembunyi di hutan.

Hafid berharap aparat keamanan tidak lagi menggunakan cara-cara penanganan yang melanggar hak asasi manusia (HAM).

"Pendekatan kemanusiaan perlu dilakukan dalam menyelesaikan persoalan di Poso, tidak ada lagi pendekatan yang melanggar HAM," ujar Hafid saat memberikan keterangan di kantor Komnas HAM, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (9/8/2016).

Hafid mengatakan selama 18 tahun masyarakat Poso hidup dalam suasana mencekam pasca konflik berbasis agama yang terjadi pada tahun 1998, 2000 dan 2007.

Oleh sebab itu dibutuhkan pendekatan yang lebih komprehensif dalam membangun kembali masyarakat Poso dari sisi ekonomi, sosial dan politik.

Luka lama yang diderita oleh masyarakat Poso akibat konflik tersebut juga harus dilakukan dalam bingkai rekonsiliasi agar masyarakat tidak mudah terpecah dengan adanya provokasi dari pihak luar.

"Rekonsiliasi penting dalam upaya memulihkan masyarakat Poso setelah terbunuhnya Santoso," ungkapnya.

Beberapa waktu lalu beberapa anggota Tim Evaluasi Penanganan Terorisme yang dibentuk oleh Komnas HAM, turun ke lapangan guna mendapat gambaran apa yang sesungguhnya menjadi masalah substantif masyarakat Poso.

Mereka melakukan serangkaian pemantauan melalui pendekatan antropologi dengan mengunjungi rumah keluarga istri pertama Santoso, orang tua Basri dan beberapa keluarga anggota kelompok Santoso yang masih hidup.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

TNI AD Terima Laporan Hasil Uji Klinis Obat Anticovid-19, Diklaim Ampuh 90 Persen

TNI AD Terima Laporan Hasil Uji Klinis Obat Anticovid-19, Diklaim Ampuh 90 Persen

Nasional
Ketua KPU Harap Semua Pihak Terapkan Protokol Kesehatan di Setiap Proses Pilkada 2020

Ketua KPU Harap Semua Pihak Terapkan Protokol Kesehatan di Setiap Proses Pilkada 2020

Nasional
Jokowi Bersepeda Sambil Bagikan Masker di Kebun Raya Bogor

Jokowi Bersepeda Sambil Bagikan Masker di Kebun Raya Bogor

Nasional
UPDATE : Tak Kurang dari 1.862.801 Spesimen Terkait Covid-19 Telah Diperiksa

UPDATE : Tak Kurang dari 1.862.801 Spesimen Terkait Covid-19 Telah Diperiksa

Nasional
KPU: 226 Daerah Sudah Transfer 100 Persen Dana Pilkada 2020 ke Penyelenggara Pemilu

KPU: 226 Daerah Sudah Transfer 100 Persen Dana Pilkada 2020 ke Penyelenggara Pemilu

Nasional
Azwar Anas: Pemimpin Ideal Itu yang Mendengarkan Aspirasi Rakyat

Azwar Anas: Pemimpin Ideal Itu yang Mendengarkan Aspirasi Rakyat

Nasional
UPDATE : Kasus Suspek Covid-19 Tembus 76.327 Orang

UPDATE : Kasus Suspek Covid-19 Tembus 76.327 Orang

Nasional
Bertambah 2.345 Kasus Baru Covid-19, DKI Catat Penambahan Tertinggi

Bertambah 2.345 Kasus Baru Covid-19, DKI Catat Penambahan Tertinggi

Nasional
UPDATE 15 Agustus: Bertambah 50 Orang, Total 6.071 Pasien Covid-19 Meninggal

UPDATE 15 Agustus: Bertambah 50 Orang, Total 6.071 Pasien Covid-19 Meninggal

Nasional
Update: Bertambah 2.345, Kasus Covid-19 Jadi 137.468 Orang

Update: Bertambah 2.345, Kasus Covid-19 Jadi 137.468 Orang

Nasional
UPDATE 15 Agustus: Bertambah 1.703 Orang, Total 91.321 Pasien Sembuh dari Covid-19

UPDATE 15 Agustus: Bertambah 1.703 Orang, Total 91.321 Pasien Sembuh dari Covid-19

Nasional
Erick Thohir Klaim Angka Kematian Covid-19 Indonesia Rendah

Erick Thohir Klaim Angka Kematian Covid-19 Indonesia Rendah

Nasional
Bio Farma Memperkirakan Vaksin Covid-19 Diproduksi Februari atau Maret 2021

Bio Farma Memperkirakan Vaksin Covid-19 Diproduksi Februari atau Maret 2021

Nasional
Muchdi Pr Klaim Tak Ada Dualisme di Tubuh Partai Berkarya

Muchdi Pr Klaim Tak Ada Dualisme di Tubuh Partai Berkarya

Nasional
Partai Berkarya Kubu Muchdi Pr Gelar Rakernas Sosialisasikan Hasil Munaslub

Partai Berkarya Kubu Muchdi Pr Gelar Rakernas Sosialisasikan Hasil Munaslub

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X